Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Kronologi Pria Berkebaya Teman Paola Serena di Kirab 1 Suro Dihujat!

Kronologi Pria Berkebaya Teman Paola Serena di Kirab 1 Suro Dihujat!
Klarifikasi Paola Serena dan tanggapan Mangkunegaran soal pria berkebaya di Kirab 1 Suro (Instagram.com/paola.serena | Threads.com/ancsud)
Intinya Sih
  • Seorang pria bernama Rahadian M. Saputra menuai kontroversi setelah menghadiri Kirab 1 Suro di Pura Mangkunegaran dengan mengenakan kebaya, bukan beskap seperti ketentuan adat.
  • Paola Serena, teman Rahadian, membela dan menjelaskan bahwa temannya telah mendapat izin memakai kebaya, namun klarifikasinya justru memicu kritik karena dianggap tidak sopan dan tidak konsisten.
  • Pihak Pura Mangkunegaran menegaskan tidak pernah memberikan izin atau dispensasi bagi pria untuk mengenakan kebaya dalam acara sakral tersebut serta menekankan pentingnya menaati aturan busana adat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Warganet dari lintas platform sedang ramai membicarakan cara berpakaian salah satu tamu yang hadir di Kirab 1 Suro Pura Mangkunegaran 2026. Pria bernama Rahadian M. Saputra tersebut dianggap melecehkan budaya, karena memakai kebaya, bukan beskap di acara adat yang terkenal sakral tersebut.

Permasalahan ini semakin panjang, lantaran influencer Paola Serena, teman Rahadian yang hadir bersamanya di acara tersebut, turut membela dan berujung mendapat hujatan dari warganet. Sementara itu, pihak Pura Mangkunegaran sudah merilis pernyataan terkait kasus ini. Simak kronologi selengkapnya di bawah ini!

1. Bermula saat salah abdi dalem Surakarta pertanyakan teman pria Paola Serena yang berkebaya. Jawaban keduanya pihak picu kemarahan netizen

Tata Cara busana untuk Kirab 1 Suro
Tata Cara busana untuk Kirab 1 Suro (Threads.com/mbulnyandul)

Kejadian ini bermula saat Paola Serena mengunggah foto-foto saat menghadiri acara budaya Kirab 1 Suro di Pura Mangkunegaran pada Rabu, 16 Juni 2026. Warganet menyoroti potret Paola bersama salah satu teman prianya, Rahadian M. Saputra yang mengenakan kebaya alih-alih beskap.

Sontak foto tersebut viral, sampai salah satu abdi dalem Surakarta bernama Elisha Cendy berkomentar tentang cara berpakaian Rahadian yang tidak sesuai peraturan. Padahal di dalam undangan, sudah dijelaskan bahwa pria diharuskan memakai beskap warna hitam dan keris. Sementara kebaya hitam, lengkap dengan kain dan ukel konde diperuntukkan untuk perempuan.

"Dalam Tradisi Adat Mangkunegaran, Upacara Menyambut 1 Sura Be 1960 adalah upacara yang bersifat SANGAT SAKRAL. Dalam upaya menjaga nilai sakral dalam upacara menyambut 1 Sura Be 1960, Mangkunegaran memohon agar tamu dapat mengikuti acara dengan khidmat," tulis Mangkunegaran di undangannya.

Respons Paola dan Rahadian atas pertanyaan itu pun semakin memantik kemarahan netizen. Paola mengaku teman lelakinya memakai kebaya di acara adat "karena yang punya acara mengijinkan." Sementara Rahadian menulis "Karena pakaian tidak punya jenis kelamin, kawan" di kolom komentar. Jawaban tersebut dianggap netizen menyepelekan adat yang selama ini dijaga secara sakral.

