“Sekali nonton, rusak susu sebelanga.”
Bicara soal kekuatan memori, manusia emang makhluk ciptaan Tuhan yang paling jawara. Kemampuan indera penglihatan dan perasa, serta penciuman untuk menyusun fragmen-fragmen visual masuk ke alam bawah sadar. Gimana, berat banget yak bahasa IDNtimes?
Membuka diskusi soal memori, apa yang dilihat mata, didengar telinga dan dirasakan tubuh punya kekuatan besar untuk nempel di kepala kamu dan mempengaruhi cara kamu berpikir dan memandang sekeliling kamu selanjutnya; terutama kalau kamu adalah cewek.
Salah satu gambaran visual paling keras dan kuat menancap adalah gambaran dari tayangan vulgar dan porno yang sering disebut bokep. Para wanita juga nggak kebal terhadap film-film yang biasanya identik dengan kesukaan para pria ini. Bahkan, banyak wanita yang terang-terangan mengakses, bukan hanya sekedar nyasar aja pas browsing. Kalau nyasar pun, biasanya diterusin karena penasaran.
Tanpa para cewek sadari, tayangan porno punya efek jangka panjang yang merusak banget, lho. Buat cowok, kerusakan yang diderita sebenarnya nggak akan separah kerusakan yang diderita oleh cewek yang udah sekali berkesempatan menikmati tayangan porno.
Para cewek yang udah terlanjur menyaksikan tayangan porno yang serba nggak pantes ini tanpa mereka sadari akan mulai membentuk siklus kecanduan yang nggak sehat. Ada saat-saat tertentu dalam kehidupan wanita di mana hormon seksual mereka berfluktuasi gila-gilaan, biasanya pada saat mendekati waktunya datang bulan. Saat hal itu terjadi, mau nggak mau alam bawah sadar yang udah telanjur merekam adegan porno menimbulkan rasa ‘kangen’. Kembali deh, para cewek penasaran ingin mengakses, dengan bisikan kecil yang bilang, “Sedikit aja…”. Alhasil, kecanduan hanya soal waktu.
Selain itu, apa yang sering kamu lihat, lama-kelamaan nggak akan lagi memuaskan kamu. Tuh, bahaya banget, ‘kan? Saat melihat aja nggak lagi memuaskan para cewek, mereka jadi lebih mudah terbawa perasaan dan momen, serta terbayang-bayang apa yang sudah mereka lihat. Iya kalau cowok yang lagi sama si cewek adalah cowok baik-baik, nah kalau nggak, gimana? Namanya kucing, kalau dikasih ikan asin juga nggak nolak, lah, apalagi kalau ikan asinnya yang menawarkan diri atas nama eksperimen?
Masalahnya, girls, saat kamu udah sekali melakukan itu atas dasar suka sama suka, akan sulit untuk kamu menahan diri buat nggak melangkah ke jenjang yang lebih jauh. Bukan, bukan pernikahan. Maksud IDNtimes adalah, bakal sulit buat para cewek untuk menahan diri hanya sampai tahapan petting alias sentuh-sentuhan dan eksplorasi seksual aja. Apalagi para cowoknya, makin menjurus lagilah sampai yang paling fatal, yaitu seks sebelum menikah, terjadi. Emang kamu yang cewek-cewek rela kalau kehilangan keperawanan sama seseorang yang belum tentu jadi pendamping hidup?
Mungkin, kamu yang penghobi tayangan porno bakal bilang kalau IDNtimes terlalu lebai beropini, tapi itulah kebenarannya, girls. Nggak hanya kecanduan atau keterusan bereksplorasi aja, kebanyakan menyaksikan tayangan porno bakal sedikit banyak berpengaruh juga pada image pribadi kamu soal diri kamu. Kalau kamu nggak bisa beraksi layaknya cewek-cewek di tayangan porno tersebut, maka kamu jadi merasa kurang bisa memuaskan suami kamu nantinya. Lebih parahnya lagi, kamu merasa gerakan-gerakan seks yang agak menyimpang seperti blowjob adalah hal yang sah-sah saja seorang cewek lakukan pada cowok, saat hal tersebut sedikit merendahkan derajat wanita yang melakukannya di mata pria yang dipuaskan. Jangan sampai terpengaruh!
Selain itu, sering menonton tayangan porno pada jangka panjang bakal melukai pernikahan kamu. Lho, kok bisa? Bisa, karena adanya standar yang sudah bergeser mengenai seks yang indah, berdasarkan cinta dan romansa antara sepasang suami istri. Entah karena salah satu pihak sudah terlanjur melakukan hubungan seks di luar nikah, atau adanya kebiasaan menonton dan menjadikan tayangan porno sebagai kiblat hubungan intim yang bahagia dan memuaskan, yang manapun tidak sehat buat pernikahan kamu.
So, girls, sudah tahu, ‘kan bahayanya sembarangan nonton adegan-adegan vulgar yang mendetail untuk kamu sebagai wanita? Jangan sampai salah memilih, sebagai wanita harus selalu bijak sebelum bertindak!
