Upin & Ipin selalu menghadirkan episode spesial Ramadan dan Idulfitri yang bisa ditonton di setiap musimnya. Sayangnya, hal ini berbeda dengan episode tentang Iduladha yang tidak selalu hadir di setiap musimnya. Bahkan, animasi ini tidak punya banyak episode dengan tema tersebut.
4 Karakter Upin & Ipin yang Pernah Berkurban, Suka Berbagi

- Episode 'Amal Jariah' di musim 11 Upin & Ipin menampilkan suasana Iduladha dan beberapa karakter yang ikut berkurban di Kampung Durian Runtuh.
- Azzarudin, Kak Ros, Abang Salleh, dan Opah digambarkan sebagai tokoh dermawan yang rela menyisihkan rezeki untuk berkurban dengan cara masing-masing.
- Kisah keempat karakter ini menunjukkan nilai ketaatan dan kepedulian sosial yang menjadi pesan moral utama dalam perayaan Iduladha versi Upin & Ipin.
Satu episode Upin & Ipin yang membahas perayaan Iduladha adalah “Amal Jariah” dari musim 11. Selain menampilkan persiapan dan keseruan Iduladha, episode ini juga menampilkan beberapa karakter yang ikut berkurban. Kira-kira, siapa saja karakter Upin & Ipin yang pernah berkurban, ya? Cek di sini, yuk!
1. Azzarudin

Ketika Tok Dalang berkumpul bersama Pak Samad dan Azzarudin di musala, mereka membahas persiapan kurban yang tidak lama lagi akan berlangsung. Tok Dalang menjelaskan bahwa persiapan kurban sudah sempurna. Mulai dari penyembelih binatang kurban, panitia pemotong daging, sampai kupon penerima daging kurban pun sudah tersedia.
Sayangnya, sapi kurban tahun itu berkurang dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang selalu dalam jumlah banyak. Mendengar hal ini, Azzarudin seketika berencana menambahkan lagi 3 ekor sapi kurban. Hal ini tentu bukan sesuatu yang aneh, mengingat ayah Ehsan ini adalah crazy rich Kampung Durian Runtuh yang suka berbagi.
2. Kak Ros

Meski masih duduk di bangku SMA, kamu pasti tahu kalau Kak Ros sudah punya penghasilan sendiri, yang ia dapatkan baik itu dari bisnis kue kering, berjualan nasi lemak, atau pekerjaan lainnya. Di samping untuk membantu ekonomi keluarga, Kak Ros juga menyisihkan sebagian uangnya supaya bisa berkurban.
Kak Ros sendiri telah menjadi peserta tabungan kurban yang mengharuskannya membayar sebesar 10 ringgit setiap bulannya. Uang Kak Ros yang terkumpul ini nantinya akan digunakan untuk membeli satu bagian tubuh dari sapi kurban.
3. Abang Salleh

Abang Salleh adalah sosok pekerja keras yang sukses di usia muda. Ia sendiri terbilang sebagai orang kaya di lingkungan Kampung Durian Runtuh. Meski begitu, Abang Salleh bukanlah orang yang pelit, melainkan sebaliknya. Salah satu buktinya adalah dari penuturannya ketika ia diingatkan oleh Tok Dalang untuk ikut menjadi peserta kurban.
Mendengar perkataan Tok Dalang, Abang Salleh pun menjelaskan bahwa ia sudah lama mendaftar sebagai peserta kurban. Bahkan, Abang Salleh mengaku telah berulang kali berkurban. Sepertinya inilah alasannya mengapa ia murah rezeki. Namun, berbeda dengan Kak Ros yang sistemnya menabung, Abang Salleh akan membayar uang kurban secara sekaligus.
4. Opah

Sebagai orang yang mengurus persiapan kurban di Kampung Durian Runtuh, salah satu tugas Tok Dalang adalah mencari peserta kurban. Ia membagikan formulir data diri bagi yang mau mendaftar menjadi peserta kurban. Nah, Opah menjadi salah satu yang ditawari oleh Tok Dalang.
Ketika Tok Dalang menyodorkan formulir pendaftaran, Opah tampak menolak untuk mengisi formulir tersebut. Bukan tanpa alasan, hal ini karena Opah sudah lebih dulu terdaftar sebagai peserta kurban sama seperti Kak Ros.
Diceritakan sebagai muslim yang mampu, empat karakter Upin & Ipin di atas tidak lupa untuk menjalankan ibadah yang sangat dianjurkan tersebut. Selain sebagai ketaatan, berkurban juga merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap sesama. Adanya karakter Upin & Ipin yang pernah berkurban ini mampu menjadi contoh baik bagi penonton. Setuju?



















