5 Musuh Kuat Spider-Man yang Nyaris Terlupakan, padahal Berbahaya

- Lima musuh Spider-Man seperti Morlun, Jackal, Alistair Smythe, Black Tarantula, dan Beetle pernah jadi ancaman besar namun kini jarang dibicarakan oleh penggemar komik Marvel.
- Morlun sebagai vampir multidimensi, Jackal dengan teknologi kloningnya, serta Smythe pencipta Spider-Slayer menunjukkan sisi ilmiah dan kompleks dari lawan-lawan Spider-Man.
- Black Tarantula yang berubah menjadi sekutu Daredevil dan Beetle dengan armor canggihnya menambah variasi karakter kuat yang perlahan terlupakan di balik popularitas villain utama.
Peter Parker alias Spider-Man bisa dibilang sebagai salah satu superhero Marvel dengan jajaran musuh ikonik. Mulai dari ilmuwan berlengan delapan, manusia pengendali listrik, hingga alien simbiot, semuanya pernah menjadi ancaman bagi manusia laba-laba. Gak banyak superhero yang mempunyai deretan musuh dengan tingkat popularitas yang mampu menyaingi sang pahlawan.
Semakin banyak musuh yang dimiliki seorang superhero, semakin besar pula kemungkinan sebagian dari mereka akan terlupakan. Padahal, mereka memiliki kemampuan yang membuat Spider-Man tak bisa menganggap remeh kemunculannya. Kira-kira siapa saja musuh sang manusia laba-laba berbahaya yang kini hampir terlupakan?
1. Morlun mempunyai latar belakang yang terlalu kompleks

Dari penampilan, Morlun mungkin bakal mengingatkanmu pada Morbius karena sama-sama berkulit pucat dan mengenakan jas. Bedanya, Morbius memperoleh kekuatannya lewat eksperimen ilmiah, sementara Morlun merupakan vampir multidimensi dari keluarga The Inheritors yang memburu para Spider-Totem, sebutan untuk individu dari berbagai semesta yang memiliki kekuatan laba-laba. Dia memulai debutnya dalam komik The Amazing Spider-Man #30 (2001) dan berkali-kali nyaris membunuh Spider-Man, salah satunya dalam peristiwa The Other ketika Morlun mencungkil salah satu mata sang superhero.
Morlun dan keluarga The Inheritors pernah memaksa berbagai varian Spider-Man bersatu demi menghentikan mereka dalam peristiwa ikonik Spider-Verse. Terlepas dari rekam jejaknya sebagai musuh Spider-Man paling mematikan, dia justru kurang dikenal bagi yang tidak mengikuti perkembangan komik Marvel. Salah satu alasannya adalah konsep Spider-Totem yang menjadi latar belakang Morlun tergolong terlalu rumit untuk sekelas fans kasual.
2. Jackal, villain Spider-Man yang lebih sering beraksi di balik layar

Spider-Man kerap berhadapan dengan musuh yang memiliki kecerdasan luar biasa di bidang sains, salah satunya Dr. Miles Warren yang biasa dikenal sebagai Jackal. Muncul perdana dalam Amazing Spider-Man #31 (1965), Jackal termasuk salah satu musuh tertua yang pernah dihadapi oleh sang manusia laba-laba. Alih-alih mengandalkan kekuatan fisik, dia memanfaatkan kecerdasan dan keahliannya dalam teknologi kloning untuk menyulitkan Spider-Man.
Tahu Clone Saga, salah satu alur cerita dalam komik Spider-Man yang disebut-sebut sebagai yang paling kontroversial? Dalam cerita ini, Jackal dikisahkan memanfaatkan teknologi kloning untuk menciptakan kekacauan hingga membuat Peter Parker meragukan apakah dirinya benar-benar yang asli atau hanya seorang klon. Namun, karena Clone Saga lebih sering dikenang karena alur cerita yang menuai polemik dan peran Jackal yang cenderung berada di balik layar, dia pun kalah pamor dengan musuh-musuh Spider-Man lainnya.
3. Alistair Smythe merupakan ilmuwan yang menciptakan Spider-Slayer

