Film superhero pernah menjadi jaminan sukses di bioskop. Selama bertahun-tahun, nama besar karakter komik saja sudah cukup untuk menarik jutaan penonton ke layar lebar. Namun, tren itu mulai berubah. Kini, penonton semakin selektif dan hanya mau datang ke bioskop jika sebuah film benar-benar menawarkan kualitas yang layak untuk ditonton.
Hal itulah yang tampaknya dialami Supergirl (2026). Meski membawa salah satu karakter ikonik DC dan dibintangi Milly Alcock, film ini justru mencatat performa box office yang jauh dari harapan.
Lantas, apa sebenarnya yang membuat Supergirl kesulitan menarik perhatian penonton? Berikut lima penyebab yang diduga menjadi faktor utama di balik kegagalannya.
