5 Lagu Rock yang Terinspirasi dari Musik Gereja

- Cat Stevens memopulerkan “Morning Has Broken” pada 1971, lagu berbasis himne Kristen berlirik Eleanor Farjeon dengan melodi tradisional Gaelik “Bunessan”.
- Melodi “We’re Not Gonna Take It” dari Twisted Sister belakangan diketahui mirip himne Natal “O Come, All Ye Faithful”; band lalu memasukkan aransemen himne itu ke album 2006.
- Enya, Jeff Beck-Rod Stewart, dan Emerson, Lake & Palmer membawa akar himne, gospel, serta tradisi spiritual ke karya rock melalui “How Can I Keep From Singing?”, “People Get Ready”, dan “Jerusalem”.
Musik rock dan musik gereja mungkin terdengar seperti dua dunia yang sangat berbeda. Namun, sejarah musik menunjukkan bahwa keduanya ternyata bisa bertemu dengan cara yang cukup menarik. Sejumlah musisi rock justru mengambil inspirasi dari himne dan musik spiritual untuk menciptakan lagu yang kemudian dikenal luas.
Pengaruh tersebut tidak selalu terlihat secara langsung. Ada lagu yang menggunakan melodi dari himne lama, ada pula yang membawa nuansa gospel atau spiritualitas gereja ke dalam aransemen rock. Bahkan, beberapa musisi baru menyadari hubungan tersebut bertahun-tahun setelah lagu mereka dirilis. Berikut lima lagu rock yang ternyata memiliki kaitan erat dengan musik gereja.
1. "Morning Has Broken" — Cat Stevens
"Morning Has Broken" punya melodi sederhana, tetapi mudah melekat di kepala, sehingga lagu ini sering dianggap sebagai salah satu karya Stevens yang paling menenangkan. Namun, di balik nuansanya yang cerah, lagu tersebut sebenarnya memiliki akar yang sangat kuat dalam tradisi musik Kristen. "Morning Has Broken" berasal dari sebuah himne yang liriknya ditulis oleh penulis anak-anak asal Inggris, Eleanor Farjeon.
Himne tersebut menggunakan melodi tradisional Gaelik bernama "Bunessan", yang juga pernah digunakan untuk beberapa himne Kristen lainnya. Stevens kemudian merekam versinya untuk album Teaser and the Firecat pada 1971 dan membawanya kepada pendengar yang jauh lebih luas. Hubungan Stevens dengan spiritualitas juga terus berkembang sepanjang hidupnya, bahkan kemudian membawanya menjadi seorang muslim dan menggunakan nama Yusuf Islam.
2. "We're Not Gonna Take It" — Twisted Sister
Sulit membayangkan lagu heavy metal yang penuh energi seperti "We're Not Gonna Take It" punya hubungan dengan musik Natal. Lagu andalan Twisted Sister ini dikenal karena semangat pemberontak dan refrainnya yang lantang, bahkan sempat masuk daftar "Filthy Fifteen" yang dibuat oleh Parents Music Resource Center karena dianggap memiliki lirik yang bermasalah.
Namun, ada satu hal menarik yang bahkan tidak diketahui oleh para personel band ketika lagu tersebut pertama kali populer. Melodinya ternyata punya kemiripan dengan "O Come, All Ye Faithful", himne Natal yang sudah sangat dikenal. Dee Snider baru mengetahui hubungan tersebut bertahun-tahun kemudian setelah gitaris Al Pitrelli menunjukkan kemiripan antara kedua melodi.
Snider sendiri kemudian menduga bahwa pengalaman masa kecilnya bernyanyi dalam paduan suara mungkin ikut memengaruhi ingatannya terhadap melodi tersebut. Alih-alih mengabaikannya, Twisted Sister justru mengakui hubungan itu dengan memasukkan aransemen "O Come, All Ye Faithful" ke album Natal mereka, A Twisted Christmas, pada 2006.
