10 Negara Paling Jago Matematika di Dunia 2026, Asia Juara!

- PISA 2025 yang dipublikasikan September 2026 mengukur kemampuan matematika siswa usia 15 tahun dan menempatkan China di peringkat pertama dengan skor 612.
- Asia mendominasi tujuh posisi teratas: Singapura, Makau, Taiwan, Jepang, Korea Selatan, dan Hong Kong menyusul China; Korea Selatan dan Hong Kong sama-sama meraih 522 poin.
- Estonia menjadi negara Eropa tertinggi di peringkat kedelapan, diikuti Swiss dan Inggris; rata-rata matematika OECD turun 22 poin dari 2015 hingga 2025.
Kemampuan matematika pelajar di setiap negara ternyata punya perbedaan yang cukup jauh. Gambaran tersebut bisa dilihat melalui PISA (Programme for International Student Assessment), asesmen internasional yang mengukur kemampuan siswa berusia 15 tahun dalam matematika, membaca, dan sains.
Hasil PISA 2025 yang dipublikasikan pada September 2026 kemudian menunjukkan negara dan wilayah mana saja yang mencatat performa matematika paling tinggi. Menariknya, negara-negara dan sistem pendidikan di Asia mendominasi posisi teratas dalam daftar tersebut, lho! Lantas, negara mana saja yang masuk 10 besar paling jago matematika di dunia pada 2026?
1. China

ilustrasi pelajar sekolah di China (pexels.com/kimmi jun) China menempati posisi pertama dengan skor matematika rata-rata 612 poin dalam PISA 2025 yang dipublikasikan pada September 2026. Angka tersebut hampir 150 poin lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata OECD dan unggul 49 poin dari Singapura yang berada di posisi kedua.
Dalam pemeringkatan ini, China diwakili oleh empat wilayah yang berpartisipasi dalam PISA, yaitu Beijing, Shanghai, Jiangsu, dan Zhejiang. Hasil tersebut membuat sistem pendidikan dari wilayah-wilayah tersebut mencatat performa matematika tertinggi dalam daftar global terbaru.
2. Singapura

ilustrasi Singapura (unsplash.com/Rogan Yeoh) Singapura berada di posisi kedua dengan skor matematika rata-rata 563 poin. Meski masih berada cukup jauh di belakang China, pencapaian ini tetap menempatkan Singapura sebagai salah satu sistem pendidikan dengan performa matematika tertinggi di dunia.
Singapura juga menjadi bagian dari dominasi Asia dalam daftar tersebut. Dari 10 posisi teratas, tujuh di antaranya ditempati oleh sistem pendidikan Asia, sehingga kawasan ini terlihat sangat kuat dalam kemampuan matematika pelajar usia 15 tahun.
3. Makau

ilustrasi Makau (unsplash.com/Mauricio Muñoz) Makau menempati posisi ketiga dengan skor rata-rata 549 poin. Hasil ini membuat Macao hanya terpaut 14 poin dari Singapura yang berada satu tingkat di atasnya. Menariknya, Macao juga menjadi bagian dari tiga sistem pendidikan Asia yang mengisi empat posisi teratas. Bersama Singapura dan Taiwan, wilayah ini memperlihatkan kuatnya performa matematika di kawasan Asia Timur dalam hasil PISA terbaru.
4. Taiwan

ilustrasi anak kecil menyeberang jalan di Taipei, Taiwan (pexels.com/Jimmy Liao) Taiwan berada di posisi keempat dengan skor matematika rata-rata 546 poin. Selisihnya hanya 3 poin dari Makau, sehingga persaingan di antara keduanya cukup ketat. Hasil tersebut juga membuat Taiwan tetap berada di kelompok empat peserta dengan performa matematika tertinggi. Posisi ini sekaligus memperpanjang dominasi sistem pendidikan Asia di papan atas pemeringkatan matematika global.
5. Jepang

ilustrasi pelajar sekolah di Jepang (unsplash.com/Stephanie Hau) Jepang menempati posisi kelima dengan skor 525 poin. Negara ini memang berada 21 poin di bawah Taiwan, tetapi tetap berhasil mempertahankan posisi di antara lima besar dunia. Pencapaian Jepang juga memperlihatkan konsistensi negara Asia Timur dalam daftar tersebut. Setelah China, Singapura, Macao, dan Taiwan, Jepang menjadi sistem pendidikan Asia berikutnya yang masuk jajaran teratas kemampuan matematika.
6. Korea Selatan

