Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

10 Lagu Top Didi Kempot yang Ampuh Obati Patah Hatimu

10 Lagu Top Didi Kempot yang Ampuh Obati Patah Hatimu
instagram.com/warungsastra
Share Article

Didi Kempot, musisi campursari kenamaan asal Solo meninggal dunia pada 5 Mei 2020. Tentu kabar ini sangat mengejutkan bagi sobat ambyar hingga membuat patah hati.

Apa yang biasanya kamu lakukan saat patah hati? Apakah menangis sambil mendengarkan lagu melow seolah lagu itu adalah sound effect dari kisah cintamu?

Meskipun lirik lagunya yang seratus persen galau, lagu-lagu ciptaan Didi Kempot selalu enak dibuat untuk joget. Hal ini karena iringan musiknya campursarian. Tak salah bila netizen memberi Didi Kempot gelar God Father of Broken Heart.

Yuk, segara intip 10 lagu sedih khas Lord Didi yang cocok untuk menemani patah hatimu.

  1. 1. Cidro

    Gek opo salah awakku iki
    Kowe nganti tego mblenjani janji
    Opo mergo kahanan uripku iki
    Mlerat bondo seje karo uripmu
    Aku nelongso mergo kebacut tresno
    Ora ngiro seikine cidro

    Lagu ini menceritakan tentang orang yang patah hati karena kekasihnya ingkar janji. Cocok untuk kamu yang ditinggal pas lagi sayang-sayangnya.

    Kata Lord Didi sendiri, lagu inilah yang terus menginspirasinya untuk menciptakan lagu-lagu patah hati. Lagu Cidro ini juga merupakan lagu yang paling fenomenal.

  2. 2. Sewu Kutho

    Sewu kutho uwes tak liwati
    Sewu ati tak takoni
    Nanging kabeh podo ra ngerteni
    Lungamu neng endi
    Pirang tahun aku nggoleki
    Seprene durung biso nemoni

    Nah, kalau lagu Sewu Kutho ini cocok untuk yang lagi LDR-an tapi di tengah-tengah si pacarnya menghilang tidak ada kabar. Nyesek, ya! Tapi, karena iringannya campursari jadi tetap enak lho buat joget. Hak e Hak e.

  3. 3. Stasiun Balapan

    Janji lungo mung sedelo
    Jare sewulan ra ono
    Pamitmu naliko semono
    Ning Stasiun Balapan Solo

    Masih tentang kisah LDR, nih. Namun, yang satu ini cocoknya untuk yang punya kenangan mengantar pergi sang kekasih lewat Stasiun Balapan Solo. Lagu ini tetap cocok untuk siapa saja yang sedang patah hati ditinggal kekasih.

  4. 4. Suket Teki

    Suket Teki sangat hits beberapa tahun terakhir ini. Apalagi sejak dibawakan oleh Sodiq dalam acara dangdut di televisi dan banyak dicover oleh penyanyi beraliran dangdut koplo.

    Lagu ini mengisahkan tentang kekasih yang sudah salah, tapi tak mau mengakui. Intinya si dia ingin menang sendiri.

    Hem, siapa nih yang punya pacar seperti ini? Yuk, nyanyiin aja dari pada stres!

    Wong salah ora gelem ngaku salah
    Suwe-suwe sopo wonge sing betah
    Mpripatku uwes ngerti sak nyatane
    Kowe selak golek menangmu dewe
    Tak tandur pari jebul thukule malah suket teki

     

  5. 5. Tanjung Mas Ninggal Janji

    Lagu ini juga mengenai pacar yang pergi dan tak kembali. Hanya meninggalkan janji yang telah diingkari. Liriknya mendayu-dayu seperti ini.

    Aku sik kelingan naliko ing pelabuhan
    Kowe janji lunga ra ono sewulan
    Nanging saiki, wes luwih ing janji
    Nyatane kowe ora bali-bali
    Neng pelabuhan Tanjung Mas kene
    Mbiyen aku ngeterke kowe
    Neng pelabuhan Semarang kene
    Aku tansah ngenteni kowe

  6. 6. Banyu Langit

    Kalau lagu yang ini cocok untuk kamu yang sedang menunggu si dia pulang dari tanah rantau. Rindu yang menyayat hati seolah terwakilkan oleh lirik dari lagu ini. Namun, lagu ini tetap enak dibuat bergoyang. Seperti ini secuil lirik Banyu Langit.

    Janjine lungane ra nganti suwe-suwe
    Pamit isuk lungane ra nganti sore
    Janjine lunga ra nganti semene suwene
    Nganti kapan tak enteni sak tekane

     

  7. 7. Pamer Bojo

    Dudu klambi anyar sing neng njero lemariku
    Nanging bojo anyar sing mbok pamerke neng aku
    Dudu wangi mawar sing tak sawang neng mripatku
    Nanging kowe lali nglarani wong koyo aku
    Nengopo seneng aku, yen mung gawe laraku
    Pamer bojo anyar neng ngarepku…

    Judul dari lagu ini memiliki arti pamer pacar. Mudahnya lagu ini bercerita tentang dia yang ketahuan selingkuh. Siapa, nih yang pernah diselingkuhin pacar? Daripada nangis bombay mikir pacar yang gak lagi cinta mending jogetin saja!

  8. 8. Dalan Anyar

    Neng dalan anyar kowe karo sopo
    Aku ngerti dhewe neng ngarepe moto
    Neng dalan anyar kowe karo sopo
    Neng kulon Terminal Kertonegoro Ngawi

    Hayo, siapa yang pernah melihat pacarnya selingkuh di depan mata? Daripada nangis, meding, yuk karaokean sambil joget.

  9. 9. Pantai Klayar

    Tulung sawangen, sawangen aku
    Sing nandang rindu
    Oh, tulung muliho
    Senadyan sedelo aku wes lilo

    Samar ati iki samar
    Yen nganti kowe lali
    Janjimu neng Pantai Klayar

    Jika lagu Lord Didi yang satu ini menceritakan tentang kecemasan seorang kekasih yang sedang LDR-an. Apa kalian sedang LDR dan was-was kalau si doi punya pacar lagi? Coba kode dengan ini deh, supaya si dia mau pulang.

  10. 10. Kalung Emas

    Kalung emas kui mbiyen tak tuku
    Tak pasrahke mung kanggo sliramu
    Gedhe rasa tresnaku
    Yo mung kanggo sliramu
    Ra nyono kowe lali karo aku

    Untuk yang kasih sayangnya dilupakan, mungkin kamu hanya selingan dalam hidupnya. Tapi, tak usahlah merana karena dilupakan. Lebih baik dengerin lagu Lord Didi yang satu ini.

    Sebenarnya masih banyak lagu milik Didi Kempot yang bisa didengarkan saat sedih seperti Layang Kangen dan Prawan Kalimantan. Jika kita sedih karena ditinggal kekasih jangan terus mengurung diri. Apalagi memutuskan untuk mengakhiri hidup. Dunia ini masih indah lho dan dia bukan satu-satunya orang yang bisa kamu cintai.

    Meski sedih, lagu-lagu Didi Kempot diakui sangat ampuh menyembuhkan luka dan patah hati. Dari lagunya kita pun jadi belajar agar membuktikan kalau kita bisa hidup bahagia tanpanya, buat dia menyesal karena telah menyingkirkanmu dari hidupnya dengan terus berbahagia.

    Selamat jalan, Lord Didi! Karyamu akan selalu kami kenang.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More