Era 1990-an menjadi salah satu periode yang melahirkan banyak lagu pop ikonik dan masih sering diputar hingga sekarang. Beberapa lagu bahkan punya intro yang begitu khas sehingga pendengar bisa langsung mengenalinya hanya dalam hitungan detik. Begitu nada pertamanya terdengar, kenangan tentang masa lalu seolah kembali muncul, mulai dari momen bersama teman hingga pengalaman pertama jatuh cinta.
5 Lagu Pop Lawas yang Membawa Pendengar ke Era 90-an

Lagu pop era 1990-an tetap dikenang karena intro, melodi, dan aransemen khas yang mampu membangkitkan nostalgia pendengar.
“Kiss Me”, “Torn”, dan “…Baby One More Time” menonjol lewat pembuka mudah dikenali, melodi catchy, serta nuansa romantis hingga emosional.
“I Want It That Way” dan “My Heart Will Go On” mempertahankan popularitas melalui reff ikonik, nuansa emosional, dan kaitannya dengan era akhir 90-an.
Daya tarik lagu-lagu tersebut bukan hanya terletak pada lirik atau bagian reff yang mudah diingat. Aransemen musik dan melodi pembukanya juga punya ciri khas yang membuatnya sulit dilupakan. Tidak heran jika sejumlah lagu pop dari era 90-an masih terasa akrab meskipun sudah puluhan tahun berlalu. Berikut beberapa lagu pop lawas yang membawa pendengar ke era 90-an. Yuk, nostalgia bersama!
1. “Kiss Me” — Sixpence None the Richer
Beberapa petikan gitar di awal lagu “Kiss Me” sudah cukup untuk membuat pendengar mengenali karya populer dari Sixpence None the Richer ini. Melodinya terdengar ringan, manis, dan punya nuansa romantis yang begitu khas era 90-an. Bahkan sebelum vokal utama mulai terdengar, suasana yang dibangun oleh intro lagu ini sudah mampu menarik perhatian.
Tidak sedikit pendengar yang mungkin langsung teringat pada momen tertentu ketika pertama kali mendengarnya. Liriknya yang menggambarkan suasana romantis di bawah cahaya bulan semakin memperkuat kesan manis dari lagu ini. Perpaduan gitar yang lembut dan vokal khas Leigh Nash membuat “Kiss Me” terasa nyaman didengarkan berulang kali.
2. “Torn” — Natalie Imbruglia
Bagi penggemar musik pop era 90-an, intro “Torn” dari Natalie Imbruglia mungkin menjadi salah satu melodi yang paling mudah dikenali. Dentuman simbal yang disusul petikan gitar khas langsung menciptakan suasana yang akrab di telinga. Begitu vokalnya mulai terdengar, pendengar biasanya sudah siap ikut menyanyikan bagian reff yang ikonik. Lagu ini punya daya tarik yang membuatnya mudah melekat sejak pertama kali diputar.
Di balik aransemen pop-rock yang terdengar ceria, “Torn” sebenarnya mengangkat perasaan kecewa dan kehilangan dalam sebuah hubungan. Kontras antara musik yang catchy dan lirik yang emosional justru menjadi salah satu kekuatan utamanya. Lagu ini berhasil menarik perhatian pendengar sejak dirilis pada 1997 dan terus dikenal oleh generasi berikutnya.
3. “…Baby One More Time” — Britney Spears
Intro “…Baby One More Time” menjadi salah satu pembuka lagu paling ikonik dalam sejarah musik pop. Bunyi drum elektronik yang khas, disusul suara Britney Spears yang menyanyikan bagian pembuka, langsung membuat pendengar tahu lagu apa yang sedang diputar. Bahkan, potongan singkatnya saja sudah cukup untuk mengundang orang ikut bernyanyi.
Tentu saja, bagian reff yang mudah diingat juga menjadi alasan lagu ini begitu populer. Dirilis pada 1998, “…Baby One More Time” menjadi salah satu karya yang melambungkan nama Britney Spears dan memperkuat posisinya sebagai ikon pop akhir dekade tersebut. Lagu ini memiliki melodi yang catchy serta aransemen yang membuatnya cocok diputar berulang kali.
4. “I Want It That Way” — Backstreet Boys
Intro “I Want It That Way” dari Backstreet Boys punya melodi gitar akustik yang begitu mudah dikenali. Begitu petikan pertamanya terdengar, pendengar seolah langsung dibawa kembali ke masa kejayaan boyband pada akhir 90-an. Lagu ini memiliki nuansa pop yang lembut dan romantis, sehingga terasa berbeda dari sejumlah lagu pop yang lebih enerjik pada masanya.
Bahkan, sebelum vokal para personel mulai terdengar, intro singkatnya sudah cukup untuk membangun suasana nostalgia. Dirilis pada 1999, lagu ini menjadi salah satu hits terbesar Backstreet Boys dan masih sering dinyanyikan bersama hingga sekarang. Bagian reff yang ikonik membuatnya mudah melekat di ingatan, terutama bagi mereka yang tumbuh bersama musik pop era tersebut.
5. “My Heart Will Go On” — Celine Dion
Beberapa nada seruling di awal “My Heart Will Go On” sudah cukup untuk membuat banyak orang langsung mengenali lagu Celine Dion ini. Melodinya terdengar megah sekaligus emosional, menghadirkan suasana romantis yang sulit dilupakan. Lagu yang menjadi soundtrack film Titanic (1997) ini memiliki pembukaan yang sangat khas dan perlahan membangun perasaan sebelum vokal Celine Dion mengambil alih.
Kekuatan lagu ini tidak hanya berasal dari melodinya, tetapi juga vokal Celine Dion yang penuh penghayatan. Bagian reff yang semakin kuat membuat emosi lagu terasa meningkat hingga mencapai klimaks. Sejak dirilis pada 1997, “My Heart Will Go On” menjadi salah satu balada pop paling terkenal sepanjang masa. Sampai sekarang, lagu ini masih sering membangkitkan nostalgia.
Lagu pop lawas yang membawa pendengar ke era 90-an memang punya daya tarik tersendiri yang membuatnya tetap dikenang hingga saat ini. Dari kelima lagu pop lawas di atas, mana yang paling mengingatkanmu pada masa-masa indah era 90-an?







![[QUIZ] Cari Tahu Kepribadianmu dari Jenis Kucing yang Kamu Pelihara!](https://image.idntimes.com/post/20261106/pexels-arina-krasnikova-7725607_582f11d2-d271-47d5-9be4-be4c58e4b8a9.jpg)
![[QUIZ] Tebak Bahasa Tubuh Kucing dengan Benar Kalau Kamu Catlover Sejati](https://image.idntimes.com/post/20261106/pexels-djordje-vezilic-59599374-10841992_a3a3e587-daa3-4770-a690-a480f3c41ac4.jpg)












