Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Lirik Lagu Gapapa Anisa Bahar Diubah Jadi Tak Senonoh, Pelaku Disomasi

Lirik Lagu Gapapa Anisa Bahar Diubah Jadi Tak Senonoh, Pelaku Disomasi
potret Anisa Bahar (Instagram.com/anisa_bahar_new)
Intinya Sih
  • Lagu 'Gapapa' milik Anisa Bahar diubah liriknya menjadi vulgar oleh Icha Chellow, Mala Agatha, dan DJ Zhuu hingga viral dan menuai kecaman netizen.

  • Anisa Bahar melayangkan somasi pada 14 Juli 2026 karena pengubahan lirik tanpa izin dianggap merusak makna lagu serta berdampak buruk bagi generasi muda.

  • Meskipun ketiga pihak telah meminta maaf pada 20 Juli 2026, Anisa Bahar tetap melanjutkan proses hukum karena permintaan maaf disampaikan setelah batas waktu somasi berakhir.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Anisa Bahar kembali menyapa penggemarnya dengan merilis lagu berjudul “Gapapa” pada 1 Mei 2026. Nah, belakangan, lagu tersebut justru menjadi viral bukan karena versi orisinal yang dibawakan oleh sang pedangdut, melainkan karena liriknya diubah menjadi tidak senonoh dalam versi yang dinyanyikan oleh Icha Chellow dan Mala Agatha dengan aransemen oleh DJ Zhuu.

Versi tersebut menuai kecaman netizen. Karena selain merusak makna lagu asli, liriknya juga dinilai mengandung muatan yang tidak pantas. Polemik ini pun memancing kemarahan Anisa Bahar hingga melayangkan somasi terhadap pihak-pihak yang terlibat. Berikut kronologinya.

1. Lagu Gapapa milik Anisa Bahar diubah dengan lirik tak senonoh

Seorang wanita mengenakan gaun merah panjang tanpa lengan berdiri di antara dua pintu kayu di dalam ruangan bergaya klasik.
potret Anisa Bahar (Instagram.com/anisa_bahar_new)

Kontroversi ini bermula pada pertengahan Juli 2026 ketika potongan video versi remix lagu “Gapapa” viral di media sosial. Dalam versi tersebut, Icha Chellow dan Mala Agatha menyanyikan lagu dengan aransemen dari DJ Zhuu, tetapi sejumlah lirik aslinya diubah menjadi kalimat bernuansa vulgar.

Misalnya, bagian reff yang semula berisi pesan tentang tetap tegar meski dijauhi, dimusuhi, hingga di-bully, diganti dengan lirik yang mengandung diksi vulgar. Alhasil, perubahan tersebut menuai kecaman netizen dan dianggap tidak pantas untuk dipublikasikan secara luas.

Lagu “Gapapa” diciptakan oleh Papa Uzi yang pertama kali diperkenalkan kepada publik melalui Seruni Bahar pada 2017 lalu. Seiring berjalannya waktu, Anisa Bahar pun mempopulerkan lagu tersebut dengan tetap mempertahankan lirik aslinya yang bercerita tentang kekecewaan terhadap seseorang yang hanya datang saat membutuhkan bantuan.

2. Anisa Bahar layangkan somasi pada 14 Juli 2026

Seorang perempuan berambut panjang mengenakan topi bermotif leopard dan pakaian hitam putih sedang berpose di tempat duduk restoran.
potret Anisa Bahar (Instagram.com/anisa_bahar_new)

Gak cuma menuai kecaman netizen, versi lagu tersebut juga memancing kemarahan Anisa Bahar. Pada 14 Juli 2026, melalui kuasa hukumnya, Sri Daren, Anisa resmi melayangkan somasi kepada Icha Chellow, Mala Agatha, dan DJ Zhuu atas pengubahan lirik lagu “Gapapa” tanpa izin.

Melalui video di Instagram-nya, Anisa menilai perubahan lirik tersebut tidak hanya merusak karya yang telah dipopulerkannya, tetapi juga berpotensi memberikan dampak buruk bagi generasi muda. Karena itu, ia berharap langkah yang ditempuh dapat memberikan efek jera kepada pihak-pihak yang terlibat.

“Memberikan efek jera kepada orang-orang yang sudah dzalim dan menurut saya merusak generasi bangsa,” kata Anisa Bahar dilansir dari akun Instagram-nya, @anisa_bahar_new.

3. Icha Chellow, Mala Agatha, dan DJ Zhuu minta maaf

Tiga perempuan berhijab berdiri berdampingan dengan ekspresi serius di dalam ruangan, di depan teks permintaan maaf kepada masyarakat Indonesia.
postingan Anisa Bahar (Instagram.com/anisa_bahar_new)

Pada 20 Juli 2026, Anisa membagikan video permintaan maaf Icha Chellow, Mala Agatha, dan DJ Zhuu ke Instagram. Dalam video berdurasi 1 menit 56 detik tersebut, ketiganya mengakui kesalahan mereka dan meminta maaf kepada Anisa Bahar, pihak-pihak terkait, serta masyarakat Indonesia atas kegaduhan yang ditimbulkan.

“Kami menyadari kesalahan yang kami buat dan berjanji untuk tidak mengulanginya lagi. Sudilah kiranya, Mami Anisa Bahar dan semua pihak yang terganggu atas perbuatan kami, memaafkan karena setiap manusia pasti punya salah,” kata Mala Agatha.

Sebagai respons, Anisa Bahar menyebut permintaan maaf mereka sudah terlambat, karena tidak disampaikan dalam batas waktu somasi selama 3 x 24 jam. Kini ia meminta seluruh komunikasi terkait penyelesaian kasus dilakukan melalui kuasa hukumnya.

“Coba 3 x 24 jam km minta maaf engga sampe ke pengacaraku kalau sekarang semua udah diproses jadi silahkan kalian hub pengacaraku,” ujar Anisa Bahar.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More