Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

12 Tantangan yang Dijalani Anne Hathaway demi Sebuah Peran

12 Tantangan yang Dijalani Anne Hathaway demi Sebuah Peran
Anne Hathaway dalam film Les Misérables (dok. Universal Pictures/Les Misérables)
Intinya Sih
  • Anne Hathaway dikenal sebagai aktris multitalenta yang rela menjalani berbagai tantangan ekstrem, mulai dari diet ketat, latihan fisik berat, hingga cedera demi totalitas peran di setiap filmnya.
  • Perjalanan karier Hathaway dipenuhi pengalaman emosional dan fisik yang intens, termasuk hampir hipotermia saat syuting Interstellar serta menangis setiap hari ketika memerankan karakter penuh tekanan.
  • Meskipun menghadapi kegagalan audisi, pelecehan di lokasi syuting, dan kesulitan pribadi, Hathaway tetap menunjukkan profesionalisme tinggi dan terus mempertahankan eksistensinya di industri film hingga kini.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Hanya sedikit aktor di Hollywood yang berhasil membangun karier secemerlang Anne Hathaway. Yap, aktris ini membuat gebrakan besar melalui film pertamanya, yakni The Princess Diaries (2001). Film ini sukses di box office dan menuai pujian untuk akting Hathaway sebagai pemeran utamanya.

Setelah berperan dalam film-film komersial di awal kariernya, Hathaway mulai beralih ke peran yang lebih kompleks dan menantang serta bekerja dengan sutradara bergengsi, seperti Ang Lee, Tim Burton, dan Christopher Nolan. Hathaway juga membuktikan bahwa dia adalah aktris yang multitalenta. Ia bisa bernyanyi dan menari serta memerankan aksi dan komedi.

Meskipun Hathaway memerankan banyak karakter dengan sempurna, kenyataannya ia harus berjuang demi perannya itu. Berulang kali, aktris ini berhasil membuktikan bahwa ia bersedia melakukan tantangan berat demi karakternya, bahkan mempertaruhkan kesehatan dan kesejahteraan dirinya, lho.

Yuk, kita lihat beberapa peran dan audisi yang sangat menantang bagi Anne Hathaway. Bagaimana ia berhasil melewatinya?

1. Anne Hathaway pernah mengikuti audisi yang sulit

Anne Hathaway
Anne Hathaway (commons.wikimedia.org/ElloSteph)

Audisi merupakan bagian penting dalam kehidupan sebagian besar aktor. Bahkan, seorang aktris sekaliber Anne Hathaway pun pernah melakukan audisi yang buruk. Ia juga gagal mendapatkan peran yang ia mau.

Dalam sebuah wawancara dengan Backstage Magazine, Hathaway mengungkapkan tentang audisi buruknya yang gak pernah dia lupakan. Nah, yang pertama adalah ketika aktris tersebut mengikuti audisi untuk lokakarya musikal berdasarkan karya novelis Edith Horton. "Selama adegan marah, aku gak sengaja mendorong direktur casting hingga jatuh," jelas Hathaway dalam wawancara tersebut. "Padahal aku merasa gak menyentuhnya, tapi dia terlempar ke seberang ruangan. Aku akhirnya gak mendapat peran itu."

Di lain waktu, Hathaway menceritakan bagaimana ia mengikuti audisi yang seharusnya untuk penari profesional. Namun, Hathaway merasa percaya diri dengan kemampuan menarinya. "Itu mengerikan!" seru Hathaway tentang pengalaman tersebut. "Aku gak bisa melakukan kombinasi gerakan dengan cukup cepat. Saat mau menari, aku malah menabrak orang lain yang pastinya mau membunuhku."

2. Anne Hathaway menjalani latihan berat untuk perannya sebagai Catwoman

cuplikan adegan Catwoman yang diperankan Anne Hathaway
cuplikan adegan Catwoman yang diperankan Anne Hathaway (dok. Warner Bros. Pictures/The Dark Knight Rises)

Banyak yang mengangkat alis ketika diumumkan bahwa Anne Hathaway akan memerankan Selina Kyle alias Catwoman dalam film The Dark Knight Rises (2012). Gak banyak film sebelumnya yang menunjukkan kalau Hathaway cocok untuk peran femme fatale yang penuh aksi. Nah, Hathaway sendiri tahu kalau banyak yang berkomentar sinis terkait pemilihan dirinya sebagai Catwoman.

