Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Kisah Magistus Miftah Dapatkan Peran Novilham di Ghost in the Cell

Kisah Magistus Miftah Dapatkan Peran Novilham di Ghost in the Cell
Magistus Miftah, pemeran Novilham di film Ghost in the Cell (dok. Pribadi/Magistus Miftah)
Intinya Sih
  • Magistus Miftah lolos online casting Ghost in the Cell (2026) kurang dari sehari setelah mengirim video audisi, dan langsung dinyatakan mendapatkan peran Novilham.
  • Miftah mewujudkan impiannya bermain di film arahan Joko Anwar, sutradara yang sudah lama ia kagumi dan doakan untuk bisa diajak bekerja sama.
  • Untuk mendalami karakter Novilham, Miftah menganggap tokoh itu sebagai kembarannya dan menggali emosi melalui pendekatan personal hingga berhasil menyentuh hati penonton.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Surabaya, IDN Times - Tepat pukul dua siang, pada Jumat (24/4/2026), saya duduk di ruangan yang berada di kantor IDN Surabaya. Dari layar Zoom saya, tampak Magistus Miftah, sosok Novilham yang sedang ramai diperbincangkan penonton Ghost in the Cell (2026).

Setelah saling sapa, saya langsung menyampaikan pertanyaan pertama, tentang awal mula Miftah, panggilan akrab pemilik akun @magistus_tarot ini bisa ikutan online casting untuk peran Novilham. Saya cukup terkejut saat tahu Miftah lolos online casting kurang dari sehari.

Selain itu, Miftah bercerita soal keinginannya membintangi film Joko Anwar hingga cara mendalami karakter Novilham. Simak wawancara eksklusif IDN Times bersama Magistus Miftah di program #COD (Cerita Orang Dalam)!

1. Miftah langsung dinyatain lolos online casting kurang dari satu hari

Seorang pria mengenakan kemeja kuning dengan label angka 2025 memegang papan bertuliskan 'Novilham Ghost in the Cell' di depan latar tinggi badan.
Magistus Miftah, pemeran Novilham di film Ghost in the Cell (dok. Pribadi/Magistus Miftah)

Magistus Miftah mendapat informasi soal online casting ini dari para sahabatnya. Mengirim video online casting di hari terakhir, siapa sangka kurang dari sehari Miftah langsung dinyatakan lolos.

"Aku upload jam tiga pagi, 03.14 WIB kira-kira ya, aku ingat jamnya. Terus jam lima sorenya, aku dikabarin bahwa casting-nya itu keterima, karena itu hari terakhir. Betul, cepat banget, aku kaget banget sih. Aku pikir akan ada jeda sekitar beberapa minggu ya untuk dipilih. Ternyata mereka udah setiap hari milihin katanya," jelas Miftah.

Sebelum benar-benar lolos, pemeran Novilham ini masih harus melewati tahapan casting bersama casting director. Kala itu, Miftah kembali mengirimkan video saat memerankan potongan naskah Novilham, sekaligus menari.

"Jadi di hari itu juga (waktu kirim video casting tahap selanjutnya), aku dikabarin bahwa, oke lanjut, ini udah lulus ke tahap berikutnya. You got the role katanya. Dan itu life changing sih buat aku," sambungnya.

2. Memang punya impian bisa main di film Joko Anwar

Seorang pria mengenakan setelan jas hitam dan dasi kupu-kupu tersenyum sambil berfoto selfie di depan cermin ruang rias.
Magistus Miftah, pemeran Novilham di film Ghost in the Cell (dok. Pribadi/Magistus Miftah)

Bagaikan mimpi menjadi kenyataan, Magistus Miftah berhasil debut di film arahan sutradara yang ia sukai, yaitu Joko Anwar. Maka dari itu, terlepas apa hasilnya, Miftah tetap berusaha mengirimkan video casting terbaik.

"Aku pernah berdoa untuk bisa terlibat di filmnya Bang Joko Anwar specifically. Belum lama, waktu itu doanya sekitar enam bulan sebelum (casting)," ucap Miftah sembari tersenyum.

Aktor yang memulai debutnya di Ghost in the Cell (2026) ini juga menceritakan pertemuan pertamanya dengan Joko Anwar. Bila harus menggambarkan perasaan Miftah saat itu dalam 2 kata adalah rasanya ngawang dan starstruck.

"Hari pertama rasanya kayak ini benar gak, ya? Masih ngawang, jadi aku beneran autopilot aja gitu, kayak oke kenalan, terima. Ada starstruck ya di hatiku, karena kayak wow ini beneran beliau ya gitu, orang yang aku pernah doakan untuk kerjasama," lanjutnya.

3. Cara Miftah mendalami karakter Novilham

Seorang pria tersenyum mengenakan kemeja kuning dan kaus hitam bertuliskan Ghost in the Cell, berpose di depan dinding hijau dengan bingkai emas.
Magistus Miftah, pemeran Novilham di film Ghost in the Cell (dok. Pribadi/Magistus Miftah)

Pembicaraan kami berlanjut, Miftah juga sempat menceritakan momen pembacaan naskah pertamanya, lho. Fakta menariknya, ternyata para aktor yang hadir hari itu memuji presence-nya, meski baru pertama kali bertemu.

"Jadi mereka ternyata amazed gitu dengan presence aku di situ dan aku terharu sih. Kayaknya waktu itu seinget aku, aku pulang nangis sih," ujarnya yang hari itu memakai atasan linen crinkle kuning mustard ala narapidana di Ghost in the Cell (2026).

Aktor yang profesi utamanya adalah tarot reader ini berbagi soal cara mendalami karakter Novilham. Tidak begitu sulit, karena kisah Novilham ini pernah dialami oleh beberapa temannya. Selain itu, agar lebih mudah mendalami peran tersebut, Miftah menganggap Novilham sebagai kembarannya.

"Anggaplah kembaranku gitu. Aku ajak ngobrol dia, kayak aku tanya, kita di sini bareng. Aku yang dikasih amanah untuk menceritakan kamu di sini. Kamu butuh apa dari aku? Kamu butuh apa yang perlu diterangkan?" tutur Miftah yang mengingat momen emosional kala itu.

Miftah mengaku terharu saat mendengar emosi kesedihan hingga kemarahan yang disuguhkan Novilham tersampaikan dengan baik kepada penonton. Ia berkata, "Banyak yang cerita juga ke aku, bahwa marahnya dapat banget, sedihnya itu dapat, aku nangis. Wah, itu aku terharu banget sih jujur."

Apakah kamu sudah menonton akting Magistus Miftah sebagai Novilham di Ghost in the Cell (2026)? Kalau belum, langsung cus ke bioskop, yuk!

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Indra Zakaria
EditorIndra Zakaria
Follow Us

Related Articles

See More