Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Widuri Bersyukur Lahir di Keluarga Seniman, Sebut Sebagai Privilege

Widuri Bersyukur Lahir di Keluarga Seniman, Sebut Sebagai Privilege
potret Widuri di kantor IDN, Jakarta, Selasa (14/7/2026) (dok. IDN Times/Rani Asnurida)
Intinya Sih
  • Widuri Puteri merasa bersyukur lahir di keluarga seniman Dwi Sasono dan Widi Mulia, menganggapnya sebagai privilege yang membuka banyak kesempatan serta dukungan penuh untuk kariernya.
  • Sejak kecil, Widuri belajar banyak dari lokasi syuting tentang proses kreatif film, kerja sama tim, hingga pendalaman karakter yang memperkaya pengalaman dan pemahamannya di dunia hiburan.
  • Saat ini Widuri fokus meniti karier musik lewat single duet 'Lupakan Dia', namun tetap berkomitmen melanjutkan akting sambil menikmati hobi baking di waktu luang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Terlahir sebagai anak dari pasangan seniman Dwi Sasono dan Widi Mulia, ternyata tak membuat Widuri Puteri merasa terbebani. Sebaliknya, anak kedua dari tiga bersaudara tersebut justru merasa sangat bersyukur dan menganggap latar belakang keluarganya sebagai sebuah previlege yang membuka banyak kesempatan dan pengalaman berharga.

Hal itu diungkap Widuri dalam sesi roundtable interview di kantor IDN, Jakarta, Selasa (14/7/2026). Pemeran Ara di film Keluarga Cemara tersebut juga antusias menceritakan banyaknya pelajaran yang ia dapatkan sejak berkarier di dunia hiburan, yang menurutnya tidak ia temukan di bangku sekolah.

1. Widuri akui tak pernah terbebani dengan nama besar orangtua

Seorang perempuan berdiri santai di dekat jendela besar dengan latar gedung tinggi dan pepohonan di kawasan perkantoran Jakarta.
potret Widuri di kantor IDN, Jakarta, Selasa (14/7/2026) (dok. IDN Times/Rani Asnurida)

Sudah mulai beranjak dewasa, Widuri Puteri yang kini berusia 16 tahun menegaskan bahwa ia tak pernah merasa berada di bawah bayang-bayang nama besar kedua orangtuanya. Alih-alih merasa terbebani oleh ekspektasi publik, Widuri justru menjadikan dukungan dan lingkungan tempat ia bertumbuh sebagai motivasi untuk terus belajar dan berkembang.

Kepada IDN Times, Widuri menceritakan bahwa ia justru merasa sangat bersyukur terlahir di keluarga seniman. Menurutnya, hal tersebut merupakan sebuah privilege yang memberinya banyak kesempatan untuk mengenal banyak orang, memperluas relasi, serta memperoleh berbagai pengalaman berharga sejak usia dini.

“Gak pernah ada rasa terbebani sama sekali. Aku malah bersyukur sih. Soalnya, buat aku privilege banget dan aku bersyukur malah jadi kenal banyak banget orang melalui ibu dan bapak. Jadi maksudnya networking-nya,” kata Widuri dengan nada antusias.

Widuri juga merasa beruntung karena selalu mendapat dukungan penuh dari kedua orangtuanya dalam setiap langkah karier yang ia jalani. Dukungan tersebut juga membuatnya menjadi semakin percaya diri untuk terus mengeksplorasi berbagai bidang yang ia sukai di dunia hiburan.

2. Banyak belajar dari lokasi syuting sejak kecil

Dua perempuan duduk berdampingan di area kantor dengan jendela besar berlatar gedung tinggi dan pepohonan di Jakarta.
potret Katyana dan Widuri di kantor IDN, Jakarta, Selasa (14/7/2026) (dok. IDN Times/Rani Asnurida)

Widuri Puteri sendiri telah memulai perjalanan kariernya di dunia hiburan sejak usia empat tahun dengan membintangi film Aku, Kau & KUA (2014). Sejak saat itu, ia terus aktif berakting hingga namanya semakin dikenal luas setelah memerankan Ara di film Keluarga Cemara (2019).

Bagi Widuri, memulai karier sejak usia dini memberinya banyak pelajaran yang tidak ia dapatkan di bangku sekolah. Tak hanya mengasah kemampuan akting dan bernyanyi, ia juga belajar memahami proses kreatif di balik sebuah produksi, mulai dari pentingnya kerja sama tim, peran sutradara dalam membangun cerita, hingga kontribusi setiap divisi, seperti kameramen dan kru produksi.

“Bisa tahu, ‘Oh jadi divisi ini kerjanya gini, kameramen, director, pentingnya director di film untuk biar ceritanya lancara, pentingnya karakter, terus pendalaman peran gitu sih. Aku jadi belajar banyak banget,” lanjutnya.

Selain itu, akting juga menjadi cara bagi Widuri untuk mengenal berbagai sudut pandang melalui karakter-karakter yang ia perankan, lho.

“Menurut aku, yang paling berpengaruh itu akting, kayak banyak banget personality yang bisa aku rasain, tanpa harus menjadi sosok itu.”

3. Saat ini pengin fokus bermusik tanpa tinggalkan akting

Seorang perempuan mengenakan kaus putih berdiri santai di dekat jendela besar dengan latar gedung tinggi di Jakarta.
potret Widuri di kantor IDN, Jakarta, Selasa (14/7/2026) (dok. IDN Times/Rani Asnurida)

Widuri sendiri sedang disibukkan dengan aktivitas di dunia musik. Belum lama ini, ia merilis single duet bertajuk “Lupakan Dia” bersama Katyana Mawira. Meski kini lebih fokus meniti karier sebagai penyanyi, Widuri menegaskan bahwa ia tidak akan meninggalkan dunia akting yang telah menjadi bagian dari perjalanan hidupnya sejak kecil.

“Untuk sekarang kayaknya aku pengin fokus musik dulu, tapi akting kayaknya gak akan pernah aku tinggalin,” ungkap Widuri.

Nah, ketika ditanya untuk memilih antara musik atau akting, Widuri mengaku tak bisa menentukan salah satunya. Menurutnya, kedua bidang tersebut sama-sama ia cintai dan ingin terus dijalani.

Menariknya, di balik kesibukannya sebagai aktris dan penyanyi, Widuri ternyata juga memiliki hobi baking, lho. Ia bahkan sempat bercita-cita membuka usaha kecil di bidang tersebut. Namun, setelah dipikirkan kembali, Widuri memutuskan untuk menjadikan baking sebagai hobi yang bisa ia nikmati di sela-sela kesibukannya saja.

“Dari dulu tuh impian aku pengen buka baking, tapi akhirnya aku mikir-mikir lagi kayaknya sebagai hobi aja.”

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More