Itulah alasan kenapa Hathaway bertekad untuk membuktikan bahwa para pembencinya salah menilai dirinya. Hathaway pun memulai program latihan fisik paling ketat dalam hidupnya. Program tersebut meliputi latihan beban, latihan tari berjam-jam, dan koreografi aksi. Bisa dibilang, semua latihan itu gak gampang.

"Ada fase puncak latihan di mana kamu sangat lelah. Jadi, kamu benci semua hal dan semuanya terasa menyakitkan. Kamu pun terlihat seperti orang bodoh," kenang Anne Hathaway tentang latihan beratnya dalam sebuah wawancara dengan Chelsea Handler.

Lebih parahnya lagi, Hathaway saat itu sedang menjalani diet tanpa daging. Dia pun bilang, "Aku hanya makan kale dan debu sebelum latihan." Untungnya, semua kerja keras itu membuahkan hasil. Aktris tersebut menerima pujian atas aktingnya sebagai Catwoman ketika The Dark Knight Rises akhirnya dirilis.

3. Anne Hathaway pernah berbohong untuk sebuah peran

cuplikan adegan yang diperankan Anne Hathaway dalam film Colossal
cuplikan adegan yang diperankan Anne Hathaway dalam film Colossal (dok. Voltage Pictures/Colossal)

Saat syuting film Colossal (2016), Anne Hathaway harus melakukan beberapa adegan drama dan aksi yang cukup intens. Padahal, Hathaway sedang hamil saat itu. Itulah kenapa ia terpaksa berbohong untuk menyembunyikan kehamilannya. "Aku bisa dibilang pandai berbohong ketika aku hamil," ungkap Hathaway kepada Entertainment Tonight. "Aku berbohong tentang hal itu."

Terlepas dari kebohongan tersebut, akhirnya kehamilannya terbongkar seiring berjalannya waktu saat di lokasi syuting. Namun, hal itu gak menghalanginya untuk berperan dalam film tersebut. Sutradara film Colossal juga gak keberatan dengan kehamilan Anne Hathaway, mengingat karakter yang diperankan Hathaway adalah seorang pecandu alkohol yang gemuk. Jadi, berat badan Hathaway saat hamil justru membuat karakternya terlihat lebih natural.

4. Anne Hathaway harus berjuang habis-habisan menurunkan berat badan untuk Fantine

cuplikan adegan yang diperankan Anne Hathaway dalam film Les Misérables
cuplikan adegan yang diperankan Anne Hathaway dalam film Les Misérables (dok. Universal Pictures/Les Misérables)

Kamu pasti pernah dengar kalau ada aktor yang rela melakukan apa pun, termasuk mengubah diri mereka secara fisik demi sebuah peran. Anne Hathaway melakukan hal serupa saat mempersiapkan diri untuk memerankan Fantine dalam film Les Misérables (2012). Musikal ikonik ini dianggap sebagai proyek bergengsi, karena dibuat dengan anggaran besar dan dipenuhi oleh talenta papan atas, baik di depan dan di belakang kamera.

Nah, untuk memenuhi ekspektasi tersebut, Anne Hathaway mengerahkan semua kemampuannya untuk memerankan Fantine, seorang pekerja seks komersial yang meninggal karena tuberkulosis pada 1800-an. Film ini sepenuhnya musikal, jadi sebagian besar pemainnya harus bernyanyi sekaligus berakting sendirian di depan kamera selama berjam-jam. "Fantine menghadapi situasi yang sangat tragis secara emosional," kata Hathaway dalam sebuah wawancara dengan Deadline. "Dan memerankan karakter itu harus bernyanyi dan menangis selama 12 jam sehari."

Yap, untuk menambah kesan kesengsaraannya, Fantine harus terlihat sangat kurus di sebagian besar kemunculannya dalam film tersebut. Alih-alih mengandalkan riasan, Anne Hathaway memilih untuk menghayati peran tersebut dengan hanya mengonsumsi bubur dan sedikit makanan lainnya selama berminggu-minggu. Itu kenapa berat badan Hathaway turun drastis selama syuting. "Aku harus obsesif tentang hal itu," kata aktris tersebut kepada Vogue. "Fantine harus terlihat seperti orang sekarat."

