Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Kenapa Naga Langit Ogah Makan Buah Iblis di One Piece? Cek 6 Hal Ini

Kenapa Naga Langit Ogah Makan Buah Iblis di One Piece? Cek 6 Hal Ini
Tenryuubito (dok. Toei Animation/One Piece)
Intinya Sih
  • Naga Langit menolak buah iblis karena merasa diri sebagai dewa yang tak butuh kekuatan dari impian manusia, serta sudah hidup dalam kemewahan tanpa perlu berjuang.
  • Mereka dilindungi penuh oleh Pemerintah Dunia dan angkatan laut, membuat kelompok bangsawan ini tidak memerlukan kekuatan tambahan untuk bertarung atau melindungi diri.
  • Rahasia besar terungkap bahwa mereka menghindari kutukan buah iblis agar tetap bisa berenang menghadapi ancaman tenggelamnya dunia, bahkan pakaian gelembung mereka berfungsi seperti baju selam.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Buah iblis selalu menjadi sumber kekuatan andalan bagi banyak petarung di seri One Piece. Namun ada satu hal janggal yang sering membuat penggemar penasaran yaitu keengganan kelompok naga langit untuk memakannya. Padahal kelas bangsawan ini memiliki akses paling mudah untuk mendapatkan berbagai jenis buah langka tingkat tinggi. Misteri panjang racikan Oda Sensei ini akhirnya perlahan mulai terungkap ke permukaan.

Penolakan naga langit ternyata sama sekali bukan sekadar masalah selera atau arogansi. Ada rahasia besar menyangkut keselamatan nyawa mereka di tengah ancaman kehancuran dunia yang sudah dipersiapkan sejak lama. Buat kamu yang ingin tahu apa saja alasan sebenarnya mengapa bangsawan dunia enggan menyentuh buah iblis, mari langsung bedah ulasannya di bawah ini!

1. Status naga langit yang menganggap diri sebagai dewa, sehingga tidak butuh kekuatan dari “impian manusia”

Tenryuubito
Tenryuubito (dok. Toei Animation/One Piece)

Vegapunk pernah menjelaskan bahwa kekuatan buah iblis terlahir dari hasrat dan impian umat manusia. Konsep ini sangat bertolak belakang dengan status para naga langit di semesta One Piece. Mereka menganggap diri sendiri sebagai dewa pencipta yang sudah menikmati segala kemewahan sejak lahir. Karena semua keinginan mereka selalu terpenuhi tanpa usaha, mereka merasa tidak butuh buah iblis demi meraih suatu impian layaknya manusia biasa.

2. Perlindungan keamanan tingkat tinggi dari Pemerintah Dunia, membuat mereka tidak perlu repot bertarung

Tenryuubito
Tenryuubito (dok. Toei Animation/One Piece)

Alasan selanjutnya berakar dari jaminan keamanan seumur hidup yang mereka terima. Berkat status sebagai keturunan pendiri Pemerintah Dunia, kelompok bangsawan ini dilindungi penuh oleh angkatan laut dan agen intelijen CP0. Kalau ada pihak yang berani menyentuh mereka, seorang admiral akan langsung turun tangan. Keistimewaan ini membuat mereka menjadi sangat malas dan merasa tidak butuh kekuatan tambahan untuk membela diri.

3. Ancaman tenggelamnya dunia, membuat mereka menghindari kutukan buah iblis agar tetap bisa berenang

Saint Charlos memperbudak manusia
Saint Charlos memperbudak manusia (dok. Toei Animation/One Piece)

Misteri paling krusial baru terungkap saat pesan siaran Vegapunk menyebar ke seluruh dunia. Dia mengabarkan bahwa seluruh daratan akan segera tenggelam ke dasar lautan. Para naga langit tampaknya sudah mengetahui rahasia kelam ini sejak lama. Oleh karena itu mereka sangat menghindari konsumsi buah iblis agar tubuh mereka tidak kaku dan tetap bisa berenang saat bencana banjir global melanda tempat tinggal mereka.

4. Desain pakaian gelembung Naga Langit ternyata dirancang berfungsi layaknya baju selam

Charlos
Charlos (dok. Toei Animation/One Piece)

Selama ini banyak penggemar mengira pakaian gelembung para bangsawan hanya bentuk keangkuhan agar tidak menghirup udara yang sama dengan rakyat jelata. Ternyata desain baju unik rancangan Oda Sensei ini memiliki fungsi rahasia yang jauh lebih penting. Pakaian tersebut sebenarnya adalah perlengkapan baju selam canggih yang sengaja disiapkan agar mereka bisa bertahan hidup ketika permukaan air laut tiba-tiba menelan seluruh daratan.

5. Naga Langit menjadikan buah iblis bernilai tinggi sebagai hiburan bagi para budak

Saint Charlos
Saint Charlos (dok. Toei Animation/One Piece)

Alih-alih memakannya sendiri, para naga langit justru sering menjadikan buah langka bernilai miliaran berry ini sebagai mainan belaka. Sifat arogan membuat mereka lebih suka mencari hiburan dengan memaksa para budak memakan buah iblis demi melihat pertunjukan aneh. Contoh nyata kekejaman ini bisa kamu lihat dari kisah masa lalu Boa Hancock yang dipaksa memakan buah iblis sekadar untuk menjadi tontonan di tanah suci Mary Geoise.

6. Pengecualian bagi kelas elit seperti Gorosei dan Holy Knight yang turun langsung ke medan perang

Holy Knights
Holy Knights (dok. Shueisha/One Piece)

Meskipun mayoritas naga langit menjauhi buah iblis, aturan ini tidak berlaku bagi segelintir elit di antara mereka. Karakter kelas atas seperti para Gorosei dan anggota Holy Knight justru bertugas sebagai petarung garda depan. Mereka dibekali kemampuan tempur mematikan dan daya tahan fisik tingkat tinggi sehingga kelemahan terhadap air laut tidak lagi menjadi ancaman berarti bagi kelompok khusus ini.

Alasan sebenarnya tentang kenapa naga langit gak ada yang makan buah iblis sukses membuka mata penggemar One Piece mengenai seberapa licik persiapan kelompok bangsawan ini. Mereka rela membuang tawaran kekuatan dahsyat demi mengamankan nyawa dari bencana banjir global yang siap menelan daratan. Apakah kamu setuju dengan deretan poin di atas?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Hella Pristiwa
EditorHella Pristiwa

Related Articles

See More