tim produksi The Land of Jinn (Instagram.com/naziracnoer)
Sebagai film horor, The Land of Jinn menghadirkan premis tak biasa dengan memadukan kepercayaan mistis dari Indonesia dan Kirgizstan. Produser Yulia Evina Bhara mengatakan bahwa rasa takut bisa dirasakan oleh semua orang, tapi cerita tentang hantu dan makhluk gaib di setiap negara memiliki keunikan masing-masing.
Menurutnya, masyarakat Indonesia dan Kirgizstan sama-sama akrab dengan cerita tentang dunia gaib sejak kecil. Anak-anak di kedua negara juga sering mendengar nasihat dari kakek dan nenek mereka agar tidak keluar rumah setelah waktu Magrib.
“Di Indonesia, kami memiliki 17 ribu pulau dan 17 ribu hantu. Sementara itu, Kirgizstan memiliki jin-jin mereka sendiri yang menghuni pegunungan dan padang stepa,” ujar Yulia, dikutip Variety, Selasa (27/10/2026).
Selain memiliki kesamaan dalam cerita mistis, Yulia juga menyoroti kedua negara mempunyai keunggulan yang bisa saling melengkapi dalam industri perfilman. Menurutnya, Kirgizstan memiliki sineas berbakat, pemandangan alam yang masih alami, serta akses ke pasar Asia Tengah dan Eurasia, sementara Indonesia memiliki pasar film horor yang kuat.