5. Anne Hathaway gak berani bilang tentang ketidaknyamanannya saat berperan dalam Interstellar

cuplikan adegan yang diperankan Anne Hathaway dalam film Interstellar
cuplikan adegan yang diperankan Anne Hathaway dalam film Interstellar (dok. Paramount Pictures/Interstellar)

Interstellar (2014) mengisahkan sekelompok ilmuwan yang melakukan perjalanan ke luar angkasa. Mereka melewati lubang cacing untuk mencari planet yang bisa menjadi rumah baru bagi umat manusia. Dalam perannya sebagai salah satu ilmuwan, Anne Hathaway harus mengenakan pakaian antariksa yang berat di sebagian besar adegannya. Kostum tersebut bisa dibilang gak nyaman.

"Kostum terburuk yang pernah aku kenakan adalah di Interstellar," kata Anne Hathaway kepada Jimmy Kimmel. "Aku satu-satunya perempuan di kru yang mengenakannya. Jadi, aku bertekad, 'aku gak boleh mengeluh tentang ini.'" Setelah menderita dalam diam selama berhari-hari, Hathaway merasa lega ketika lawan mainnya, Matt Damon, lebih frontal dan mengeluh tentang kostum tersebut. Hal ini memberi sinyal kepada aktor lain untuk menyuarakan ketidaknyamanan mereka terhadap kostum itu.

6. Anne Hathaway pernah jadi anak magang demi sebuah peran untuk The Devil Wears Prada

cuplikan adegan yang diperankan Anne Hathaway dalam film The Devil Wears Prada
cuplikan adegan yang diperankan Anne Hathaway dalam film The Devil Wears Prada (dok. Fox 2000 Pictures/The Devil Wears Prada)

Dalam film The Devil Wears Prada (2006), karakter yang diperankan Anne Hathaway merupakan asisten baru yang berani dari majalah mode Miranda Priestly (Meryl Streep). Sebagian besar paruh pertama film menampilkan karakter yang diperankan Hathaway. Itulah sebabnya ia harus benar-benar terlibat dalam pekerjaan yang ingin dikuasai karakternya dalam film tersebut.

Untuk itu, Hathaway meninggalkan kehidupan selebritinya untuk menjadi seorang pekerja magang sungguhan di toko lelang Christie's. "Aku memang bekerja di Christie's selama beberapa minggu," kata aktris itu kepada Entertainment Tonight. "Pekerjaanku seperti mengambilkan kopi untuk para karyawan dan melakukan apa pun yang mereka suruh di kantor." Tapi, berbeda dengan pengalaman kerja karakternya yang gak asyik dalam film tersebut, Hathaway justru sangat senang bekerja di Christie's karena dia bisa melihat karya seni yang sangat bagus dari dekat dan lingkungan kerjanya juga sangat ramah.

7. Anne Hathaway mengisolasi diri secara emosional demi peran Fantine

cuplikan adegan yang diperankan Anne Hathaway dalam film Les Misérables
cuplikan adegan yang diperankan Anne Hathaway dalam film Les Misérables (dok. Universal Pictures/Les Misérables)

Dalam Les Misérables, Fantine yang diperankan Anne Hathaway adalah seorang pekerja seks komersial yang hidup pada 1800-an. Ia diusir, dipaksa menjual rambut dan giginya, kehilangan putri kesayangannya, dan akhirnya meninggal karena tuberkulosis. Akhir kisah Fantine yang sangat tragis membuat Anne Hathaway bertekad untuk merasakan penderitaannya secara nyata.

Saat mempersiapkan peran tersebut, Hathaway menjalani diet ketat yang brutal dan menghabiskan waktu berjam-jam untuk berlatih bagian-bagian naskah yang mengharuskannya bernyanyi. Ia juga memotong rambutnya, sebuah pengalaman yang membuatnya menangis. Selain ditantang secara fisik, aktris tersebut juga merasakan kesepian dan masalah emosional yang dialami Fantine di hari-hari terakhirnya.

Nah, untuk itu, Anne Hathaway memaksa suaminya, Adam Shulman, yang menemaninya di lokasi syuting di London, untuk kembali ke Amerika Serikat. "Aku sangat mencintainya sampai-sampai aku bilang, 'Kamu membuatku bahagia,'" kata aktris itu kepada Chelsea Handler. "Kamu membuatku terjaga dan aku berjuang keras untuk keluar dari situasi sulit ini dan kau harus pergi, sayang."

