Reality Club di acara "Spotify Loud & Clear 2026" di kawasan SCBD, Jakarta, Kamis (25/6/2026) (dok. IDN Times/Shandy Pradana)
Bagi Reality Club, perkembangan teknologi streaming musik telah membawa karya mereka melampaui batas geografis. Grup yang digawangi Faiz Novascotia Saripudin, Fathia Izzati, Era Patigo, dan Nugi Wicaksono itu mengaku sempat tidak percaya ketika melihat data pendengar mereka di Spotify. Siapa sangka, lagu-lagu Reality Club ternyata berhasil menemukan pendengarnya sendiri di berbagai negara, bahkan hingga negara Amerika Latin seperti Chile.
"Dan itu selalu terasa seperti mimpi sampai akhirnya kami melihat datanya, bagaimana orang-orang dari negara-negara lain mendengarkan lagu-lagu kami," kata sang vokalis sekaligus gitaris, Faiz.
Faiz mengaku hal paling mengejutkan baginya adalah kenyataan bahwa musik Reality Club bisa ditemukan oleh pendengar dari berbagai belahan dunia, mulai dari Asia, Eropa, Amerika, hingga Afrika.
"Jadi, bagi saya, hal yang paling mengejutkan adalah bisa ditemukan oleh pendengar di seluruh dunia," ujar Faiz.
Senada dengan sang kakak, Fathia Izzati juga mengaku tak menyangka lagu-lagu Reality Club bisa diterima dengan cepat oleh pasar internasional, khususnya di Amerika Serikat.
"Meskipun kami memang punya target agar musik kami bisa didengar di Amerika Serikat, tapi kami enggak menyangka bisa secepat itu. Itu sangat mengejutkan buat kami," kata Fathia.