Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Lirik Pelukmu Sementara, Hatiku Selamanya, Lagu Terakhir Vidi Aldiano

Lirik Pelukmu Sementara, Hatiku Selamanya, Lagu Terakhir Vidi Aldiano
cuplikan video klip Pelukmu Sementara, Hatiku Selamanya - Vidi Aldiano (youtube.com/Vidi.Aldiano)
  • Vidi Aldiano meninggal dunia pada 7 Maret 2026 di usia 35 tahun setelah berjuang melawan kanker ginjal, meninggalkan duka mendalam bagi industri musik Indonesia.
  • Lagu “Pelukmu Sementara, Hatiku Selamanya” menjadi karya terakhir Vidi yang dirilis pada 12 Juni 2025 dan juga digunakan sebagai soundtrack Musikal Keluarga Cemara.
  • Lagu ini menggambarkan kasih sayang mendalam serta pesan tentang cinta dan kenangan abadi, yang dipersembahkan Vidi untuk inner child dan orang-orang terdekatnya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Kepergian Vidi Aldiano pada Sabtu (7/3/2026) meninggalkan duka mendalam di industri hiburan Tanah Air. Lagu ini menjadi karya terakhirnya yang dirilis sebelum menghembuskan napas terakhir.

Judul lagu ini pun masih termuat di bio Instagram dari sang solois. Berikut lirik lagu "Pelukmu Sementara, Hatiku Selamanya" lengkap beserta maknanya.

  1. 1. Lirik lagu Pelukmu Sementara, Hatiku Selamanya - Vidi Aldiano

    cuplikan video klip Pelukmu Sementara, Hatiku Selamanya - Vidi Aldiano
    cuplikan video klip Pelukmu Sementara, Hatiku Selamanya - Vidi Aldiano (youtube.com/Vidi.Aldiano)

    Engkau yang melembutkan hati ini
    Sejak pertama ku genggam jemarimu
    Tahukah di setiap langkahku ini
    Hanya senyumanmu jadi tujuanku

    Pundakmu tak pernah letih
    Tuk membawaku tinggi
    Engkaulah arti cinta selama-lamanya

    Pelukmu mungkin hanya sementara
    Tapi simpan hatiku selamanya
    Pegang tanganku meski sementara
    Tapi simpan hatiku selamanya untukmu

    Simpan hatiku tuk selamanya
    Simpan hatiku tuk selamanya

    Engkaulah tempat teraman di dunia
    Untukku berteduh kalaku terjatuh
    Di setiap waktu saatku mengeluh
    Kau terus berjuang
    Bersimbah peluh

    Kehadiran dirimu
    Jadi pilar kuatku (kau jadi pilar kuatku yeah)
    Engkaulah arti cinta
    Selama-lamanya

    Pelukmu mungkin hanya sementara
    Tapi simpan hatiku selamanya
    Pegang tanganku meski sementara
    Tapi simpan hatiku selamanya untukmu

    Engkaulah tempat teraman di dunia
    Engkaulah arti cinta s'lama-lamanya
    Engkaulah tempat teraman di dunia
    Engkaulah arti cinta s'lama-lamanya

    Pelukmu mungkin sementara
    Hatiku selamanya

  2. 2. Makna lagu Pelukmu Sementara, Hatiku Selamanya - Vidi Aldiano

    cuplikan video klip Pelukmu Sementara, Hatiku Selamanya - Vidi Aldiano
    cuplikan video klip Pelukmu Sementara, Hatiku Selamanya - Vidi Aldiano (youtube.com/Vidi.Aldiano)

    Lagu “Pelukmu Sementara, Hatiku Selamanya” dari Vidi Aldiano menggambarkan kasih sayang mendalam kepada orang-orang terdekat. Liriknya menyiratkan bahwa kehadiran seseorang mungkin tidak selalu abadi, tetapi cinta dan kenangan hangat yang mereka berikan bisa tersimpan di hati, sejalan dengan pesan Vidi yang mempersembahkan lagu ini untuk inner child-nya.

    "Raga mungkin hanya sementara, namun rasa kasih dan sayang inginku simpan selamanya. Untuk inner child-ku, dan semua orang yang ku sayangi, this one is for you," tulis Vidi Aldiano dalam unggahannya di Instagram pada 12 Juli 2025 lalu.

  3. 3. Lagu Pelukmu Sementara, Hatiku Selamanya jadi soundtrack Musikal Keluarga Cemara

    cuplikan video klip Pelukmu Sementara, Hatiku Selamanya - Vidi Aldiano
    cuplikan video klip Pelukmu Sementara, Hatiku Selamanya - Vidi Aldiano (youtube.com/Vidi.Aldiano)

    Lagu “Pelukmu Sementara, Hatiku Selamanya” resmi dirilis pada 12 Juni 2025 dan dapat didengarkan di berbagai platform musik digital. Lagu ini juga menjadi bagian dari proyek kolaborasi dengan Musikal Keluarga Cemara serta digunakan sebagai salah satu soundtrack dari kisah keluarga populer tersebut.

    Selain itu, lagu ini menjadi salah satu karya resmi terakhir yang dirilis oleh Vidi Aldiano sebelum ia meninggal dunia pada 7 Maret 2026. Ia menghembuskan napas terakhir di usia 35 tahun setelah melawan penyakit kanker ginjal.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More