Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

8 Lagu Indonesia tentang Pedihnya Dijodohkan oleh Orangtua, Meresahkan

8 Lagu Indonesia tentang Pedihnya Dijodohkan oleh Orangtua, Meresahkan
ST12 (instagram.com/st12bandofficial)
Share Article

Setiap orang seharusnya berhak memilih pasangan hidupnya sendiri. Hanya saja, perjodohan yang berasal dari orangtua terkadang sulit untuk ditolak. Sebab, orangtua adalah pihak yang sering kali dianggap patut untuk dipatuhi oleh setiap anak.

Saking umumnya perjodohan itu, banyak lagu Indonesia yang telah membahasnya. Kamu yang resah karena situasi serupa mungkin akan merasa terhubung dengan deretan lagu berikut ini. Lirik-liriknya mengambil sudut pandang dari pihak yang dijodohkan maupun pasangan yang melihat pujaan hatinya dipaksa mematuhi pilihan orangtuanya. Yuk, simak!

1. 'Cinta Tak Harus Memiliki' dari ST12 bahas perpisahan akibat terhalang restu. Hanya tersisa harapan mantan bisa bahagia dengan pilihan orangtuanya

cuplikan MV "Cinta Tak Harus Memiliki"
cuplikan MV "Cinta Tak Harus Memiliki" (youtube.com/Trinity Optima Production)

2. 'Cukup Siti Nurbaya' dari Dewa berpesan untuk tidak memaksakan kehendak pada anak. Apalagi, lewat perjodohan karena keserakahan atas harta belaka

cuplikan video klip "Cukup Siti Nurbaya"
cuplikan video klip "Cukup Siti Nurbaya" (youtube.com/Aquarius Musikindo)

3. 'Nasib' dari Koes Plus menggambarkan kepedihan ketika dicampakkan oleh pasangan. Sebab, dia pasrah dengan menerima perjodohan dari orangtuanya

kover album Koes Plus Vol. 7
kover album Koes Plus Vol. 7 (youtube.com/Koes Plus - Topik)

4. 'Simalakama' dari Vita Alvia membahas kegalauan saat dijodohkan tanpa diskusi oleh orangtua. Diri ini jadi sungkan menolak, meski sudah punya pacar

cuplikan video klip "Simalakama"
cuplikan video klip "Simalakama" (youtube.com/Global Musik Era Digital)

5. 'Sia Sia Berjuang' dari Tri Suaka dan Zidan membahas perjuangan merantau demi melamar pasangan. Namun, diri ini dicampakkan karena dia dijodohkan

cuplikan video klip "Sia Sia Berjuang"
cuplikan video klip "Sia Sia Berjuang" (youtube.com/TriAngle)

6. 'Berpisah di Ujung Jalan' dari Sultan menggambarkan pedihnya ditinggal menikah oleh pasangan. Apalagi, pernikahan itu diatur melalui perjodohan

cuplikan video klip "Berpisah di Ujung Jalan"
cuplikan video klip "Berpisah di Ujung Jalan" (youtube.com/Musica Karaoke)

7. 'Takkan Pisah 2' dari Eren bahas perjodohan orangtua yang bikin sedih. Namun, diri ini tetap setia pada pasangan yang diinginkan menemani selamanya

cuplikan video klip "Takkan Pisah 2"
cuplikan video klip "Takkan Pisah 2" (youtube.com/Eren Hill And Friends)

8. 'Gagal Kawin' dari Karnamereka bahas pilu saat pujaan hati dijodohkan. Namun, diri ini tetap berjuang memohon untuk diberi restu oleh orangtuanya

kover album Let'S Start Here
kover album Let'S Start Here (youtube.com/KARNAMEREKA)

Seperti yang dibahas dalam sejumlah lagu Indonesia di atas, perjodohan bisa terasa sulit untuk ditolak jika berasal dari pihak orangtua. Bagaimanapun, masyarakat masih menuntut pihak anak untuk selalu patuh pada orangtua. Padahal, pilihan orangtua belum tentu selalu tepat.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Curated For You

7 Lagu Indonesia tentang Pentingnya Mengapresiasi Diri Sendiri

30 Jun 2026, 15:21 WIBHype
Topics
Editorial Team
Hella Pristiwa
EditorHella Pristiwa

Related Articles

See More