- Karyn Kusama: sutradara Jennifer's Body dan The Invitation
Joko Anwar Masuk Daftar 50 Sutradara Horor Terbaik Versi IndieWire

- Joko Anwar masuk daftar 50 Best Horror Directors of All Time versi IndieWire, dirilis 28 Oktober 2026, dalam kategori Reigning Terrors menjelang Halloween.
- IndieWire menyoroti horor Joko yang mengolah relasi keluarga serta isu kemiskinan, kewajiban keluarga, dan otoritas agama melalui Pengabdi Setan, Perempuan Tanah Jahanam, dan Siksa Kubur.
- Dalam kategori yang sama, Joko bersanding dengan Ari Aster, Jordan Peele, Robert Eggers, M. Night Shyamalan, Jennifer Kent, Karyn Kusama, dan Coralie Fargeat.
Joko Anwar baru-baru ini mendapat pengakuan di kancah perfilman internasional. Kali ini, namanya masuk dalam daftar 50 Best Horror Directors of All Time yang dirilis oleh media perfilman IndieWire pada 28 Oktober 2026. Ia berada dalam daftar yang sama dengan sejumlah sineas ternama dunia, mulai dari Wes Craven hingga Ari Aster yang ikonik.
Sang sutradara pun membagikan reaksinya melalui media sosial. Lantas, siapa saja sutradara besar lain yang masuk dalam daftar versi IndieWire?
1. Joko Anwar merasa terhormat sekaligus gemetar masuk daftar 50 sutradara horor terbaik

Joko Anwar setelah press screening "Ghost in the Cell" di XXI Epicentrum, Jakarta, Kamis (9/4/2026) (dok. IDN Times/Shandy Pradana) Joko Anwar masuk dalam daftar 50 Best Horror Directors of All Time versi IndieWire yang dirilis menjelang Halloween 2026. Namanya tercantum dalam kategori Reigning Terrors. Kategori ini mencakup film-film yang dipelajari oleh pembuat film lain, diperdebatkan secara berkala oleh penonton horor, dan digunakan sebagai standar untuk film horor berikutnya.
Dalam artikelnya, IndieWire menyoroti kemampuan Joko dalam mengolah hubungan keluarga menjadi sumber teror. Film-filmnya juga dinilai menghadirkan persoalan sosial, seperti kemiskinan, kewajiban keluarga, dan otoritas agama, sebagai bagian dari dunia horor yang dibangun. Beberapa karya yang turut disorot adalah Pengabdi Setan (2017), Perempuan Tanah Jahanam (2019), dan Siksa Kubur (2024).
Mengetahui pencapaian tersebut, Joko lalu membagikan rasa bahagianya melalui unggahan media sosial pada Minggu (1/11/2026). Ia mengucapkan terima kasih kepada IndieWire, karena telah memasukkan namanya dalam daftar tersebut.
“So honored (dan gemeter) to be included in this list). Thank you beyond words @indiewire,” tulis Joko Anwar.
2. Joko Anwar masuk daftar bersama Wes Craven hingga Jordan Peele

Midsommar (dok. A24/Midsommar) IndieWire sendiri membagi para sutradara ke dalam enam kategori, yaitu Horror Lifers, Genre Visitors, Empire Builders, Reigning Terrors, Visual Wizards, dan Emerging Canon. Selain Joko Anwar, sutradara horor terbaik versi IndieWire dalam kategori yang sama dengannya adalah:
- Ari Aster: sutradara Hereditary dan Midsommar.
- Jordan Peele: sutradara Get Out, Us, dan Nope.
- Robert Eggers: sutradara film The Witch, The Lighthouse, dan Nosferatu
- M. Night Shyamalan, sutradara The Sixth Sense, Signs, dan Split
- Jennifer Kent: sutradara The Babadook
- Coralie Fargeat: sutradara The Substance
3. Mengapa daftar IndieWire cukup diperhitungkan?

laman IndieWire (indiewire.com) Bukan tanpa alasan Joko Anwar merasa haru hingga gemetar usai masuk dalam daftar IndieWire. Media hiburan asal Amerika Serikat ini fokus pada industri perfilman, televisi, dan media digital sejak 1996. Media ini dikenal melalui pemberitaan industri Hollywood, ulasan film, kritik, wawancara sineas, hingga liputan festival film dan penghargaan internasional. Hal ini membuat mereka menjadi rujukan utama bagi para sineas dan pencinta film.
Daftar 50 Best Horror Directors of All Time kali ini juga menarik karena merangkum perjalanan genre horor dari berbagai generasi dan negara. Bagi perfilman Indonesia, ini bukan pertama kalinya karya lokal disorot oleh media IndieWire. Ada Mouly Surya yang diwawancarai terkait debut penyutradaraan berbahasa Inggrisnya bersama Jessica Alba. Kemudian, Adi Rukun, tokoh utama dalam film dokumenter nominasi Oscar The Look of Silence (2014), juga pernah diulas melalui kisah dan perjuangannya dalam membantu mengungkap kekerasan masa lalu di Indonesia.













![[QUIZ] Kalau Jadi Trainee JKT48, Kamu Bakal Shonichi di Setlist Apa?](https://image.idntimes.com/post/20261101/foto-cover_f4d5d9b6-72b5-4a52-883e-56d50c271468.jpg)