Selain Miles Warren alias Jackal, Alistair Smythe merupakan salah satu musuh Spider-Man yang berasal dari kalangan ilmuwan. Dia pertama kali muncul dalam Amazing Spider-Man Annual #19 (1985) sebagai putra Spencer Smythe yang pernah menciptakan Spider-Slayer, robot yang dirancang untuk memburu Spider-Man. Mewarisi kejeniusan di bidang robotika dan sibernetika, Alistair memutuskan meneruskan penelitian sang ayah dengan mengembangkan Spider-Slayer yang lebih kuat dan canggih.
Alistair sebenarnya pernah menjadi antagonis utama dalam peristiwa Invasion of the Spider-Slayers ketika dia menurunkan pasukan Spider-Slayer dalam jumlah besar sekaligus mengubah dirinya menjadi cyborg bernama Ultimate Spider-Slayer. Dia bahkan sempat tampil dalam Spider-Man: The Animated Series (1994—1998) sebagai anak buah Wilson Fisk alias Kingpin. Meski sempat menjadi ancaman besar, pamor Alistair perlahan meredup setelah era 1990-an karena karakternya minim pengembangan dan terlalu melekat dengan Spider-Slayer.
4. Black Tarantula, musuh Spider-Man yang beralih menjadi rekan Daredevil

Black Tarantula mungkin bisa menjadi pesaing sengit Kingpin dan Tombstone kalau dia tidak beralih menjadi seorang antihero. Pertama kali muncul dalam Amazing Spider-Man #419 (1996), Black Tarantula, atau dikenal dengan nama asli Carlos LaMuerto, dikenal sebagai seorang gembong kriminal yang menguasai berbagai sindikat kejahatan di Amerika Selatan serta sebagian Eropa.
Black Tarantula memiliki kecepatan, daya tahan, kemampuan penyembuhan, serta keahlian bela diri yang jauh melampaui manusia normal. Spider-Man bisa saja sudah tewas di tangan Black Tarantula kalau dia tidak mengetahui sang manusia laba-laba sedang mencari seorang anak yang diculik, sehingga membuatnya memilih untuk mengampuninya.
Memasuki pertengahan 2000-an, Black Tarantula justru lebih sering terlibat dalam cerita Matt Murdock alias Daredevil, seperti The Devil in Cell-Block D ketika dia membantu sang vigilante menumpas para penjahat di Hell's Kitchen serta Shadowland yang menampilkannya sebagai salah satu tangan kanan Daredevil ketika memimpin The Hand. Alhasil, tak sedikit fans Marvel yang lebih mengenalnya sebagai sekutu Daredevil ketimbang lawan Spider-Man.
5. Beetle, Iron Man dari dunia kriminal yang mempunyai banyak identitas

Bayangkan di antara jajaran musuh Spider-Man, ada seorang villain yang mengenakan armor canggih layaknya Iron Man. Dialah Beetle yang mencatat debutnya dalam Strange Tales #123 (1964). Identitas Beetle pertama kali digunakan oleh Abner Jenkins, seorang mantan mekanik yang beralih menjadi kriminal dengan mengandalkan armor yang dipersenjatai dengan senjata canggih.
Sepanjang kiprahnya, Jenkins pernah mendirikan Sinister Syndicate yang beranggotakan sejumlah musuh Spider-Man kelas B, bergabung dengan Masters of Evil, hingga akhirnya bertobat sebagai anggota Thunderbolts. Setelah meninggalkan identitas Beetle, armor tersebut digunakan oleh Leila Davis yang bertekad membalas dendam kepada sang manusia laba-laba. Pergantian identitas Beetle yang silih berganti tanpa ada penerus yang menyamai pamor Jenkins membuat Iron Man versi kriminal ini perlahan terlupakan.
Green Goblin, Doctor Octopus, Venom, dan Lizard, memang menjadi musuh Spider-Man yang paling terkenal. Namun, di balik popularitas mereka, ada sejumlah villain yang hampir terlupakan walau pernah membuat superhero ikonik Marvel ini pusing tujuh keliling. Dari kelima nama tadi, adakah yang masih kamu ingat?























