Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Lagu Barat tentang Risiko Menikah bagi Perempuan, Menakutkan!
Ashe (instagram.com/ashemusic)
  • Lima lagu Barat menyoroti ketakutan perempuan terhadap pernikahan yang dipenuhi beban domestik tidak adil, tuntutan patuh, manipulasi, dan perlakuan buruk pasangan.

  • 'Stop The Wedding!', 'Labour', dan 'Cinderella’s Death' menggambarkan perempuan yang mempertimbangkan membatalkan atau meninggalkan pernikahan demi keluar dari tekanan dan kehilangan diri.

  • 'Unholy' serta 'Because of You' menampilkan dampak perselingkuhan dan kehancuran rumah tangga, termasuk trauma anak yang tumbuh sulit memercayai orang lain.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pekerjaan domestik tak adil hingga tuntutan untuk selalu patuh sebagai istri kerap membuat perempuan takut untuk menikah. Pernikahan mulai dinilai sebagai wujud pengorbanan, alih-alih ikatan yang membawa kebahagiaan. Makanya, ketakutan perempuan untuk menikah, tak bisa dianggap berlebihan.

Kamu pun akan lebih memahami berbagai risiko dalam menjalani rumah tangga bagi perempuan melalui sejumlah lagu Barat berikut ini. Setiap lagu menyoroti pernikahan yang memaksa perempuan menanggung terlalu banyak beban dan perlakuan buruk. Yuk, simak agar tidak mudah menghakimi ketakutan perempuan untuk menikah dengan pasangan yang salah!

1. 'Stop The Wedding!' - Ashe

cuplikan video klip "Stop The Wedding!" (youtube.com/Ashe)

'Stop The Wedding!' dari Ashe membahas pernikahan yang perlu dibatalkan usai mengetahui berbagai hal buruk dari pasangan. Di balik berbagai persiapan yang sempurna, kegelisahan di hati tak bisa diabaikan. Apalagi, jika pasangan yang berpura-pura baik sebelum menikah perlahan mulai menunjukkan sikap buruknya yang asli.

Dengan menyimak lagu ini, kamu bisa memahami bahwa perempuan kadang dituntut selalu bersikap baik dan menerima segalanya. Hal itu bisa membuat mereka ragu membatalkan pernikahan yang sudah dirancang sedemikian rupa. Padahal, mereka tak perlu mempertaruhkan kebahagiaan diri demi hubungan yang sudah diketahui akan berakhir pahit.

2. 'Labour' - Paris Paloma

cuplikan video klip "Labour" (youtube.com/Paris Paloma)

'Labour' dari Paris Paloma menggambarkan tuntutan bagi perempuan untuk menjadi ibu, pelayan bagi suami, dan “mesin” untuk melahirkan bayi. Seolah, mereka harus mengorbankan hidupnya demi kesenangan dan cita-cita pasangan. Apalagi, mereka mendapat hukuman berupa pengabaian suami jika dianggap tak memenuhi tuntutan itu.

Lagu ini menyoroti rasa muak menjalani kehidupan rumah tangga yang penuh tekanan, saat perempuan dianggap perlu memaklumi tugas yang terlalu banyak sebagai hal wajar. Liriknya juga mengungkap ketakutan perempuan bahwa putri mereka kelak akan mendapat perlakuan buruk serupa. Makanya, ada bagian yang menyebut tekad untuk melarikan diri dari pernikahan menyeramkan itu.

3. 'Unholy' - Sam Smith dan Kim Petras

cuplikan video klip "Unholy" (youtube.com/SAM SMITH)

'Unholy' dari Sam Smith dan Kim Petras mengungkap perselingkuhan tanpa rasa malu dari pihak suami. Ia sering meninggalkan rumah demi mencari hiburan dan memenuhi kebutuhan seksualnya. Ia bahkan rela memberi barang mewah untuk selingkuhannya.

Lirik lagu ini juga mengungkap justifikasinya dalam selingkuh dengan alasan selingkuhannya tak suka bersikap dramatis atau emosional. Padahal, ia sendiri telah lari dari tanggung jawab dengan meninggalkan anaknya di rumah dan memilih bersenang-senang saja. Tentu saja, kenyataan pahit ini bisa saja dialami oleh para perempuan yang telah setia dalam pernikahannya.

4. 'Cinderella’s Death' - EMELINE

cuplikan video klip "Cinderella's Death" (youtube.com/EMELINE)

'Cinderella’s Death' dari EMELINE mendeskripsikan pernikahan yang dijalani saat baru memasuki usia 19 tahun. Semua itu bisa terjadi akibat manipulasi pihak suami yang meyakinkan bahwa pernikahan itu akan indah, selayaknya dongeng. Padahal, banyak tuntutan yang mengekang dan memaksa perempuan untuk selalu patuh demi dianggap baik.

Akhirnya, narator dalam lagu ini menyadari kesalahannya. Ia memahami bahwa pernikahan bak dongeng itu membuatnya tak bisa menjadi diri sendiri. Sebab, ia jadi patuh demi membuat pasangannya senang dan tidak menyebabkan pertengkaran. Ia pun memutuskan untuk kabur dan mencari kesenangan bersama teman-temannya, ketimbang bertahan dalam pernikahan yang membuatnya menderita.

5. 'Because of You' - Kelly Clarkson

cuplikan video klip "Because Of You" (youtube.com/Kelly Clarkson)

'Because of You' dari Kelly Clarkson mengambil sudut pandang dari anak yang melihat kehancuran rumah tangga orangtuanya. Sang narator pun tumbuh dengan ketakutan akan mengalami penderitaan yang sama. Ia jadi menutup diri dan cenderung sulit memercayai orang lain saat dewasa.

Lagu ini bisa saja membuat anak perempuan yang terlalu memahami penderitaan ibunya dalam pernikahan merasa terhubung. Sebab, ada lirik yang mengungkap empati pada ibu yang telah melalui penderitaan akibat perlakuan buruk sang ayah. Sang narator mengaku merasa berempati, tapi juga terbebani karena selalu jadi tempat curahan hati sang ibu. Alhasil, muncul tekad untuk tak mengulang kesalahan orangtuanya dengan terlalu waspada pada orang lain.

Sebenarnya, perempuan tak selalu takut pada pernikahan itu sendiri. Mereka bisa takut pada risiko dan beban yang bisa saja ditanggung jika salah memilih pasangan. Lagu-lagu Barat di atas pun menyadarkan, bahwa ketakutan perempuan untuk menikah itu wajar karena risikonya yang jauh lebih besar.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article