Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

The Changcuters, Vierratale, Nidji Pantik Nostalgia 2000an di TSP 2026

The Changcuters, Vierratale, Nidji Pantik Nostalgia 2000an di TSP 2026
The Changcuters x Vierratale x Nidji di TSP Vol. 9 hari pertama, Jumat (7/8/2026) (dok. IDN Times/Rani Asnurida)
Intinya Sih
  • The Changcuters, Vierratale, dan Nidji membawakan konsep “2000’s Indo Pop Playlist” pada hari pertama The Sounds Project Vol. 9, Jumat (7/8/2026).
  • Ribuan penonton memadati area panggung, bernyanyi dan melompat bersama saat ketiga band membawakan deretan lagu hits era 2000-an.
  • Nidji menutup penampilan dengan “Laskar Pelangi”, berkolaborasi bersama personel Vierratale dan The Changcuters di tengah asap serta konfeti.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times The Changcuters, Vierratale, dan Nidji mewarnai hari pertama The Sounds Project (TSP) Vol. 9, Jumat (7/8/2026) lewat konsep unik “2000’s Indo Pop Playlist.” Selama hampir satu jam, ketiga band tersebut sukses mengajak ribuan penonton bernostalgia dengan lagu-lagu yang sempat menemani masa remaja generasi 2000-an.

Konsep tersebut dibuka dengan penampilan The Changcuters yang naik ke atas panggung sekitar pukul 18.15 WIB. Band yang digawangi Tria dan kawan-kawan itu langsung menggebrak lewat lagu “Racun”. Meski belum genap satu lagu dimainkan, penonton sudah langsung terpancing untuk bernyanyi bersama.

“Malam hari ini izinkan kami untuk meracuni kalian semua!” teriak Tria menyapa penonton The Sounds Project.

Saat itu, lautan manusia tampak memenuhi area depan panggung. Penonton terus berdatangan hingga semua area di The Sounds Project Stage terlihat begitu padat. Suasana pun semakin pecah ketika The Changcuters melanjutkan penampilan lewat “I Love U, Bibeh”. Dari awal hingga akhir lagu, hampir seluruh penonton ikut bernyanyi dengan lantang.

“Gokil! Makin tahun makin ramai TSP!” lanjut Tria.

Energi penonton mencapai puncaknya saat “Hijrah ke London” dimainkan. Sejumlah penonton saling merangkul membentuk lingkaran, lalu melompat bersama mengikuti irama lagu. Getaran dari ribuan orang yang melompat serempak bahkan terasa hingga ke tanah di sekitar panggung. The Changcuters pun kemudian menutup set mereka lewat “Main Serong” dengan penuh keringat dan energi yang seolah tak habis.

Setelahnya, sekitar pukul 18.42 WIB, giliran Vierratale mengambil alih panggung. Nuansa nostalgia berubah menjadi lebih hangat saat Widi dan kawan-kawan membawakan “Seandainya”. Penonton pun kembali larut, kali ini dengan suara yang lebih syahdu.

Suasana makin sendu ketika “Perih” dimainkan. Lalu, ketika intro “Terlalu Lama” terdengar, teriakan penonton langsung menggema sebelum ikut menyanyikan lagu tersebut bersama-sama. Vierratale kemudian melanjutkan penampilannya lewat “Jadi yang Kuinginkan.”

Memasuki pukul 19.00 WIB, Nidji hadir sebagai penampil berikutnya. Ubay membuka penampilan dengan “Biarlah”, lalu disusul “Hapus Aku”. Energi Ubay terasa menyatu dengan penonton yang tak henti bernyanyi dari awal hingga akhir lagu. Sama seperti saat The Changcuters tampil, ribuan penonton kembali melompat bersama hingga tanah terasa bergetar.

Nidji kemudian melanjutkan set mereka dengan “Rahasia Hati”, sebelum menghadirkan momen paling berkesan malam itu lewat lagu “Laskar Pelangi”. Di tengah lagu, personel Vierratale dan The Changcuters tiba-tiba naik ke atas panggung untuk bernyanyi bersama.

Kolaborasi tak terduga itu langsung disambut teriakan histeris penonton. Ribuan suara menyatu menyanyikan lagu yang telah menjadi soundtrack kehidupan banyak orang. Rasanya lebih dari sekadar bernostalgia, lagu tersebut terasa memiliki makna yang berbeda saat didengar kembali di usia yang kini tak lagi remaja.

Penampilan spesial tersebut pun menjadi penutup yang sempurna untuk konsep “2000’s Indo Pop Playlist” di TSP Vol. 9. Semburan asap dan hujan konfeti mengakhiri kemeriahan malam, meninggalkan senyum sekaligus rasa rindu pada era musik Indonesia tahun 2000-an.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More