Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Peran Ikonik Patrick Stewart, Aktor Senior yang Meninggal Dunia

5 min read
5 Peran Ikonik Patrick Stewart, Aktor Senior yang Meninggal Dunia
Patrick Stewart sebagai Professor X (dok. Marvel Studios/Avengers: Doomsday)
  • Patrick Stewart dilaporkan meninggal pada 28 Oktober 2026 di Los Angeles setelah berjuang melawan Alzheimer dan Lewy Body Dementia, menurut juru bicaranya.
  • Kariernya mencakup Sejanus dalam I, Claudius serta Gurney Halleck di Dune, menampilkan kemampuan membawakan karakter ambisius, kompleks, berwibawa, dan humoris.
  • Stewart paling dikenal sebagai Jean-Luc Picard dan Professor X, serta memerankan antagonis Darcy Banker dalam Green Room; peran-peran tersebut mengukuhkan kiprahnya di film dan televisi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Patrick Stewart mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu (28/10/2026) di kediamannya di Los Angeles. Menurut keterangan Kelly Bush Novak, juru bicara sang aktor, kepada The Hollywood Reporter, Stewart meninggal dunia setelah berjuang melawan penyakit Alzheimer dan Lewy Body Dementia (LBD). Kabar kepergiannya sontak menyisakan duka mendalam bagi para sineas dan aktor di Hollywood.

Bagi mereka, Stewart bukan sekadar aktor Hollywood biasa. Pria kelahiran Inggris ini telah menghidupkan banyak tokoh sepanjang kariernya. Untuk mengenang kiprahnya, mari simak kembali penampilan-penampilan Stewart yang paling membekas di industri perfilman melalui beberapa peran ikoniknya berikut ini.

  1. 1. Sejanus menjadi salah satu peran awal Patrick Stewart yang berkesan

    Patrick Stewart sebagai Sejanus
    Patrick Stewart sebagai Sejanus (dok. BBC/I, Claudius)

    Patrick Stewart yang berusia 36 tahun pernah tampil dalam miniseri drama sejarah klasik produksi BBC berjudul I, Claudius (1976). Berlatar era Kekaisaran Romawi yang penuh konflik, Stewart memerankan Lucius Aelius Sejanus, komandan pasukan pengawal Kekaisaran Romawi sekaligus orang kepercayaan Kaisar Tiberius (George Baker). I, Claudius memang bukan penampilan pertama Stewart di dunia akting, tetapi miniseri inilah yang menjadi salah satu pijakan awal sekaligus momen penting baginya dalam menghidupkan karakter dengan kepribadian yang kompleks.

    Sebagai salah satu karakter antagonis, Stewart berhasil membawakan sosok Sejanus yang ambisius. Dia diceritakan licik dan piawai dalam memainkan intrik politik demi menyingkirkan siapa pun yang menghalangi langkahnya. Meskipun hanya tampil dalam 4 dari total 12 episode, sosoknya yang haus kekuasaan dan manipulatif membuat Sejanus menjadi salah satu antagonis yang paling menarik perhatian dalam I, Claudius.

  2. 2. Patrick Stewart pernah menjadi loyalis keluarga Atreides dalam film Dune

    Patrick Stewart sebagai Gurney Halleck
    Patrick Stewart sebagai Gurney Halleck (dok. Universal Pictures/Dune)

    Sebelum diperankan oleh Josh Brolin dalam Dune (2021) garapan Denis Villeneuve, Patrick Stewart sudah lebih dulu membawakan Gurney Halleck dalam film karya David Lynch yang sama-sama mengadaptasi novel fiksi ilmiah populer karya Frank Herbert. Secara garis besar, Halleck dalam kedua film ini digambarkan sebagai sosok yang sangat loyal terhadap keluarga Atreides sekaligus mentor bagi Paul Atreides (Kyle MacLachlan), sang karakter utama. Bedanya, Halleck versi Stewart lebih menonjolkan sisi puitis dan jiwa seninya, sementara versi Brolin cenderung memperlihatkan sisi keras serta seriusnya.

    Sebelum diperankan oleh Stewart, peran Halleck sebenarnya sempat dipercayakan kepada mendiang aktor Amerika Serikat, Aldo Ray, melalui rekomendasi mantan istri yang saat itu menjabat sebagai casting director. Namun, akibat masalah kecanduan alkohol yang mengganggu proses syuting, Ray akhirnya dicoret dan digantikan oleh Stewart. Meski proses pergantiannya sempat diwarnai kesalahpahaman, pembawaan Stewart sebagai Halleck yang berwibawa sekaligus humoris membuat sang sutradara memilih untuk mempertahankannya.

