Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Premis Cerita Film Thailand In the Name of Love, Bertabur Bintang Top
poster film In the Name of Love (dok. Black Dragon/In the Name of Love)

In the Name of Love merupakan film Thailand terbaru garapan Black Dragon yang akan segera dirilis. Film yang direncanakan tayang mulai 3 September mendatang ini mendapuk Ink Waruntorn, Mark Prin, dan Gulf Kanawut sebagai pemeran utamanya, lho. Bertabur bintang terkenal, bukan?

Selain para aktor, plot cerita film ini menjadi daya tarik kuat sebab ide ceritanya muncul dari cerita rakyat terkenal. Penasaran seperti apa? Yuk, intip premis cerita film Thailand In the Name of Love di bawah ini. Simak sama-sama sampai selesai, ya!

1. In the Name of Love mengikuti cerita hidup dari seorang perempuan modern bernama Pimmada (Ink Waruntorn) yang sangat menyukai cerita sejarah

cuplikan film In the Name of Love (dok. Black Dragon/In the Name of Love)

2. Ia dan kekasihnya sering sekali mengunjungi museum karena ingin melihat benda bersejarah dengan cerita latar belakang masing-masing

cuplikan film In the Name of Love (dok. Black Dragon/In the Name of Love)

3. Anehnya, setelah pulang dari museum, Pimmada secara ajaib terlempar ke masa lalu pada masa pemerintahan Kerajaan Ayutthaya

cuplikan film In the Name of Love (dok. Black Dragon/In the Name of Love)

4. Pimmada terbangun dalam tubuh perempuan muda bernama Wanthong yang merupakan tokoh penting dalam cerita rakyat Thailand

cuplikan film In the Name of Love (dok. Black Dragon/In the Name of Love)

5. Dalam cerita rakyat, Wanthong dikenal sebagai perempuan yang dihukum mati karena punya dua suami sehingga Pimmada sangat ketakutan

cuplikan film In the Name of Love (dok. Black Dragon/In the Name of Love)

6. Namun, ia bertekad untuk mengubah sejarah dengan tidak menikah demi menyelamatkan nyawanya dari hukuman mati

cuplikan film In the Name of Love (dok. Black Dragon/In the Name of Love)

7. Namun, saat sudah bertekad, Pimmada justru bertemu dengan Khun Paen (Mark Prin) yang wajahnya sangat mirip dengan kekasih Pimmada

cuplikan film In the Name of Love (dok. Black Dragon/In the Name of Love)

8. Pimmada juga tak bisa mengendalikan perasaannya ketika ia bertemu dengan seorang prajurit bernama Khun Chang (Gulf Kanawut)

cuplikan film In the Name of Love (dok. Black Dragon/In the Name of Love)

9. Karena perasaannya sama terhadap dua laki-laki itu, Pimmada sadar kalau ia tak bisa mengubah hasrat Wanthong di dalam dirinya

cuplikan film In the Name of Love (dok. Black Dragon/In the Name of Love)

10. Sadar bahwa hidupnya tak akan luput dari hukuman mati, Pimmada kemudian melawan takdir. Bukan sebagai Wanthong, tetapi ia sebagai perempuan modern

cuplikan film In the Name of Love (dok. Black Dragon/In the Name of Love)

Film ini sendiri terinspirasi dari cerita rakyat Thailand yang berjudul Khun Chang Khun Phaen. Ceritanya sangat menarik karena mengandung kritik sosial pada nilai bermasyarakat Thailand. Walau kini sudah sangat terbuka, masih ada kecenderungan pada nilai-nilai patriarkis. Ceritanya dibalut dengan komedi khas Thailand, tetapi tidak mengurangi esensi kritik sosial di dalamnya. Nantikan film Thailand ini masuk bioskop Indonesia, ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

EditorYudha ‎

Related Article