Reza Arap Paling Susah Ngarahin Adegan Tepe di Harusnya Horror, Kenapa?

- Reza Arap menyebut Tepe sebagai anggota AAA Clan yang paling sulit diarahkan dalam debutnya sebagai sutradara film layar lebar, Harusnya Horror.
- Tepe kerap berkedip saat berbicara dan dinilai memiliki dialog yang belibet, sehingga Reza harus mengulang adegan singkatnya hingga belasan kali.
- Tepe mengaku sempat mempertanyakan pembagian porsi sembilan anggota AAA Clan, tetapi menilai Reza punya ide pintar meski screentime-nya hanya beberapa adegan.
Jakarta, IDN Times - Reza Arap punya satu pemain di Harusnya Horror yang paling bikin dirinya ekstra sabar saat menggarapnya. Ini menjadi tantangan tersendiri, mengingat Reza baru debut di bangku sutradara film layar lebar. Ditambah lagi ia harus mengarahkan teman-teman AAA Clan yang belum pernah menyentuh dunia akting.
Dari seluruh anggota gengnya yang ikut bermain, nama Tepe disebut sebagai pemain yang paling sulit diarahkan. Ada satu kebiasaan kecil yang membuat pria dengan nama lengkap Reza Oktovian ini harus mengulang adegan sampai belasan kali. Kenapa, ya?
1. Reza Arap menilai Tepe jadi pemain yang paling sulit diarahkan

Reza Arap dalam Gala Premiere film Harusnya Horror pada Kamis (13/8/2026) (IDN Times/Elizabeth Chiquita) Sebagai sutradara, Reza Arap menyesuaikan caranya mengarahkan untuk setiap pemain. Apalagi, Harusnya Horror melibatkan anggota AAA Clan yang mayoritas bukan aktor dan punya karakter serta gaya masing-masing. Ketika ditanya siapa yang paling membutuhkan perhatian ekstra selama proses syuting, Reza langsung menunjuk Tepe.
"Ini berarti siapa yang paling sulit untuk di-direct di antara teman-teman? Yang paling sulit di-direct adalah Tepe," ungkap Reza dalam konferensi pers yang digelar pada Kamis (13/8/2026) di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.
2. Kenapa Tepe jadi pemain yang paling susah diarahkan Reza Arap?

Reza Arap dalam Gala Premiere film Harusnya Horror pada Kamis (13/8/2026) (IDN Times/Elizabeth Chiquita) Salah satu tantangan terbesar Reza saat mengarahkan Tepe datang dari hal yang kelihatannya sepele, yaitu berkedip. Dalam adegan singkatnya di film, Tepe terlalu sering berkedip ketika sedang berbicara. Reza juga menyinggung cara bicara pemilik nama asli Teguh Prakoso ini saat akting cukup sulit diatur.
"Pertama, alasannya karena dia kedip terus. Kita ngulang belasan kali cuma buat nunggu dia kapan dia berhenti ngedip kalau ngomong. And it's true, that's the fact," ujar Reza.
Sambil berkacak pinggang, ia menambahkan, "Sulit, sulit ngomongnya belibet, belum ngedipnya. Sumpah."
3. Tepe soal screen time dirinya di film Harusnya Horror

Tepe dalam Gala Premiere film Harusnya Horror pada Kamis (13/8/2026) (IDN Times/Elizabeth Chiquita) Di sisi lain, Tepe punya cerita sendiri mengenai keterlibatannya dalam Harusnya Horror. Sejak awal Reza menawarkan proyek tersebut, ia sudah memikirkan bagaimana porsi sembilan anggota AAA Clan akan dibagi dalam satu film. Namun, Tepe sendiri tak menyangka mendapatkan porsi yang singkat.
"Jadi awal pada saat Arap bilang ada proyek ini, aku sempat mikir, gimana cara Arap membagi porsi untuk sembilan orang. Karena itu gak mudah untuk membagi porsinya. Tapi ternyata dia punya ide yang cukup jenius menurutku, ide yang cukup pintar, karena gak semua pembagian itu sama rata," ujar Tepe, melontarkan protes tipis-tipis mengenai porsi screentime-nya.
Dalam film tersebut, Tepe muncul sejak awal cerita meski hanya mendapat beberapa adegan. Meski begitu, porsi singkat tersebut cukup mengena di hati penonton. Buat kamu yang penasaran seperti apa akting Tepe sekaligus ingin melihat tantangan Reza saat mengarahkannya, Harusnya Horror bisa disaksikan di bioskop mulai 20 Agustus 2026.
















![[QUIZ] Tim JKT48 Mana yang Jadi Padus Sekolahmu pas Upacara 17 Agustus?](https://image.idntimes.com/post/20260812/1_1c347586-bae2-442d-92c0-53ed2014c7c5.jpg)