3. "How Can I Keep From Singing?" — Enya
Enya dikenal lewat musik yang lembut dan dekat dengan tradisi Celtic. Oleh karena itu, tidak terlalu mengejutkan jika ia akhirnya menyentuh lagu yang memiliki sejarah panjang dalam tradisi spiritual, salah satunya "How Can I Keep From Singing?". Versi Enya muncul dalam album Shepherd Moons pada 1991 dan terasa jauh lebih tenang dibandingkan dengan musik pop pada umumnya. Lagu tersebut sebenarnya merupakan himne Kristen yang sudah ada sejak abad ke-19.
Lirik awalnya pertama kali diterbitkan pada 1868 dan kemudian diberi melodi oleh pendeta Baptis Robert Wadsworth Lowry. Dalam perkembangannya, lagu tersebut juga diadopsi oleh kaum Quaker dan mengalami sejumlah perubahan lirik hingga akhirnya masuk ke dalam tradisi folk sekuler. Enya menggunakan versi yang lebih sekuler dengan menghilangkan beberapa referensi Kristen yang sangat jelas, tetapi tidak menghilangkan suasana khidmatnya.
4. "People Get Ready" — Jeff Beck & Rod Stewart
Versi "People Get Ready" yang dibawakan Jeff Beck dan Rod Stewart memperlihatkan bagaimana pengaruh musik gereja bisa terasa tanpa harus mengambil melodi sebuah himne secara langsung. Permainan gitar Beck yang perlahan dan vokal Stewart yang penuh perasaan memberikan atmosfer seperti musik gospel yang sedang dibawakan dalam sebuah kebaktian.
Lagu tersebut memang tidak lahir dari tradisi rock, melainkan ditulis oleh Curtis Mayfield pada 1965 untuk grup vokal The Impressions. Sejak awal, musiknya sudah membawa pengaruh kuat dari gospel dan tradisi spiritual komunitas kulit hitam di Amerika. Yang membuat lagu ini semakin bermakna adalah pesan tentang harapan di tengah perjuangan.
5. "Jerusalem" — Emerson, Lake & Palmer
ELP memang dikenal sebagai salah satu kelompok progressive rock yang gemar mengolah karya-karya klasik menjadi musik rock. "Jerusalem" menjadi contoh menarik dari pendekatan tersebut karena lagu ini terdengar berbeda dari kebanyakan musik rock pada zamannya. Lagu tersebut muncul sebagai pembuka album Brain Salad Surgery pada 1973 dengan permainan keyboard Keith Emerson yang dipadukan dengan vokal Greg Lake dan drum Carl Palmer.
Namun, akar karya ini sebenarnya jauh lebih tua daripada musik rock. "Jerusalem" berasal dari himne "And Did Those Feet in Ancient Times", yang liriknya ditulis oleh penyair Inggris William Blake. Puisi tersebut kemudian diberi musik oleh Hubert Parry pada 1916 dan berkembang menjadi salah satu karya yang sangat penting dalam budaya Inggris dan Wales.
Hubungan antara musik rock dan musik gereja ternyata jauh lebih dekat daripada yang mungkin dibayangkan. Dari kelima lagu tersebut, mana yang paling mengejutkan menurutmu karena ternyata memiliki hubungan dengan musik gereja?


















![[QUIZ] Di anniversary ke-14 JKT48, Kamu Cocok Nonton Teater Tim Love, Passion atau Dream?](https://image.idntimes.com/post/20260906/foto-cover_6d1ea405-0e65-457d-96db-9f62a48f3e7b.jpg)
![[QUIZ] Kalau Jadi Villain Kayak Agnez Mo dan Anggun di Reacher, Apa Penyamaranmu Bakal Ketahuan?](https://image.idntimes.com/post/20260906/foto-cover_e168dbc5-0c37-42cb-bc7f-4db77ddbaa94.jpg)