2. Tanggapan dari pria berkebaya dan Paola Serena atas hujatan warganet

Klarifikasi Paola Serena dan Rahadian M. Saputra soal pria berkebaya di Kirab 1 Suro
Klarifikasi Paola Serena dan Rahadian M. Saputra soal pria berkebaya di Kirab 1 Suro (Instagram.com/paola.serena | Instagram.com/rahadianms)

Topik ini semakin memanas dan memicu reaksi netizen. Tak hanya warga Solo atau Jawa, banyak netizen yang 'menggeruduk' akun media sosial kedua pihak. Akhirnya, Paola Serena menjelaskan bahwa teman laki-lakinya itu sudah mendapatkan izin untuk memakai kebaya. Namun, ia tidak tahu siapa yang meminta izin tersebut secara langsung.

"Teman laki-lakiku yang kemarin di acara 1 Suro mengenakan kebaya dan aku berkomentar di-posting-an tersebut, bahwa sudah diberikan izin bahwa beliau mengenakan pakaian tersebut dari yang mengundang," ujar Paola melalui video klarifikasi pada Kamis (18/6/2026). ""Bukan aku yang meminta izin, soal siapa yang memberikan izin, aku merasa aku enggak punya hak untuk bilang, karena yang meminta izin bukan aku orangnya," lanjutnya. "Kenapa aku bisa bilang sudah diizinkan? Karena yang aku tahu seperti itu, siapa yang memberi izin siapa yang meminta izin, aku rasa bukan ranah aku untuk ngomong. Kalau misal enggak dikasih izin, mana bisa?"

Meski seakan melepas tanggung jawab, Serena tetap meminta maaf melalui video yang ia bagikan tersebut. Ia berkata, "Aku tetap ingin meminta maaf yang sebesar-besarnya karena menimbulkan kegaduhan atas posting-an yang aku posting. Gak ada sama sekali niatan di hati aku, untuk tidak menghormati acara 1 Suro ini."

Sayangnya, netizen kembali mengkritik video tersebut. Paola dirasa tidak sopan dan serius meminta maaf karena membuat video sembari berjalan menuju suatu tempat alih-alih duduk rapi. Mereka juga mempertanyakan pernyataan sang selebgram soal adanya izin yang bertentangan dengan klarifikasi pihak Mangkunegaran.

Di sisi lain, Rahadian, teman Paola juga membuat video klarifikasi dan permintaan maaf melalui Instagram @rahadianms. Rahadian menyadari bahwa keputusan memakai kebaya adalah tanggung jawabnya sendiri.

"Saya mengakui sepenuhnya kesalahan saya dalam mengenakan busana wanita pada acara sakral Mangkunegaran beberapa waktu lalu. Keputusan tersebut saya ambil dengan kesadaran dan kehendakan saya sendiri," ungkap Rahadian pada Jumat (19/6/2026).

3. Pernyataan Pura Mangkunegaran terkait cara berpakaian untuk Kirab 1 Suro

Tanggapan Mangkunegaran soal pria berkebaya di Kirab 1 Suro
Tanggapan Mangkunegaran soal pria berkebaya di Kirab 1 Suro (Threads.com/ancsud)

Sebelumnya, GRAj. Ancillasura Marina Sudjiwo, selaku Pengageng Kawedanan Panti Budaya Pura Mangkunegaran, sekaligus kakak Gusti Bhre Cakrahutomo Wira Sudjiwo telah membagikan tanggapan terkait peristiwa ini. Dikonfirmasi bahwa Mangkunegaran tidak memberikan izin untuk pria tersebut memakai kebaya.

"Mangkunegaran telah mengeluarkan panduan ageman untuk ritual adat 1 Sura, panitia penyelenggara 1 Sura BE 1960 tidak pernah memberikan izin, dispensasi, ataupun perlakuan khusus kepada pihak mana pun," ungkap Mangkunegaran melalui pernyataan yang dibagikan Threads @ancsud pada Kamis (18/6/2026).

Selain itu, Gusti Paundrakarna juga sempat menegur cara berpakaian tersebut melalui unggahan Paola Serena. Sayangnya, komentar Gusti Paundrakarna, sekaligus unggahan pria memakai kebaya tersebut sudah tidak bisa ditemukan oleh warganet pada Sabtu (20/6/2026).

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Triadanti N
EditorTriadanti N

Related Articles

See More