Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Penjahat Anime yang Seharusnya Menang jika Tidak Lengah
Sosuke Aizen kehilangan kekuatannya. (dok. Pierrot/Bleach)
  • Dio, Light Yagami, Father, Aizen, dan Meruem sebenarnya punya peluang menang besar, tapi kalah karena kelengahan atau kesombongan.

  • Mereka terlalu percaya diri atau meremehkan lawan sehingga memberi celah untuk dikalahkan.

  • Penjahat terkuat ternyata bisa kalah jika tidak waspada.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Dalam banyak anime, para pahlawan sudah ditakdirkan untuk menang sejak awal. Tak peduli seberapa kuat musuh mereka, para pahlawan akan menemukan cara untuk memenangkan pertarungan. Meski memang tidak selamanya penjahat kalah, pahlawan memegang peluang kemenangan yang lebih tinggi.

Sementara itu, ada juga penjahat yang seharusnya menang. Namun, entah karena terlalu sombong atau percaya diri, mereka tetap berakhir dikalahkan oleh pahlawan. Siapa saja karakternya?

1. Dio Brando (JoJo's Bizarre Adventure: Stardust Crusaders)

karakter Dio Brando (dok. David Production/JoJo's Bizarre Adventure: Stardust Crusaders)

Dio Brando jadi satu-satunya karakter yang berperan sebagai penjahat utama dalam dua seri JoJo, tepatnya Phantom Blood dan Stardust Crusaders. Dalam Phantom Blood, Dio berhasil menang dengan mengalahkan Jonathan Joestar. Ketika dirinya kembali dalam Stardust Crusaders, Dio juga seharusnya bisa menang sekali lagi.

The World milik Dio memiliki kemampuan untuk menghentikan waktu. Kekuatan tersebut sebenarnya sudah cukup untuk mengalahkan Jotaro Kujo. Namun, Dio malah membuang-buang waktu sehingga memberi kesempatan bagi Jotaro untuk mengalahkan Dio.

2. Light Yagami (Death Note)

Light Yagami (dok. MADHOUSE/Death Note)

Selama pertarungannya dengan L, Light Yagami selalu berhati-hati dalam mengambil keputusan. Rencananya sangat matang sehingga Light dapat mengantisipasi kemungkinan terburuk yang akan terjadi. Hal ini yang berhasil membuat detektif terbaik di dunia kesulitan untuk membongkar identitas Light.

Namun, Light berbeda setelah dirinya mengalahkan L. Light terlalu percaya diri pada kepintarannya sehingga dirinya mengambil langkah gegabah. Alhasil, Light malah membuka celah bagi Near untuk membongkar identitasnya.

3. Father (Fullmetal Alchemist: Brotherhood)

Father menciptakan miniatur Matahari. (dok. Bones/Fullmetal Alchemist: Brotherhood)

Setelah berhasil melakukan Transmutasi Manusia di Amestris, Father memang sudah berada di puncak kekuatannya. Bagaimana tidak, Father bahkan dapat menciptakan miniatur Matahari dengan tangannya. Pada titik ini, Father nyaris sama sekali tidak bisa dikalahkan.

Namun, Father terlalu sombong dengan menganggap dirinya sudah menjadi Tuhan. Tanpa ia sadari, Van Hohenheim sudah merancang rencana panjang untuk menusuknya dari belakang. Ketika Father kehilangan kekuatannya, dirinya panik karena kewalahan dengan sekutu Ed.

4. Sosuke Aizen (Bleach)

Sosuke Aizen (dok. Pierrot/Bleach)

Kasus Sosuke Aizen sebenarnya tidak berbeda jauh dengan Father. Selama ratusan tahun, Aizen menulis skenario untuk mengkhianati Soul Society dan mencuri Hogyoku. Berkat kegeniusannya, Aizen berhasil melancarkan rencananya dan tidak pernah ada orang yang mencium bau kejahatannya.

Aizen seharusnya sudah tidak terkalahkan setelah dirinya menyatu dengan Hogyoku. Namun, kesombongan Aizen akhirnya membuat Hogyoku berbalik mengkhianati Aizen. Hingga akhirnya, Aizen berhasil dikalahkan oleh Ichigo Kurosaki.

5. Meruem (Hunter x Hunter)

Meruem (dok. MADHOUSE/Hunter x Hunter)

Sejauh ini, Meruem masih merupakan penjahat paling kuat yang pernah muncul dalam seri Hunter x Hunter. Meruem sendiri merupakan Raja Chimera Ant yang terlahir sebagai puncak evolusi Chimera Ant. Kekuatan Meruem sendiri sudah tidak tertandingi, bahkan sejak dirinya dilahirkan.

Dalam pertarungan melawan Isaac Netero, Meruem seharusnya bisa saja langsung menghabisi kakek tua tersebut. Namun, Meruem terlalu percaya diri dengan kekuatannya, sehingga sang Raja Chimera Ant membiarkan Netero mendaratkan beberapa serangan fatal. Lanntas, Meruem pun sama sekali tidak mengantisipasi bom bunuh diri Netero.

Kelima penjahat di atas seharusnya bisa saja mengalahkan para pahlawan dengan mudah. Namun, kekuatan yang besar kadang membuat lengah. Itu sebabnya, mereka malah berakhir dihabisi lawan. Jadi, bagaimana menurutmu?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorYudha ‎

Related Article