Lily JKT48 Akan Pindah Ke Amerika Setelah Lulus Kuliah, Benarkah?

Lily JKT48 merupakan member generasi 12 yang sukses mencuri hati banyak penggemar dengan pesona uniknya. Introvert, gamer, dan wibu adalah 3 kata yang sangat menggamabrkan sosok Lily JKT48.
Member JKT48 yang lahir tahun 2007 di Amerika Serikat ini kabarnya akan kembali ke tempat kelahirannya setelah lulus kuliah. Benarkah demikian? Cek faktanya melalui artikel ini!
1. Lily merupakan seorang introvert yang gemar bermain game

Penggemar tentu sudah banyak yang tahu bahwa Lily JKT48 merupakan seorang introvert. Anak kedua dari 3 bersaudara ini selalu merasa takut untuk memulai percakapan terlebih dahulu. Lily mengaku rasa takutnya tersebut terbentuk dari kebiasaannya sejak kecil.
Kini, Lily sedang menempuh perkuliahan di jurusan ilmu komunikasi. Selain karena fleksibel untuk dijalani bersamaan dengan aktivitas di JKT48, ia juga merasa perlu meninggkatkan kemampuan komunikasinya. Lily sejak dulu jarang berinteraksi dengan orang lain dan lebih sering menghabiskan waktu sendirian, tapi kini ia sadar bahwa public speaking sangat penting untuk dimiliki.
Lily kuliah di universitas yang sama dengan Delynn, Erine, dan Elin, mereka bahkan juga sekelas, loh! Dengan kehadiran Delynn, Erine, dan Elin, Lily merasa sangat terbantu untuk bersosialisasi dengan teman-teman kuliah lainnya. Lily juga sangat ingin mengembangkan kemampuan MC-nya di JKT48.
2. Lily sempat ingin bergabung ke tim esports dan membuktikan bahwa tidak semua gamer suka bicara kasar

Sebelum masuk JKT48, Lily sangat jarang keluar kamar dan kehidupannya benar-benar diisi dengan bermain game sepanjang waktu. Ia mulai bermain game sejak pandemik COVID-19. Lily tak jarang kena omel orang tuanya karena sering meminta uang jajan untuk top up game.
Lily memang bercita-cita menjadi seorang gamer, tetapi dahulu ia masih terlalu muda untuk terjun ke dunia esports. Lily yang dikenal soft spoken ingin menjadi gamer karena ia bertekad membuktikan bahwa tidak semua gamer pemalas dan suka berkata kasar.
Salah satu alasan Lily mengikuti audisi JKT48 karena ia ingin menjadi anggota Valkyrie48, sub unit esports JKT48. Jesslyn Callista, eks member JKT48 generasi 7, menjadi salah satu inspirasi Lily menjadi idol sekaligus gamer.
3. Bagaimana Lily yang introvert menjalani kehidupan barunya sebagai seorang idola?

Lily yang berniat masuk JKT48 untuk bergabung dengan tim esports-nya mengaku kaget karena lagu-lagu JKT48 memiliki koreografi yang sulit. Ia juga sempat kesulitan saat harus belajar "jalan cantik" dan menari menggunakan heels. Sebelum masuk JKT48, Lily belum pernah memakai heels sama sekali.
Lily yang introvert awalnya berpikir akan jarang tampil di depan publik karena masih trainee, tapi kenyataannya ia diharuskan untuk tampil rutin di teater dengan membawakan setlist trainee. Seiring berjalannya waktu, Lily kian percaya diri dan menikmati kegiatannya di atas panggung. Lily selalu senang saat mendengar teriakan penggemar yang menyaksikan penampilannya karena itu menjadi mood booster tersendiri baginya.
4. Lily sempat ingin menjadi arkeolog, loh!

Lily ternyata sangat suka dengan sejarah dan sempat terpikir untuk menjadi arkeolog. Ia ingin menjelajahi gua dan mencari benda-benda bersejarah. Di era yang serba digital dan kreatif ini, Lily berencana menjadi content creator yang menelusuri tempat-tempat bersejarah dan mengunggah kontennya ke media sosial.
Selain menyukai sejarah, Lily juga pecinta hewan, ia memiliki banyak hewan peliharan di rumah, loh! Lily pernah memelihara burung hantu, kadal, katak, anjing, kelinci, hingga hamster. Ia juga memiliki konten bernama #TamanSafaLy untuk menunjukkan hewan peliharaannya ataupun mengeksplorasi hewan yang ada di kebun binatang.
5. Benarkah Lily akan pindah ke Amerika setelah lulus kuliah?

Lily lahir di New Hampshire, Amerika Serikat, dan sempat tinggal selama 2 tahun di sana. Kedua orang tuanya merasa tidak ada banyak gereja di sana dan akhirnya memilih untuk pindah ke Indonesia. Lily mengungkapkan bahwa keluarganya memang religius dan ingin dirinya tumbuh menjadi pribadi yang baik serta taat beragama.
Rencana awal, orang tua Lily ingin ia kembali ke Amerika saat usianya menginjak 17 tahun, tetapi Lily sengaja masuk JKT48 supaya rencana tersebut tertunda. Lliy memang lebih suka di Indonesia karena keragaman budaya serta keramahan masyarakatnya. Baru saja masuk kuliah di tahun 2025, Lily dan keluarga berencana akan kembali ke Amerika setelah ia menyelesaikan pendidikan sarjananya.
Lahir di AS membuat Lily memiliki kewarganegaraan ganda dan membuatnya harus menentukan satu kewarganegaraan yang akan dijalani seumur hidup. Kembalinya Lily untuk menetap di Amerika setelah lulus kuliah masih menjadi rencana yang belum pasti. Tetap dukung semua keputusan yang akan diambil Lily nantinya, ya!


