8. Anne Hathaway hampir mengalami hipotermia

cuplikan adegan yang diperankan Anne Hathaway dalam film Interstellar
cuplikan adegan yang diperankan Anne Hathaway dalam film Interstellar (dok. Paramount Pictures/Interstellar)

Christopher Nolan adalah salah satu pembuat film arus utama paling sukses dalam sejarah Hollywood. Karya Nolan terkenal karena menggunakan sedikit mungkin efek CGI dalam film-filmnya. Yap, itu karena dia lebih memilih untuk menciptakan set nyata di lokasi agar terasa benar-benar hidup.

Namun, dedikasinya terhadap realisme ini kadang menjadi bumerang bagi para aktor saat membintangi film-film Christopher Nolan. Contohnya, saat Hathaway syuting untuk film fiksi ilmiah karya Nolan yang berjudul Interstellar. Aktris tersebut mengenakan pakaian antariksa yang gak nyaman di sebagian besar adegannya dan harus ikut serta dalam beberapa adegan aksi di mana karakternya harus mengarungi air yang dalam.

Dalam sebuah wawancara dengan The Hollywood Reporter, Anne Hathaway mengungkapkan kalau ia harus menghabiskan berjam-jam berendam dalam air dingin dengan pakaian antariksa yang bocor. Ia pun hampir mengalami hipotermia.

"Aku merasakan kilatan aneh dan pandanganku sedikit kabur," jelas aktris tersebut. Setelah Hathaway menjelaskan gejala hipotermia kepada asisten sutradara dan kabar itu disampaikan kepada Nolan, sang pembuat film pun mengakhiri syuting sebelum gejala aktris tersebut memburuk.

9. Anne Hathaway pernah menangis karena gugup di awal kariernya

cuplikan adegan yang diperankan Anne Hathaway dalam serial Get Real
cuplikan adegan yang diperankan Anne Hathaway dalam serial Get Real (dok. 20th Century Fox Television/Get Real)

Selain bakat alaminya sebagai seorang aktris, satu hal yang sering dipuji dari Anne Hathaway adalah profesionalismenya yang luar biasa saat mengerjakan sebuah proyek. Yap, betapapun sulitnya kondisi di lokasi syuting. Namun, profesionalisme ini adalah hadiah yang diperolehnya dengan susah payah dan hal ini sulit ia capai di awal kariernya.

Meskipun saat ini Anne Hathaway menjadi aktris paling dikenal karena banyak peran filmnya, Hathaway sebenarnya memulai kariernya di industri hiburan di layar TV. Beberapa tahun sebelum berperan dalam film The Princess Diaries yang melambungkannya ke jajaran bintang Hollywood papan atas, Hathaway menjadi bagian dari serial TV berjudul Get Real. Serial ini juga dibintangi oleh Jesse Eisenberg.

Meskipun serial Get Real gak terlalu menuntut karakter Anne Hathaway, aktris tersebut merasa kewalahan dengan perubahan hidupnya sebagai seorang gadis berusia 16 tahun yang tinggal jauh dari keluarganya. "Aku harus pergi ke lokasi syuting sendiri, terus merasa sangat gugup dan aku pernah menangis," jelas Hathaway dalam sebuah wawancara untuk Variety. "Aku tahu aku bisa menghapus riasanku jika menangis. Jadi aku mengambil tisu, melipatnya menjadi dua, dan menangis di atas tisu itu."

10. Anne Hathaway cedera parah saat syuting film Get Smart

cuplikan adegan yang diperankan Anne Hathaway dalam film Get Smart
cuplikan adegan yang diperankan Anne Hathaway dalam film Get Smart (dok. Village Roadshow Pictures/Get Smart)

Meskipun Anne Hathaway muncul dalam film-film dengan berbagai nuansa dan genre, film aksi sebagian besar absen dari filmografinya, kecuali beberapa film seperti Batman. Namun, aktris ini mendapat kesempatan untuk menunjukkan kemampuan aktingnya ala James Bond ketika ia beradu peran dengan Steve Carell dalam film komedi mata-mata berjudul Get Smart (2008).

Get Smart menampilkan Hathaway sebagai perempuan misterius yang harus membantu karakter mata-mata yang diperankan Carell untuk menyelamatkan negaranya dari rencana jahat. Hathaway juga ikut serta dalam banyak adegan aksi dan petualangan. Namun, ia harus mengalami cedera saat melakukan sebuah adegan berbahaya dengan menendang agen Rusia.

