Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Penjelasan Ending Film Avatar Aang: The Last Airbender 2026
cuplikan film Avatar Aang: The Last Airbender (dok. Paramount+)

Setelah kesuksesan seri live-action, cerita dari dunia animasi Avatar terus berlanjut. Paramount baru saja merilis film berjudul Avatar Aang: The Last Airbender, yang merupakan sekuel langsung dari seri animasinya yang dirilis pada 2005 lalu.

Kali ini, Tim Avatar yang berisi Aang, Katara, Sokka, Zuko dan Toph sudah dewasa. Setelah mengakhiri 100 tahun masa perang, Republic City yang mereka bangun hidup dalam kedamaian. Dalam usahanya mengumpulkan artefak-artefak suku pengendali angin, sang Avatar diserang oleh kelompok pemberontak bernama The Denied yang ingin mencuri sebuah peta menuju tongkat milik Sonam, seorang Avatar yang lama terlupakan.

Dalam perjalanan mengejar Denied, Aang tak sengaja menyelamatkan Tagah si pengendali angin yang sudah membeku selama ribuan tahun. Sama-sama ingin mencari tongkat Avatar Sonam untuk kepentingan masing-masing, bagaimana cerita Avatar Aang: The Last Airbender berakhir?

1. Aang menghancurkan tongkah Avatar Sonam karena gak ada yang bisa mengendalikan kekuatan tongkat tersebut

cuplikan film Avatar Aang: The Last Airbender (dok. Paramount+)

Tagah adalah simbol harapan bagi Aang. Setelah bertahun-tahun merasa bersalah karena sukunya punah, Aang sedikit lega karena dia bukan pengendali angin terakhir, masih ada Tagah. Namun, Tagah bukanlah orang baik seperti yang dipikirkan Aang dan kawan-kawan. Awalnya terlihat membantu menuntun ke lokasi tongkat Sonam yang tersembunyi, ternyata Tagah hanya memanfaatkan Aang karena cuma Avatar yang bisa membuka kunci lokasi tongkat tersebut.

Dalam pertarungan epik di Republic City yang nyaris dihancurkan, Tagah berhasil merebut kuasa tongkat dari Aang. Memukulnya ke tanah dan membuat tongkat itu mentransfer kekuatan yang sangat besar, mengubahnya jadi monster yang tak tertandingi.

Memanfaatkan kekuatan Avatar State, Aang berusaha keras merebut tongkat tersebut. Bahkan setelah dikuasai oleh Aang sekalipun, kekuatan baik sang Avatar gak bisa melawan kekuatan tongkat tersebut. Membuat Aang berubah jadi sosok yang meledak-ledak dan nyaris membunuh Tagah tanpa kontrol. Setelah menemui celahnya, Aang akhirnya menghancurkan tongkat itu berkeping-keping. Aang merasa gak ada satu orangpun yang bisa menguasai tongkat ini dengan kekuatan baik kecuali Sonam seorang. Sehingga dengan menghancurkannya, Aang menyelamatkan tongkat ini dari kekuasaan orang-orang serakah dan pendendam seperti Tagah.

2. Tagah ikut mati saat tongkat Sonam dihancurkan. Kenapa?

cuplikan film Avatar Aang: The Last Airbender (dok. Paramount+)

Orang jahat seperti Tagah memang layak untuk mati. Tapi itu bukan hal yang pernah terlintas di pikiran seorang Avatar. Menurut Aang, setiap orang berhak untuk diselamatkan dan diberi kesempatan kedua. Namun sayangnya, ia gak bisa melakukan itu kepada Tagah di film ini.

Tanpa sepengetahuannya, ternyata menghancurkan tongkat Sonam juga ikut merenggut nyawa dari musuhnya. Film ini memang gak menjelaskan secara eksplisit kenapa Tagaha ikut mati ketika tongkat dihancurkan. Namun menurut teori yang berkembang, Tagah mati karena ia sudah mengkonsumsi banyak kekuatan dari tongkat Sonam itu sendiri. Sehingga ketika tongkat itu dihancurkan, kekuatan yang menopang tubuhnya menghilang dan membuatnya lenyap seperti kena snap oleh Thanos.

Aang juga sempat membahas tentang merelakan dan memaafkan sebelum Tagah benar-benar lenyap. Bisa saja lenyapnya murid didik Avatar Sonam itu adalah karena ia telah memaafkan dan merelakan atas dendam dan dukanya terhadap suku Bumi yang membunuh keluarganya.

3. Cuma Kallik dari The Denied yang gak dihukum

cuplikan film Avatar Aang: The Last Airbender (dok. Paramount+)

The Denied menjadi kelompok yang cukup mencuri perhatian di film Avatar Aang: The Last Airbender. Dendam mereka terhadap para pengendali elemen membuat Denied mendukung sisi yang salah. Mereka justru bekerja sama dengan Tagah untuk melawan Tim Avatar di pertarungan terakhir. Gak heran, karena Jie dan kawan-kawan diiming-imingi dengan diberikan kekuatan elemen jika mau bergabung.

Setelah Tagah kalah, kekuatan yang para Denied miliki juga ikut hilang. Beberapa anggota mereka seperti Jie, Hong dan Yuddah ditangkap pihak berwajib dan disuruh melakukan tugas bersih-bersih fasilitas umum di sebuah kota di Kerajaan Bumi.

Cuma Kallik dari Denied yang punya nasib mulus di ending cerita. Setelah diselamatkan Aang di awal cerita, Kallik memutuskan akhirnya memutuskan untuk membantu warga Republic City dari serangan Tagah dan Denied. Di akhir cerita, Kallik diketahui diangkat jadi Air Acolytes dan ikut perjalanan Tim Avatar mencari peninggalan-peninggalan yang bisa diselamatkan.

Avatar Aang: The Last Airbender jadi sekuel yang memuaskan, tentang penggambaran kehidupan dewasa Aang dan kawan-kawan setelah berhasil padamkan 100 tahun api perang berkepanjangan.

Curated For You

Editorial Team

Related Article