Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Profil El Haq Latief, Aktor Musikal Indonesia yang Mendunia

Profil El Haq Latief, Aktor Musikal Indonesia yang Mendunia
El Haq Latief saat ditemui pada Minggu (6/9/2026) (IDN Times/Elizabeth Chiquita)
  • El Haq Latief, kelahiran Jakarta 27 Oktober 1995, menempuh perjalanan pendidikan lintas Indonesia, Australia, dan Inggris setelah sempat menghadapi hambatan biaya serta izin kuliah seni.
  • Ia lulus Musical Theatre dari Royal Academy of Music pada 2023 dengan Disney scholarship, lalu debut profesional di West End melalui Cabaret sebagai Helga di Kit Kat Club.
  • Setelah sekitar 800 pertunjukan Cabaret, El Haq bergabung dalam ensemble The Karate Kid The Musical 2026, menjadi koreografer Home Sweet Loan The Musical, dan mendirikan komunitas Jakarta Art House.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Nama El Haq Latief sudah familiar di dunia teater musikal. Talentanya ini membawa dirinya hingga panggung bergengsi West End, London. Aktor asal Indonesia ini bahkan pernah menjadi bagian dari produksi Cabaret di Kit Kat Club, sekaligus menandai debut profesionalnya setelah lulus dari Royal Academy of Music pada 2023.

Perjalanan El Haq menuju panggung internasional tentu tidak terjadi dalam semalam. Berawal dari ketertarikannya pada seni pertunjukan sejak duduk di bangku sekolah, simak biodata dan profilnya di bawah ini!

  1. 1. Biodata El Haq Latief

    El Haq Latief saat ditemui pada Minggu (6/9/2026)
    El Haq Latief saat ditemui pada Minggu (6/9/2026) (IDN Times/Elizabeth Chiquita)
    • Nama: Elhaq Latief
    • Tempat, tanggal lahir: Jakarta, 27 Oktober 1995
    • Instagram: @elhaqlatief_

    El Haq Latief lahir di Jakarta pada 27 Oktober 1995. Saat berusia 11 tahun, ia pindah ke Melbourne, Australia, untuk melanjutkan kehidupan dan pendidikannya di sana. Namun, El Haq akhirnya kembali ke Jakarta pada 2010. Setelah lulus SMA, ia lalu memberanikan diri untuk mencoba meminta izin kuliah jurusan seni.

    Sayangnya rencana tersebut sempat mendapat penolakan. El Haq kemudian mencoba mencari jalan lain dengan mendaftarkan diri ke The American Musical and Dramatic Academy di New York melalui jalur beasiswa. Sayangnya, beasiswa yang didapat tidak cukup untuk menutup keseluruhan biaya pendidikan sehingga rencana tersebut kembali terhambat.

    Kondisi tersebut akhirnya membuat El Haq memilih mengambil jurusan Performing Arts Communication di LSPR. Pilihan tersebut juga menjadi jalan tengah agar dirinya tetap bisa mempelajari dunia seni pertunjukan sekaligus mendapatkan pendidikan yang dianggap lebih aman oleh keluarga.

    “Sebenarnya kalau dari sisi orang tua aku tuh kayak... Udah kamu sekolah bisnis aja gitu. Karena nanti bisa bikin bisnis sendiri. Atau kayak bisa bantu bisnis keluarga. Saya bilang, iya itu sekolah komunikasi kok. Kita bisnis juga. Membisnis juga kok. Bikin event itu juga bisnis. Gimana cara menjual show? Gimana cara menjual brand? Itu kan juga bisnis gitu,” ujar El Haq pada Minggu (6/9/2026).

  2. 2. Perjalanan karier El Haq Latief

    El Haq Latief saat ditemui pada Minggu (6/9/2026)
    El Haq Latief saat ditemui pada Minggu (6/9/2026) (IDN Times/Elizabeth Chiquita)

    Pilihan untuk mengambil komunikasi tidak membuat El Haq meninggalkan dunia seni pertunjukan. El Haq tercatat terlibat dalam sejumlah produksi teater dan musikal. Pengalaman tersebut menjadi modal penting bagi El Haq untuk membangun portofolio sebelum akhirnya kembali mengejar pendidikan teater musikal di Inggris.

    Setelah membangun pengalaman di dunia pertunjukan Indonesia, El Haq akhirnya melanjutkan pendidikan Musical Theatre di Royal Academy of Music (RAM), London. Ia berhasil lulus pada 2023 dan mendapatkan Disney scholarship selama menjalani pendidikan tersebut. Masa pendidikan di RAM juga memberinya kesempatan untuk terlibat dalam berbagai produksi sebagai bagian dari proses pelatihan.

    Setelah lulus dari RAM, perjuangan El Haq berlanjut ke panggung profesional. Salah satu pencapaian terbesarnya adalah ketika ia bergabung dengan produksi Cabaret di West End London. El Haq memerankan Helga, salah satu penari Kit Kat Club.

    Kendati aktif di luar negeri, El Haq masih aktif membangun komunitas teater di Tanah Air. Sebagai founder, ia mendirikan Jakarta Art House sebagai bentuk tugas akhir skripsinya. Tak disangka, usahanya ini berkembang pesat hingga kini sudah memiliki studio sendiri di kawasan Gandaria.

    "Jadi, Jakarta House itu awalnya, itu skripsi aku di LSPR. Aku, emang dari dulu pengen banget bikin kayak suatu komunitas, sih," ujar El Haq.

    Setelah dua tahun pengalaman di Cabaret dengan sekitar 800 show, El Haq sudah memulai membuka jalan bagi proyek internasional berikutnya. Pada 2026, El Haq bergabung sebagai bagian dari ensemble The Karate Kid The Musical. Ia juga kini menjadi salah satu koreografer Home Sweet Loan The Musical, proyek kolaborasi Visinema, Indonesia Kaya, dan Jakarta Art House. Setelah merampungkan koroegrafi untuk pertunjukkan tersebut, El Haq akan kembali untuk melanjutkan tur The Karakte Kid The Musical di Kanada.

  3. 3. Diskografi El Haq Latief

    El Haq Latief saat ditemui pada Minggu (6/9/2026)
    El Haq Latief saat ditemui pada Minggu (6/9/2026) (IDN Times/Elizabeth Chiquita)

    Daftar karya dan pementasan El Haq Latief:

    • The Nutcracker (2009) sebagai Corps de Ballet
    • Nurbaya (2021) sebagai Aktor/Performer
    • Hairspray sebagai Aktor/Performer
    • The Mess We Make sebagai Performer
    • West Side Story sebagai Koreografer
    • What I Did for Love sebagai Aktor/Performer
    • Carousel (2022–2023) sebagai Carnival Boy
    • Jekyll & Hyde (2022–2023) sebagai Nellie
    • Our Town (2022–2023) sebagai George
    • Colored Lights: Kander & Ebb Tribute (2022–2023) sebagai Performer
    • Cabaret (2023–2025) sebagai Helga/Understudy Clifford Bradshaw
    • RepresentAsian: An Evening of Asian Talent (2025) sebagai Performer
    • The Karate Kid – The Musical (2026) sebagai Ensemble
    • Home Sweet Loan The Musical (2026) sebagai Koreografer

    Sukses selalu, El Haq!

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More