ilustrasi Seoul, Korea Selatan (pexels.com/Theodore Nguyen) Korea Selatan berada di posisi keenam dengan skor rata-rata 522 poin. Menariknya, angka tersebut sama persis dengan skor yang dicatat Hong Kong pada posisi berikutnya. Selisih skor yang sangat tipis membuat Korea dan Hong Kong berada dalam kelompok performa yang sama. Hasil ini juga semakin memperkuat dominasi Asia Timur karena enam dari tujuh posisi teratas ditempati oleh sistem pendidikan dari kawasan tersebut.
7. Hong Kong

ilustrasi Hong Kong (unsplash.com/Florian Wehde) Hong Kong juga mencatat skor matematika 522 poin, sama dengan Korea Selatan. Dalam daftar keseluruhan, Hong Kong berada di posisi ke-7 dan hanya berbeda peringkat karena urutan pemeringkatan. Kinerja tersebut membuat Hong Kong tetap menjadi salah satu peserta dengan performa matematika tertinggi. Dominasi Hong Kong bersama negara dan wilayah Asia lainnya menunjukkan betapa kuatnya kawasan Asia dalam hasil PISA matematika terbaru.
8. Estonia

ilustrasi Estonia (pexels.com/Kristina Paukshtite) Estonia menjadi negara Eropa dengan posisi tertinggi dalam daftar 10 besar. Negara ini mencatat skor matematika rata-rata 508 poin dan berada di peringkat kedelapan. Posisi Estonia cukup menarik karena berhasil memutus dominasi sistem pendidikan Asia di papan atas. Setelah tujuh peserta Asia mendominasi sebagian besar posisi teratas, Estonia menjadi negara Eropa pertama yang masuk ke daftar tersebut.
9. Swiss

ilustrasi Swiss (pexels.com/Gotta Be Worth It) Swiss berada di posisi ke-9 dengan skor rata-rata 499 poin. Hasil tersebut membuat Swiss tetap masuk dalam kelompok 10 peserta dengan performa matematika tertinggi pada PISA terbaru. Meski skornya lebih rendah dibandingkan dengan Estonia, Swiss masih berada di atas Inggris dan sejumlah negara besar lainnya. Pencapaian ini menunjukkan bahwa negara Eropa juga memiliki beberapa sistem pendidikan dengan performa matematika yang cukup tinggi.
10. Inggris

ilustrasi London, Inggris (pexels.com/Amandeep Singh) Inggris melengkapi daftar 10 besar dengan skor matematika rata-rata 488 poin. Posisi ini menempatkan Inggris di atas sejumlah negara Barat lainnya dalam pemeringkatan terbaru. Kanada, misalnya, berada satu tingkat di bawah Inggris dengan skor 485 poin. Sementara itu, beberapa negara besar Eropa seperti Jerman, Prancis, Spanyol, dan Italia juga berada di bawah Kanada dalam daftar tersebut.
Hasil PISA 2025 yang dirilis pada 2026 memperlihatkan dominasi yang cukup kuat dari Asia, terutama Asia Timur, dalam kemampuan matematika pelajar. China berada di posisi teratas dengan skor 612, sedangkan Singapura, Macao, Taiwan, Jepang, Korea, dan Hong Kong juga berhasil masuk posisi 7 besar. Di luar Asia, Estonia menjadi negara Eropa dengan posisi tertinggi, disusul Swiss dan Inggris yang melengkapi 10 besar.
Namun, hasil ini juga memperlihatkan persoalan yang lebih luas karena rata-rata skor matematika negara-negara OECD turun 22 poin antara 2015 dan 2025, setara dengan sedikit lebih dari satu tahun pembelajaran. PISA juga menemukan adanya kaitan antara penggunaan perangkat digital untuk hiburan dan hasil belajar, terutama pada pelajar yang menghabiskan lebih dari 4 jam sehari untuk aktivitas digital di luar sekolah.
Jadi, pemeringkatan ini gak sekadar menunjukkan siapa yang paling tinggi nilainya, tapi juga memberikan gambaran tentang perubahan kemampuan matematika pelajar di berbagai negara.










![[QUIZ] Hewan di Upin Ipin Apakah yang Cocok Kalian Jadiin Peliharaan di Rumah?](https://image.idntimes.com/post/20261008/foto-cover_99657575-94ba-4e9d-8a11-b02f46607d03.jpg)














