Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Sabrina Carpenter Dikritik Organisasi Hak Asasi Hewan Usai Grammy 2026

potret Sabrina Carpenter
potret Sabrina Carpenter (Instagram.com/peta | Instagram.com/sabrinacarpenter)

Acara puncak Grammy Awards 2026 baru saja digelar. Namun, meski belum 24 jam berlalu, sejumlah momen dari ajang penghargaan musik bergengsi tersebut sudah menuai pro dan kontra. Bahkan salah satunya melibatkan nama Sabrina Carpenter.

Pelantun lagu “Manchild” tersebut menuai kritik keras dari organisasi hak asasi hewan, People for the Ethical Treatment of Animals (PETA) usai penampilannya di panggung Grammy Awards 2026. Dalam hal ini, PETA menyoroti aksi Sabrina yang menggunakan burung merpati hidup dalam penampilan live-nya, yang dinilai tidak etis dan berpotensi membahayakan hewan tersebut.

1. Sabrina Carpenter jadi salah satu penampil di Grammy Awards 2026

potret Sabrina Carpenter
potret Sabrina Carpenter (Instagram.com/sabrinacarpenter)

Sabrina Carpenter menjadi salah satu lineup di panggung musik Grammy Awards ke-68 yang telah sukses digelar di Crypto.com Arena, Los Angeles, Minggu (1/2/2026) malam waktu setempat. Penyanyi berusia 26 tahun tersebut tampil membawakan lagu “Manchild” dengan konsep panggung teatrikal bertema bandara.

Di tengah penampilannya, Sabrina yang tampil percaya diri mengenakan outfit serba putih mendadak mengeluarkan seekor burung merpati putih hidup dari topi yang ia kenakan dan menjadikannya sebagai bagian dari aksi panggungnya.

2. Peta kritik penampilan panggung Sabrina dan merpatinya

postingan PETA
postingan PETA (Instagram.com/peta)

Tak lama setelah penampilan Sabrina Carpenter di ajang Grammy Awards tersebut, organisasi hak asasi hewan People for the Ethical Treatment of Animals (PETA) melayangkan kritik melalui unggahan di akun Instagram resminya. Organisasi yang berdiri sejak 1980 itu mengecam aksi Sabrina yang menggunakan burung hidup dalam penampilan live-nya.

PETA melempar kritik pedas dengan menyebut bahwa membawa burung hidup ke atas panggung Grammy merupakan tindakan yang bodoh sekaligus kejam. Mereka menegaskan, aksi tersebut berpotensi menimbulkan rasa takut dan stres pada burung, yang seharusnya hidup bebas terbang di alam terbuka.

“Hai Sabrina, membawa burung hidup ke atas panggung Grammy itu bodoh, lamban, tidak berguna… dan kejam! Cahaya terang, suara bising, serta penanganan secara langsung dapat menyebabkan rasa takut dan stres pada burung, yang seharusnya hidup bebas terbang di langit terbuka,” tulis Peta dalam postingan di Instagram-nya, @peta.

3. Sebut Sabrina Carpenter kekanak-kanakan

potret Sabrina Carpenter
potret Sabrina Carpenter (Instagram.com/sabrinacarpenter)

PETA juga mengaku tidak menyangka Sabrina Carpenter bisa melakukan aksi tersebut di panggung Grammy Awards. Organisasi tersebut pun secara terang-terangan menyebut Sabrina berperilaku yang kekanak-kanakan.

“Apakah @sabrinacarpenter benar-benar membawa seekor burung ke atas panggung di tahun 2026?! Penyanyi Manchild ini menunjukkan perilaku kekanak-kanakan. Jangan libatkan hewan di #GRAMMYs!,” lanjut PETA.

Kritikan yang dilempar PETA terhadap Sabrina Carpenter ini pun langsung menuai pro dan kontra di media sosial. Sebagian netizen mendukung pernyataan PETA dan menilai bahwa penggunaan hewan hidup di panggung besar seperti Grammy Awards memang tidak pantas dilakukan karena berisiko terhadap keselamatan hewan. Kendati demikian, tak sedikit juga yang membela Sabrina dan menganggap aksi tersebut hanya bagian dari konsep artistik, yang tidak dimaksudkan untuk menyakiti hewan.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Triadanti N
EditorTriadanti N
Follow Us

Latest in Hype

See More

11 Aktor Top India Ini Belum Pernah Jadi Aktor Terbaik Zee Cine Awards

02 Feb 2026, 23:33 WIBHype