Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Lagu Rock yang Bikin Bulan September Terasa Makin Berkesan

5 Lagu Rock yang Bikin Bulan September Terasa Makin Berkesan
Green Day (intagram.com/greenday)
  • Daughtry mengangkat nostalgia masa kecil di North Carolina, sementara Green Day menjadikan September simbol duka Billie Joe Armstrong atas kehilangan ayahnya.
  • Marianas Trench memakai September untuk menggambarkan kelelahan emosional dan harapan lega, sedangkan Allstar Weekend menceritakan romansa musim panas yang berakhir.
  • Single File menghadirkan kerinduan kepada seseorang yang jauh lewat nuansa perjalanan malam; kelima lagu menunjukkan September sebagai tema nostalgia, kehilangan, kegelisahan, dan cinta singkat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

September sering terasa seperti bulan peralihan karena musim panas mulai berakhir, suasana perlahan berubah, dan hari-hari terasa membawa nuansa yang sedikit lebih sendu. Tidak heran kalau September cukup sering muncul dalam lagu-lagu rock, terutama yang membahas nostalgia, kehilangan, cinta yang berakhir, sampai keinginan untuk kembali ke masa lalu.

Menariknya, lagu-lagu dengan kata "September" di judulnya tidak selalu punya suasana yang sama. Ada yang terdengar seperti nostalgia masa kecil, ada yang begitu emosional karena berkaitan dengan kehilangan, sementara yang lainnya justru cocok menemani perjalanan panjang ketika pikiran sedang penuh. Berikut lima lagu rock dengan September dalam judul yang punya cerita dan suasana masing-masing.

  1. 1. Daughtry – "September"

    Kalau membicarakan lagu rock tentang nostalgia, lagu ini menjadi salah satu yang paling mudah membuat pendengarnya ikut terbawa suasana. Permainan gitar dan vokal serak Chris Daughtry membuat emosi lagu ini terasa semakin besar. Meski aransemennya terdengar megah, inti lagunya justru sangat sederhana, yaitu kerinduan terhadap masa lalu yang terasa jauh lebih mudah dan bebas.

    Chris Daughtry mengambil inspirasi dari masa kecilnya yang dihabiskan di lingkungan pedesaan North Carolina. Kenangan tentang bermain di luar rumah, menikmati hujan, dan menjalani hari tanpa memikirkan berbagai masalah orang dewasa menjadi bagian penting dari lagu ini. Lagu ini seolah mengingatkan bahwa masa sederhana sering kali baru terasa berharga setelah kita meninggalkannya.

  2. 2. Green Day – "Wake Me Up When September Ends"

    "Wake Me Up When September Ends" mungkin menjadi lagu yang paling dikenal dalam daftar ini. Dirilis sebagai bagian dari album American Idiot, lagu Green Day tersebut punya warna yang jauh lebih melankolis dibandingkan banyak lagu pop-punk mereka yang penuh energi. Melodinya perlahan berkembang dan memberikan ruang bagi emosi yang terasa semakin kuat menjelang bagian akhir.

    Di balik judulnya yang sederhana, lagu ini memiliki cerita sangat personal bagi Billie Joe Armstrong. Ia menulisnya berkaitan dengan kesedihan setelah kehilangan ayahnya ketika masih kecil, sehingga September menjadi simbol dari kenangan dan rasa duka yang terus terbawa. Video musiknya kemudian memperluas makna lagu dengan menampilkan kisah pasangan yang harus berpisah ketika sang pria pergi bergabung dengan militer.

  3. 3. Marianas Trench – "September"

    Berbeda dari dua lagu sebelumnya, "September" milik Marianas Trench menawarkan energi pop-rock yang lebih terasa. Lagu ini dirilis melalui album debut mereka, Fix Me, pada 2006 dan masih membawa pengaruh pop-punk yang cukup kuat. Dentuman drum dan gitar membuat lagunya terasa lebih hidup, meskipun liriknya justru menyimpan kegelisahan dan kelelahan emosional.

    Menariknya, September dalam lagu ini tidak digambarkan sebagai bulan yang tenang atau penuh kenangan manis. Pergantian musim justru digunakan untuk menggambarkan kondisi seseorang yang sedang merasa kewalahan. Gambaran matahari yang terlalu menyengat kemudian berhadapan dengan harapan akan datangnya hujan, seolah menjadi metafora keinginan untuk mendapatkan sedikit kelegaan.

  4. 4. Allstar Weekend – "Blame It On September"

    Tidak semua lagu tentang September harus berakhir dengan kesedihan mendalam. "Blame It On September" dari Allstar Weekend justru membawa cerita yang lebih ringan, meskipun tetap memiliki sentuhan melankolis. Lagu ini berkisah tentang hubungan romantis yang muncul selama musim panas dan perlahan harus berakhir ketika musim tersebut selesai.

    Daripada menyalahkan salah satu pihak, keduanya memilih menjadikan September sebagai kambing hitam. Di situlah daya tarik lagu ini. Ada perasaan manis sekaligus pahit karena sebuah hubungan yang menyenangkan ternyata tidak bisa berlangsung selamanya. Nuansa pop-rock yang ringan membuat lagunya terasa seperti soundtrack untuk mengenang sebuah hubungan singkat yang pernah terasa spesial.

  5. 5. Single File – "September Skyline"

    "September Skyline" dari Single File mungkin tidak seterkenal lagu Green Day atau Daughtry, tetapi justru itulah yang membuatnya menarik untuk ditemukan kembali. Lagu ini punya warna pop-rock khas era 2000-an dengan melodi yang ringan dan vokal yang membawa kesan emosional. Di balik aransemennya yang cukup catchy, tersimpan cerita tentang seseorang yang merindukan orang terdekatnya yang berada jauh darinya.

    Lirik tentang perjalanan dan langit musim gugur membuat lagu ini terasa seperti soundtrack untuk perjalanan malam. Ada keinginan untuk pergi menemui seseorang, tetapi juga ada pengakuan bahwa kondisi emosional sebenarnya tidak sebaik yang dikatakan kepada orang lain. Single File sendiri tidak pernah mencapai popularitas besar dan hanya merilis satu album melalui Reprise Records.

    Lima lagu tersebut menunjukkan bahwa September bisa memiliki banyak wajah dalam musik rock. Dari lima lagu rock dengan "September" di judul tersebut, mana yang paling cocok menemani suasana September versimu?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More