8 Lagu Indonesia tentang Beratnya Life after Breakup, Bikin Ambyar!

Kehidupan setelah putus cinta sering kali dilalui dengan penuh duka karena kehilangan orang yang pernah dicintai. Kekecewaan yang hadir karena hubungan tak sesuai ekspektasi pun sulit diatasi. Fase life after breakup itu kerap dibahas dalam lagu Indonesia, lho.
Melalui deretan lagu Indonesia berikut ini, kamu akan memahami bahwa life after breakup memang tak mudah dihadapi. Sebab, butuh waktu yang panjang untuk menerima kenyataan atas perpisahan itu. Prosesnya akan berat dihadapi dengan fokus pada diri sendiri. Yuk, simak!
1. "Manusia Tanpa Perasaan" dari Raissa Ramadhani membahas sulitnya menyembuhkan luka hati karena kesalahan mantan. Prosesnya dilalui usai putus cinta

2. "Yasudah" dari Sal Priadi membahas patah hati yang sulit sembuh. Putus cinta lantas dilalui dengan usaha bangkit sambil berpura-pura baik-baik saja

3. "Asumsi" dari Adrian Khalif dan Bernadya membahas kenangan mantan yang menghantui benak. Hari yang dilalui tanpanya dipenuhi perjuangan melupakan

4. "Sesal" dari Salma Salsabil membahas upaya membiasakan diri dengan kesendirian usai putus. Sebab, kepergian mantan harus diterima dengan ikhlas

5. "Terlalu Pahit" dari Slank membahas sulitnya menerima jalinan asmara yang berakhir tak sesuai harapan. Butuh usaha untuk berdamai dengan keadaan

6. "Sebuah Kenyataan" dari ST12 membahas fase putus cinta yang dilalui dengan usaha merelakan. Sebab, kepergian mantan menyisakan kepedihan mendalam

7. "Lara" dari Dialog Senja membahas sulitnya bangkit dari keterpurukan usai putus cinta. Sebab, bayangan mantan masih menghantui

8. "Berhenti" dari Ify Alyssa membahas sebulan yang dilalui dengan usaha melupakan mantan. Butuh waktu panjang untuk menerima perpisahan pahit itu

Seperti yang dibahas dalam deretan lagu Indonesia di atas, hal tersulit dari putus cinta ialah proses kembali menata hati dan upaya menghadapi rutinitas tanpa melibatkan sang mantan lagi. Fase life after breakup itu memang sulit untuk dihadapi. Namun, bukan berarti tidak mungkin untuk bangkit kembali.


















