Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Macklemore Tak Diajak Tur Ed Sheeran Selanjutnya Usai Serukan Free Palestine

Macklemore Tak Diajak Tur Ed Sheeran Selanjutnya Usai Serukan Free Palestine
potret Macklemore (Instagram.com/macklemore)
  • Macklemore dicoret sebagai opening act sisa tur “Loop Tour” Ed Sheeran di Amerika Serikat setelah sejumlah venue menyatakan tidak akan menggelar konser jika ia tetap masuk lineup.
  • Keputusan promotor muncul setelah Macklemore menyerukan “Free Palestine”, menampilkan kehancuran Gaza, dan membawakan “Hind’s Hall” dalam konser Ed Sheeran di New Jersey.
  • Ed Sheeran belum berkomentar; Macklemore mengonfirmasi pencoretan lewat Instagram dan menegaskan dirinya, Ed Sheeran, serta Pink bukan korban dari konsekuensi pernyataan tersebut.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Macklemore tidak lagi menjadi bagian dari sisa rangkaian tur Ed Sheeran di Amerika Serikat. Rapper tersebut dicoret dari posisi sebagai opening act setelah sejumlah venue disebut menolak menggelar konser jika ia masih masuk dalam lineup.

Keputusan tersebut diambil setelah Macklemore menyampaikan sejumlah pernyataan pro-Palestina, termasuk menyerukan “Free Palestine” saat tampil dalam konser Ed Sheeran di MetLife Stadium, New Jersey pada awal September lalu.

  1. 1. Macklemore ungkap tak lagi diajak jadi opening act di sisa tur Ed Sheeran

    Potret Macklemore yang diunggah melalui akun Instagram @macklemore, menampilkan wajah musisi tersebut dalam sebuah foto.
    potret Macklemore (Instagram.com/macklemore)

    Rapper Macklemore dipastikan tidak lagi menjadi bagian dari sisa rangkaian “Loop Tour” Ed Sheeran di Amerika Serikat. Hal tersebut dikonfirmasi oleh Messina Touring Group selaku promotor tur melalui pernyataan kepada Rolling Stone.

    Messine Touring Group menyebut keputusan ini diambil setelah promotor mendapat pemberitahuan dari sejumlah venue yang disebut tidak akan mengizinkan konser berlangsung jika Macklemore masih masuk dalam lineup.

    “Kami mendapat pemberitahuan dari venue terkait jadwal tur di Amerika Serikat mendatang bahwa mereka tidak akan mengizinkan konser berlangsung jika Macklemore menjadi bagian dari lineup,” kata Messina Touring Group kepada Rolling Stone.

    Alhasil, setelah berdiskusi dengan sejumlah pihak terkait, mereka pun sepakat Macklemore dikeluarkan dari lineup untuk pertunjukan yang tersisa. Sebelumnya, Macklemore sendiri dijadwalkan tampil dalam 8 dari 10 konser yang masih tersisa dalam rangkaian tur Ed Sheeran di Amerika Serikat. Tur tersebut akan kembali digelar pada 19 September 2026 di Philadelphia.

  2. 2. Belum ada pernyataan dari Ed Sheeran

    Potret rapper Amerika Macklemore dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, @macklemore.
    potret Macklemore (Instagram.com/macklemore)

    Dari delapan pertunjukannya sebagai opening act yang masih tersisa dalam rangkaian “Loop Tour” Ed Sheeran di Amerika Serikat, Macklemore seharusnya tampil di tujuh venue. Ketujuh venue tersebut berada di Philadelphia, Foxborough, Atlanta, Indianapolis, Charlotte, Arlington, serta Tampa, dengan detail sebagai berikut.

    • Lincoln Financial Field, Philadelphia, Pennsylvania — 19 September 2026
    • Gillette Stadium, Foxborough, Massachusetts — 25 dan 26 September 2026
    • Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, Georgia — 3 Oktober 2026
    • Lucas Oil Stadium, Indianapolis, Indiana — 10 Oktober 2026
    • Bank of America Stadium, Charlotte, North Carolina — 17 Oktober 2026
    • AT&T Stadium, Arlington, Texas — 24 Oktober 2026
    • Raymond James Stadium, Tampa, Florida — 7 November 2026

    Namun, hingga artikel ini diterbitkan, hanya Robert Kraft, pemilik venue Gillette Stadium yang telah mengonfirmasi bahwa Macklemore tidak akan tampil di venue tersebut. Kraft mengatakan keputusan itu berkaitan dengan tindakan terbaru Macklemore, materi yang disampaikan dari atas panggung saat konser Ed Sheeran di New Jersey, serta riwayat pernyataan dan penggunaan citra yang menurutnya antisemit dan menyinggung komunitas Yahudi.

    Di sisi lain, Ed Sheeran juga belum memberikan pernyataan langsung mengenai keputusan Macklemore tidak lagi menjadi bagian dari sisa “Loop Tour” di Amerika Serikat.

  3. 3. Macklemore serukan “Free Palestine” di tur Ed Sheeran

    Tangkapan layar unggahan Instagram dari akun Macklemore yang dibagikan melalui platform media sosial Instagram.
    postingan Macklemore (Instagram.com/macklemore)

    Macklemore sebelumnya telah tampil dalam dua konser Ed Sheeran di MetLife Stadium, New Jersey, pada 4 dan 5 September 2026. Dalam kedua penampilannya, rapper asal Seattle tersebut menyuarakan dukungan terhadap masyarakat Palestina di Gaza dan Tepi Barat.

    Pada konser pertama, Macklemore menyerukan “Free Palestine”, menampilkan gambar kehancuran di Gaza, serta membawakan lagu “Hind’s Hall” yang terinspirasi dari aksi demonstrasi pro-Palestina di Columbia University. Pada konser kedua, ia pun kembali menyerukan “Free Palestine”. Macklemore juga menyampaikan kepada penonton Yahudi bahwa kritik terhadap Israel dan penolakan terhadap apartheid maupun genosida tidak ditujukan kepada mereka. Menurutnya, pesan yang ingin disampaikan adalah tentang perdamaian serta kesetaraan bagi seluruh manusia.

    Pernyataan Macklemore tersebut kemudian mendapat kritik dari sejumlah kelompok pro-Israel. Israeli American Council bahkan meluncurkan petisi yang mendesak Ed Sheeran mengeluarkannya dari sisa tur.

    Tak lama setelah kontroversi tersebut, promotor Ed Sheeran di Amerika Serikat mengonfirmasi kepada Rolling Stone bahwa Macklemore tidak akan tampil dalam sisa jadwal tur.

    Tak lama setelah dikabarkan dicoret dari tur Ed Sheeran, Macklemore juga buka suara melalui Instagram. Ia mengonfirmasi keputusan tersebut dan menegaskan bahwa dirinya, Ed Sheeran, maupun Pink, yang sempat ikut disorot bukanlah korban.

    “Menurutku, hal ini penting untuk disampaikan saat ini. Aku bukan korban. Ed Sheeran bukan korban. Pink juga bukan korban. Kami memiliki karier, uang, kesempatan, keamanan, dan audiens di seluruh dunia. Apa pun konsekuensi yang kami hadapi atas apa yang kami katakan, kami tetap bisa pulang ke keluarga kami.”

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More