Keeper bertugas menjaga gawang. Ia mirip seperti kiper dalam sepak bola. Tiap tim hanya memiliki satu Keeper dan tugasnya adalah mencegah Chaser lawan mencetak gol.
Oliver Wood, kapten Quidditch Gryffindor pada masa Harry Potter sekolah di Hogwarts, adalah salah satu Keeper populer dalam cerita Harry Potter. Ron Weasley, sahabat Harry, yang menjadi Keeper pada tahun kelima salah satu lainnya.
Tiap tim juga memiliki tiga Chaser yang bertugas melempar Quaffle ke gawang lawan. Mereka harus saling mengoper bola sambil menghindari Bludger dan bertahan di atas sapu. Menariknya, posisi Chaser menjadi posisi tertua dalam Quidditch karena permainan ini dulunya hanya berfokus pada urusan mencetak gol.
Gryffindor pernah punya Chaser berbakat dalam diri Ginny Weasley. Saudari kandung Ron itu bermain di sana pada masa sekolahnya di Hogwarts. Setelah lulus, dia bahkan terjun ke dunia Quidditch profesional, lalu menjadi editor olahraga di Daily Prophet.
Selain Keeper dan Chaser, ada Beater yang bertugas melindungi rekan setim dari serangan Bludger. Tiap tim memiliki dua Beater yang menggunakan pemukul untuk mengarahkan Bludger kepada pemain lawan. Posisi ini sangat menuntut keseimbangan tubuh. Kadang mereka harus melepas kedua tangan dari sapu di tengah pertandingan.
Sebagai contoh, Fred dan George Weasley pernah menjadi Beater andalan Gryffindor di Hogwarts. Mereka dikenal sebagai pemain yang berbakat dan agresif. Fred dan George biasanya bertugas melindungi Harry Potter sebagai Seeker dari serangan Bludger.
Seeker ini biasanya anggota tim dengan tubuh paling ringan dan dengan gerakan paling cepat, yang tugas utamanya adalah menangkap Golden Snitch untuk mengakhiri pertandingan. Terdengar glamor memang, tetapi ia juga merupakan pemain yang paling sering menjadi sasaran pelanggaran. Bahkan, dalam buku The Beaters Bible karya Brutus Scrimgeour, aturan nomor satu berbunyi: "Habisi Seeker-nya!". Tidak heran Harry, yang bermain sebagai Seeker, sering menjadi sasaran Bludger sehingga Fred dan George perlu melindunginya.