Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Timothée Chalamet Sebut Paul akan Jadi Dark Emperor di Dune Part 3

Timothée Chalamet Sebut Paul akan Jadi Dark Emperor di Dune Part 3
Timothée Chalamet di Dune: Part Three (dok. Warner Bros. Pictures/Dune: Part Three)

Dalam presentasi di CinemaCon 2026, Selasa (14/4/2026), para bintang Dune: Part Three naik ke panggung membawa potongan tujuh menit pembuka dari film tersebut. Timothée Chalamet, Zendaya, Jason Momoa, hingga sutradara Denis Villeneuve membocorkan arah cerita yang jauh lebih intens dibanding kedua film sebelumnya.

Film ketiga ini tak cuma jadi sekadar penutup trilogi, tapi juga menunjukkan perubahan karakter Paul Atreides menjadi fallen hero. Lompatan waktu 17 tahun ajab membawa penonton ke dunia yang sangat berbeda, di mana mimpi buruk Paul menjadi nyata. Timothée Chalamet pun menjelaskan transformasi perannya di film ini.

1. Paul Atreides akan jadi "diktator" di semesta Dune

Paul Atreides akan jadi diktator di semesta Dune.jpg
Timothée Chalamet di Dune: Part Three (dok. Warner Bros. Pictures/Dune: Part Three)

Dalam sesi di CinemaCon 2026, Timothée Chalamet menyebut bahwa Paul kini menghadapi sisi tergelap dirinya sendiri. Ia bukan lagi sekadar pahlawan Fremen, melainkan sosok yang terjebak di antara takdir dan ambisi orang terdekatnya.

"Ia mencari cara untuk melindungi orang-orang yang dicintainya sambil menjadi kaisar kegelapan yang mahakuasa," ujarnya, seperti dilansir Deadline.

Versi Paul ini terasa seperti pedang bermata dua. Di satu sisi, ia ingin menyelamatkan semesta. Di sisi lain, langkah-langkahnya justru membawa kehancuran yang lebih luas.

Lawan mainnya, Zendaya, pun menambahkan bahwa tahun-tahun setelah kemenangan Paul bukanlah masa kejayaan, melainkan periode yang keras, kejam, dan penuh luka emosional.

"Tahun-tahun itu tampaknya tidak berpihak kepada siapa pun di Dune. (Ini) merupakan beberapa tahun yang sangat sulit, menantang, tidak ramah, dan buruk. Meski masih banyak yang harus diperjuangkan," lanjut pemeran Chani tersebut.

2. Apakah Paul versi film akan bernasib sama dengan versi novelnya?

Cerita berlatar 17 tahun setelah Dune Part Two (2024).jpg
Timothée Chalamet dan Zendaya di Dune: Part Three (dok. Warner Bros. Pictures/Dune: Part Three)

Jika merujuk pada novel Dune Messiah, perjalanan Paul Atreides memang bergerak ke arah yang jauh lebih gelap. Tanpa masuk ke wilayah spoiler, transformasi ini tidak tiba-tiba begitu saja, melainkan hasil dari tekanan takdir, politik, dan keyakinan yang ia ciptakan sendiri.

Sebagai Kaisar Padishah, Paul akan memimpin jihad besar yang mengguncang galaksi. Dalam kurun waktu 12 tahun, perang suci tersebut menyebabkan sekitar 61 miliar korban jiwa (bukan juta, miliar). Pasukan Fremen yang digerakkan oleh fanatisme agama mensterilkan 90 planet, memusnahkan 40 agama, dan menindas sekitar 500 dunia. Bahkan, Paul sendiri menyebut angka-angka itu sebagai "perkiraan konservatif."

Di titik ini, Paul bukan lagi sekadar pemimpin. Ia menjadi simbol kekuasaan absolut yang kehilangan kendali atas gelombang yang ia ciptakan. Film ketiga tampaknya akan mengeksplorasi fase ini sebagai perjalanan tragis seorang mesias yang terjebak dalam bayangannya sendiri.

3. Dune: Part Three akan mengisahkan apa?

Apa peran Scytale dalam film Dune Part Three.jpeg
Robert Pattinson sebagai Scytale (dok. Warner Bros. Pictures/Dune: Part Three)

Dune: Part Three akan mengadaptasi kisah dari Dune Messiah, membawa kita ke era di mana Paul telah menjadi penguasa galaksi. Berlatar 17 tahun setelah Dune: Part Two (2024), ceritanya akan dipenuhi intrik politik, pengkhianatan, dan retaknya hubungan personal, terutama dengan Chani.

Salah satu sorotan menarik datang dari karakter Scytale yang diperankan oleh Robert Pattinson. Karakter ini digambarkan sebagai sosok ambigu yang sulit ditebak. Bukan penjahat konvensional, tapi juga bukan sekutu yang bisa dipercaya sepenuhnya. Sebuah wildcard di tengah permainan kekuasaan yang semakin brutal.

Film ini dijadwalkan tayang pada 18 Desember 2026 dan akan berhadapan langsung dengan Avengers: Doomsday. Tak heran jika para fans menyebut momen ini sebagai "Dunesday," hari di mana dua raksasa sinema bertabrakan di box office.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Triadanti N
EditorTriadanti N
Follow Us

Latest in Hype

See More

Kenapa Penampilan Joe Taslim di Remake The Man From Nowhere Ditunggu?

15 Apr 2026, 18:47 WIBHype