  3. 3. Jean-Luc Picard merupakan peran Patrick Stewart yang paling terkenal

    Patrick Stewart sebagai Jean-Luc Picard
    Patrick Stewart sebagai Jean-Luc Picard (dok. Paramount+/Star Trek: Picard)

    Patrick Stewart pertama kali menampakkan batang hidungnya sebagai Jean-Luc Picard, kapten kapal luar angkasa USS Enterprise-D dari organisasi Starfleet, dalam serial televisi Star Trek: The Next Generation (1987—1994). Setelah cukup lama membintangi serial tersebut, Stewart kemudian membawa Picard ke layar lebar melalui film Star Trek: Generations (1994) yang bercerita tentang pertemuan pertamanya dengan James T. Kirk (William Shatner). Picard pun terus muncul dalam berbagai film dan serial Star Trek selanjutnya, mulai dari Star Trek: First Contact (1996), Star Trek: Insurrection (1998), Star Trek: Nemesis (2002), hingga serial solo yang berjudul Star Trek: Picard (2020—2023).

    Sebagai Picard, Stewart berhasil menunjukkan kualitas aktingnya sebagai aktor papan atas Hollywood. Dia mampu memperlihatkan sosok Picard yang berani, tenang, serta bijaksana ketika berpetualang bersama awak USS Enterprise-D. Makanya, tak heran Picard sering disebut sebagai salah satu karakter paling populer dalam waralaba Star Trek bersama Spock dan Kirk.

  4. 4. Patrick Stewart terjun ke dunia Marvel menjadi Professor X

    Patrick Stewart sebagai Professor X
    Patrick Stewart sebagai Professor X (dok. 20th Century Fox/X-Men: The Last Stand)

    Sisi wibawa dan kebijaksanaan yang melekat pada Jean-Luc Picard kembali ditunjukkan oleh Patrick Stewart ketika memerankan Charles Xavier alias Professor X, seorang mutan ikonik dengan kekuatan telepati. Dia debut dalam film X-Men (2000) dan kemudian kembali lewat X2: X-Men United (2003), X-Men: The Last Stand (2006), X-Men: Days of Future Past (2014), hingga menutup kisahnya secara mengharukan dalam Logan (2017).

    Tak berhenti sampai di situ, Stewart lagi-lagi tampil menjadi mutan berkepala plontos lewat jagat Marvel Cinematic Universe (MCU) sebagai varian, tepatnya dalam film Doctor Strange in the Multiverse of Madness (2023) dan dijadwalkan muncul dalam Avengers: Doomsday (2026).

    Bagi fans Marvel, pemilihan Stewart sebagai Professor X merupakan salah satu keputusan casting terbaik dalam sejarah film superhero. Dia dinilai cocok untuk memainkan sang mutan telepati dari segi penampilan fisik maupun pembawaannya yang nyaris menyerupai sosok Professor X dalam komik. Saking ikoniknya, David Kaye bahkan mengakui penampilan Stewart sebagai salah satu inspirasinya dalam membawakan Professor X dalam serial animasi X-Men: Evolution (2000—2003), lho.

  5. 5. Patrick Stewart menjadi Darcy Banker, antagonis dari film Green Room

    Patrick Stewart menjadi Darcy Banker
    Patrick Stewart menjadi Darcy Banker (dok. A24/Green Room)

    Kalau kamu rindu melihat Patrick Stewart memerankan karakter penjahat, coba tonton Green Room (2015). Film horor thriller garapan Jeremy Saulnier ini bercerita mengenai sekelompok band punk rock yang mendapat undangan untuk tampil di sebuah bar terpencil di Oregon. Namun, kedatangan mereka berubah menjadi mimpi buruk usai menyaksikan sebuah pembunuhan di belakang panggung.

    Dalam film ini, Stewart didapuk untuk memerankan seorang pemimpin kelompok neo-Nazi bernama Darcy Banker. Dia diceritakan berusaha menghilangkan barang bukti sekaligus menyingkirkan anggota band yang menjadi saksi pembunuhan tersebut. Kamu tidak akan melihat sosok Stewart yang tenang dan berwibawa seperti ketika menjadi Jean-Luc Picard dan Professor X, melainkan sosok yang dingin dan menyimpan ancaman besar.

    Tidak banyak aktor yang mampu mempertahankan eksistensinya di Hollywood selama puluhan tahun. Namun, Patrick Stewart berhasil menjadi salah satu di antaranya yang mampu mengukir namanya lewat berbagai peran ikonik, mulai dari komandan pasukan pengawal kekaisaran Romawi hingga mutan dengan kekuatan telepati. Selamat jalan, legenda!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Related Articles

See More