3 Pekerjaan Uncle Muthu di Upin & Ipin, Pernah Jadi Tukang Cukur

- Uncle Muthu dikenal sebagai pemilik sekaligus juru masak warung makan di Kampung Durian Runtuh, yang menyediakan beragam menu dan menjadi tempat warga berkumpul.
- Dalam episode “Gunting Rambut”, Uncle Muthu tampil sebagai tukang cukur saat memberi layanan gratis di Tadika Mesra bersama sepupunya, meski kini lebih fokus memasak.
- Sebelum membuka warung, Uncle Muthu bekerja sebagai juru masak kantin pabrik sepatu batik; lokasi pabrik yang terbakar itu kemudian menjadi tempat warungnya berdiri.
Uncle Muthu merupakan salah satu karakter yang sering muncul dalam serial animasi Upin & Ipin. Karakter yang memiliki usaha warung makan di Kampung Durian Runtuh ini dikenal lewat penampilannya yang khas dengan memakai kaus dalam dan sarung, serta kemampuannya memasak berbagai hidangan.
Menariknya, Uncle Muthu ternyata pernah menjalani beberapa pekerjaan, lho. Salah satunya tukang cukur, berikut ini ragam pekerjaan Uncle Muthu di Upin & Ipin.
1. Pemilik warung makan

Uncle Muthu di serial Upin & Ipin (dok. Les' Copaque Production/Upin & Ipin) Uncle Muthu dikenal sebagai pemilik warung makan di Kampung Durian Runtuh. Ia mengelola warungnya sendiri, mulai dari memasak, menyajikan makanan kepada pelanggan, hingga menjadi kasir. Ada beragam menu makanan dan minuman yang tersedia, seperti nasi goreng, mi goreng, ais ABCD, teh tarik, dan ais kepal.
Selain itu, Uncle Muthu juga menerima titipan makanan dari warga untuk dijual di warungnya, seperti nasi lemak dan karipap buatan Kak Ros. Bagi warga Kampung Durian Runtuh, warung ini bukan sekadar tempat makan, tetapi juga menjadi salah satu tempat favorit untuk berkumpul dan berbincang santai.
Uncle Muthu juga pernah mengadakan beberapa acara di warungnya, seperti nobar Piala Dunia dan lomba karaoke yang diikuti oleh warga. Dalam episode “Masak-Masak”, warung tersebut bahkan menjadi lokasi syuting acara masak yang menghadirkan Chef Wan, lho!
2. Tukang cukur rambut

Uncle Muthu di serial Upin & Ipin (dok. Les' Copaque Production/Upin & Ipin) Siapa sangka, Uncle Muthu ternyata pernah menjadi tukang cukur. Momen tersebut diperlihatkan dalam episode “Gunting Rambut” saat Tadika Mesra mengadakan Hari Gunting Rambut Gratis untuk para murid laki-laki.
Menurut Opah, keturunan keluarga Uncle Muthu memang berprofesi sebagai tukang cukur rambut. Namun, Uncle Muthu memilih menjadi juru masak. Meski sudah lama tidak menekuni pekerjaan tersebut, Uncle Muthu masih cukup lihai ketika menggunakan alat-alat cukur. Ia mengaku bahwa dulu sangat pandai memangkas rambut, namun kini lebih terbiasa memasak.
Uncle Muthu tidak datang sendiri. Ia ditemani sepupunya yang saat itu baru akan membuka tempat cukur rambut. Keduanya kemudian memberikan layanan potong rambut gratis kepada murid-murid Tadika Mesra.
3. Juru masak di kantin pabrik

Uncle Muthu di serial Upin & Ipin (dok. Les' Copaque Production/Upin & Ipin) Sebelum membuka warung makan, Uncle Muthu pernah bekerja sebagai juru masak di kantin pabrik sepatu batik yang dulu berada di Kampung Durian Runtuh. Kisah tersebut terungkap dalam episode “Kasut Batik”.
Selain Uncle Muthu, Tok Dalang, Ah Tong, serta ibu Upin dan Ipin juga pernah bekerja di pabrik tersebut. Menurut Tok Dalang, masakan Uncle Muthu sangat lezat dan disukai oleh para karyawan. Suatu hari, pabrik sepatu itu mengalami kebakaran dan tidak pernah dibangun kembali.
Menariknya, warung Uncle Muthu sekarang berada di tempat yang dulu menjadi lokasi pabrik sepatu. Tok Dalang pun mengungkapkan bahwa ia sering datang ke warung Uncle Muthu untuk duduk, makan, dan minum sambil mengobrol karena tempat tersebut mengingatkannya pada kenangan saat masih bekerja di pabrik sepatu batik.
Tiga pekerjaan yang pernah dijalankan Uncle Muthu membuktikan bahwa dirinya sangat multitalenta. Tak hanya piawai memasak, ia juga pernah menjadi tukang cukur rambut. Kini, Uncle Muthu memilih untuk fokus mengelola usaha sekaligus menjadi juru masak di warung miliknya di Kampung Durian Runtuh.




















