Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

YLBHAKJ Jadi Pelengkap Film Tunggu Aku Sukses Nanti?

YLBHAKJ Jadi Pelengkap Film Tunggu Aku Sukses Nanti?
press conference peluncuran poster dan trailer Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan di XXI Plaza Senayan, Senin (13/4/2026) (dok. IDN Times/Rani Asnurida)

Jakarta, IDN Times – Setelah sukses menguras emosi penonton lewat Tunggu Aku Sukses Nanti yang hadir sebagai film Lebaran 2026, Rapi Films siap menghadirkan kembali film drama keluarga berjudul “Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan.” Disutradarai oleh Kuntz Agus, film tersebut dijadwalkan tayang di bioskop pada 13 Mei 2026.

Dalam press conference peluncuran poster dan trailer Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan di XXI Plaza Senayan, Senin (13/4/2026), Sunil Samtani selaku produser mengungkap fakta menarik tentang ide di balik lahirnya film tersebut. Ia menyebut bahwa film ini lahir sebagai pelengkap dari dua film sebelumnya, termasuk Tunggu Aku Sukses Nanti, lho. Lantas, bagaimana keduanya bisa saling terhubung?

1. Yang Hilang Boleh Hilang Asal Kau Jangan lengkapi film Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah dan Tunggu Aku Sukses Nanti

press conference peluncuran poster dan trailer Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan di XXI Plaza Senayan, Senin (13/4/2026)
press conference peluncuran poster dan trailer Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan di XXI Plaza Senayan, Senin (13/4/2026) (dok. IDN Times/Rani Asnurida)

Sebelum mengumumkan film “Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan”, Rapi Films sudah lebih dulu mencuri perhatian lewat film drama keluarga Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah (2025) dan Tunggu Aku Sukses Nanti yang saat ini masih tayang di bioskop.

Menariknya, ketiga film tersebut ternyata masih memiliki benang merah yang sama. Meski mengangkat cerita yang berbeda dan tidak saling terhubung secara naratif, Sunil Samtani menjelaskan bahwa ketiganya dikembangkan dalam satu gagasan besar yang berangkat dari perspektif keluarga yang berbeda-beda, mulai dari sudut pandang ayah, anak muda yang memperjuangkan kesuksesan hingga ibu sebagai pusat emosi dan ingatan di keluarga.

“Cerita ini saya terpikirkan karena waktu Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah, kan lebih banyak perspektif ayah yang sebagai loser. Terus kita bikin Tunggu Aku Sukses lebih ke pekerja, gimana anak muda yang mau kerja dan struggle,” kata Sunil Samtani di hadapan awak media yang memenuhi studio bioskop.

Ia melanjutkan, “Nah, kalau di sini, saya berpikir pengin bikin film yang lebih ke pandangan ibu dan bekerja sama dengan Alim Sudio di proyek ini untuk dapet konsep yang dynamic keluarga yang hancur pas ada masalah di karakter utama.”

2. Proses kreatif di balik pengembangan cerita film Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan

press conference peluncuran poster dan trailer Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan di XXI Plaza Senayan, Senin (13/4/2026)
press conference peluncuran poster dan trailer Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan di XXI Plaza Senayan, Senin (13/4/2026) (dok. IDN Times/Rani Asnurida)

Alim Sudio, penulis naskah film Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan mengungkap bahwa pengembangan cerita film ini berangkat dari kegelisahan yang ia dan Sunil rasakan sebagai seorang ayah dan suami. Menurutnya, dalam proses brainstorming, mereka kerap membahas berbagai hal seputar keluarga, termasuk ketakutan tentang penuaan, kemungkinan sakit di masa depan, serta hal-hal yang paling ditakuti dalam kehidupan berkeluarga.

Dari percakapan-percakapan itu lah kemudian muncul refleksi mengenai peran ibu dalam rumah tangga yang kerap menjadi sosok paling diandalkan untuk mengingat berbagai hal penting dalam keluarga.

“Kita ngerasa bahwa kayaknya peran seorang ibu tuh, kalau bapak kan suka diprotes suka lupa ya, ulang tahun anak aja kita dibilang lupa, ulang tahun pernikahan kita lupa gitu. Tapi yang selalu ingat segala suatu hal tuh di rumah adalah ibu gitu,” ungkap Alim Sudio.

Alim pun kemudian mempertanyakan tentang apa yang akan terjadi jika ibu yang selalu diandalkan malah kehilangan ingatannya secara perlahan. Nah, hal ini lah dituangkan ke dalam film Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan.

3. Jadi ibu yang kehilangan ingatan, Lulu Tobing sempat tak percaya diri

press conference peluncuran poster dan trailer Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan di XXI Plaza Senayan, Senin (13/4/2026)
press conference peluncuran poster dan trailer Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan di XXI Plaza Senayan, Senin (13/4/2026) (dok. IDN Times/Rani Asnurida)

Karakter ibu dalam film ini diperankan oleh Lulu Tobing. Sang aktris mengaku senang karena kembali dipercaya oleh Rapi Films untuk memerankan karakter ibu lagi setelah Tunggu Aku Sukses Nanti.

Namun di sisi lain, Lulu juga mengaku sempat merasa kurang percaya diri saat harus memerankan ibu dalam film Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan. Ia menilai film ini membawa tantangan karena jika biasanya ia memerankan sosok ibu yang berjuang menghadapi persoalan ekonomi, kali ini ia harus mendalami karakter ibu yang berjuang melawan penyakit, sehingga dibutuhkan pendekatan emosional dan riset yang lebih mendalam.

“Kali ini ibunya beda, ibunya punya masalah yang saya gak pernah, mungkin hampir gak pernah temui di kehidupan sehari-hari gitu ya. Kalau biasanya saya berperan sebagai ibu yang susah secara ekonomi, apa segala macem yang gampang dipelajari. Tapi kali ini saya dapet karakter yang punya penyakit tertentu, yang saya harus cari tahu banyak tentang itu,” ungkap Lulu Tobing.

Namun tantangan tersebut akhirnya ia terobos setelah mendapatkan dukungan dan keyakinan dari Sunil Samtani serta melalui proses reading yang intens. Lulu Tobing juga merasa sangat terbantu dengan diskusi bersama sutradara Kuntz Agus dan kerja sama dengan para lawan mainnya.

Film Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan mengikuti kisah Kesha, mahasiswa yang harus memilih antara mengejar impian atau merawat ibunya, Yuke yang perlahan kehilangan ingatan. Suasana rumah mereka yang dahulu hangat pun berubah menjadi terasa asing ketika Yuke tidak lagi mengenali keluarganya sendiri. Selain Lulu Tobing, film ini juga dibintangi oleh Yasmin Napper, Ibnu Jamil, Shofia Shireen, dan Jordan Omar.

Share
Topics
Editorial Team
Triadanti N
EditorTriadanti N
Follow Us

Latest in Hype

See More

3 Momen Ngeri di Trailer Perdana Insidious: Out of the Further

14 Apr 2026, 15:47 WIBHype