"Saat aku mengangkat lutut ke dada untuk menendang, aku gak sengaja mengenai palang," jelas Hathaway. "Tulang keringku robek dan harus dijahit 15 kali. Aku gak mau menyerah, tapi aku bisa melihat tulang keringku sendiri." Aktris tersebut juga menderita konjungtivitis saat pembuatan film. Namun, ia menganggap bahwa pengalaman syutingnya sangat menyenangkan, mengingat ia suka dengan serial Get Smart dan senang bisa beradu akting dengan Carell.

11. Anne Hathaway menangis setiap hari saat berperan dalam film Love and Other Drugs

cuplikan adegan yang diperankan Anne Hathaway dalam film Love and Other Drugs
cuplikan adegan yang diperankan Anne Hathaway dalam film Love and Other Drugs (dok. Fox 2000 Pictures/Love and Other Drugs)

Meskipun memulai kariernya dengan kisah dongeng dalam The Princess Diaries, Anne Hathaway beralih ke cerita-cerita gelap dan tragis dalam karya-karya selanjutnya. Salah satu cerita tersebut adalah Love and Other Drugs (2010). Dalam film ini, Hathaway kembali berkolaborasi dengan lawan mainnya di Brokeback Mountain, yaitu Jake Gyllenhaal.

Dalam Love and Other Drugs, Anne Hathaway memerankan seorang perempuan yang menderita Parkinson dini. Meskipun film ini berlatar drama komedi romantis, Hathaway harus mengerahkan seluruh kemampuannya dalam perannya tersebut.

Nah, hal itu berdampak pada emosionalnya, terutama karena ia baru saja keluar dari hubungan yang menyakitkan dalam kehidupan pribadinya. "Aku sangat kacau dari awal hingga akhir," kata Hathaway kepada Vogue. "Aku rasa aku menangis setiap hari."

"Aku mengalami pengalaman seperti naik roller coaster dalam film ini," kata Hathaway kepada Reuters. "Aku memerankan karakter di luar zona nyamanku. Semua seksualitas yang terang-terangan itu bukanlah diriku." Untungnya, Hathaway dibantu oleh lawan mainnya, Jake Gyllenhaal.

12. Anne Hathaway mengalami pelecehan di lokasi syuting The Devil Wears Prada

cuplikan adegan yang diperankan Anne Hathaway dan Stanley Tucci dalam film The Devil Wears Prada
cuplikan adegan yang diperankan Anne Hathaway dan Stanley Tucci dalam film The Devil Wears Prada (dok. Fox 2000 Pictures/The Devil Wears Prada)

The Devil Wears Prada adalah salah satu film terpenting dalam karier Anne Hathaway. Film ini berorientasi pada perempuan. Gak hanya itu, film ini juga membuktikan bahwa kisah tentang perempuan di dunia fashion bisa sukses besar di box office. Sayangnya, pembuatan film ini bukanlah pengalaman yang menyenangkan bagi Hathaway karena salah satu lawan mainnya.

Pemeran utama The Devil Wears Prada adalah aktor Stanley Tucci, yang berperan melindungi karakter yang diperankan Anne Hathaway. Namun, di balik layar, perilaku Tucci justru sebaliknya dan sering kali membuat Hathaway gak nyaman. Itu kenapa Hathaway harus menggertaknya di beberapa kesempatan.

"Dia menyikut payudaraku," kata Anne Hathaway dalam sebuah wawancara yang dilaporkan oleh Salon. "Jika kamu seorang perempuan, kamu tahu kalau itu sakit. Jadi, setelah empat kali ia melakukannya, aku bilang, 'Stanley, bisakah kau menjauh dari bagian tubuhku?'"

Menurut Hathaway, gertakannya itu membuat Stanley Tucci bersikap defensif (membela diri). Tucci bilang, "Apa yang kau mau? Kau melemparkan melon-melon itu layaknya sedang musim panen." Untungnya, keduanya tampaknya sudah melupakan ketidaknyamanan itu dan sejak itu mereka telah berkolaborasi dalam proyek-proyek lain.

Gak ada yang menyangka kalau Anne Hathaway sudah mengalami banyak pengalaman. Aktris senior ini masih eksis di perfilman dengan karya-karya barunya pada 2026. Yap, pada April 2026 ini, film terbaru yang dibintangi Anne Hathaway, yakni Mother Mary dirilis di Amerika. Di Indonesia pun sudah tayang. Kamu sudah nonton?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Naufal Al Rahman
EditorNaufal Al Rahman
Follow Us

Related Articles

See More