Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Viral Kisah Tukang Pijat 78 Tahun Susah Cari Pelanggan, Bikin Iba

Viral Kisah Tukang Pijat 78 Tahun Susah Cari Pelanggan, Bikin Iba
Default Image IDN

Belum lama ini banyak warganet yang dibuat iba dengan kisah perjuangan seorang tukang pijat tua. Pada usianya yang sudah menginjak 78 tahun, ia disebutkan masih sibuk keliling Jakarta dengan menggunakan sepeda tuanya untuk mencari pelanggan.

Kisah tukang pijat ini pun viral di Twitter dan mendapat banyak perhatian. Yuk, simak kisahnya.

1. Keliling Jakarta mencari pelanggan mengandalkan sepeda kecil

default-image.png
Default Image IDN

Kisah tukang pijat ini awalnya viral usai diunggah oleh akun Twitter @bydhowie_. Pria ini secara tak sengaja bertemu dengan tukang pijat yang diketahui bernama Abdul Wahab di sekitaran kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat.

Pemilik akun @bydhowie_ menyebutkan kalau Pak Wahab berkeliling mencari pelanggan dengan menggunakan sepeda kecil dan cukup tua. Meski begitu, sepeda itu tak digowesnya melainkan hanya dinaiki dan didorong menggunakan kakinya pelan-pelan.

2. Berangkat dari Palmerah dengan rute Kwitang, Senen, Monas dan Bundaran HI

default-image.png
Default Image IDN

Pada momen itu, @bydhowie_ sempat sedikit berbincang dengan Pak Wahab. Usut punya usut, Pak Wahab ini memang bermata pencaharian sebagai tukang pijit keliling.

Disebutkan kalau ia mulai berkeliling dari rumahnya di sekitaran Palmerah sejak ashar bahkan baru pulang hingga dini hari. Pak Wahab mematok tarif Rp50 ribu untuk sekali pijat. Ia bahkan tak menolak jika pelanggannya membayar kurang dari tarif itu.

3. Alasan Pak Wahab masih semangat mencari uang di tengah situasi sulit

default-image.png
Default Image IDN

Pemilik akun @bydhowie_ menceritakan bahwa Pak Wahab ini adalah mantan seorang pejuang kemerdekaan. Dia kelahiran 1943 dan kini telah berusia 78 tahun.

Tentu tak mudah bagi orang yang sudah tidak lagi muda untuk mendorong sepeda sejauh puluhan kilometer demi mencari pelanggan. Pak Wahab punya alasan kuat untuk tetap melakoni rutinitasnya itu, yakni demi sang istri.

"Kasihan istri saya sering ngomong kalau beras habis, mas. Jadi saya kuat-kuatin demi dia," ujar Pak Wahab seperti yang dituliskan akun @bydhowie_ pada unggahan Twitter miliknya.

4. Kondisi pandemik COVID-19 sangat berpengaruh bagi pendapatannya. Terkadang tidak dapat pelanggan sama sekali

default-image.png
Default Image IDN

Kondisi pandemik seperti ini tentu sangat berpengaruh bagi penghasilan Pak Wahab. Ia mengatakan kalau sering tidak mendapat pelanggan meski sudah muter-muter Jakarta.

"Dia bilang kadang sering kosong gak ada yang mau dipijit pas corona gini. Katanya pada takut dipijit dia, takut dia ngebawa virus gitu," jelas akun @bydhowie_.

5. Warganet menggalang donasi untuk Pak Wahab, terkumpul belasan juta Rupiah

Tak sampai 24 jam, cerita yang ditulis warganet ini pun viral di Twitter. Unggahannya telah mendapat lebih dari 28 ribu retweet dan banyak warganet yang menyampaikan simpati ke Pak Wahab.

Tak cuma itu, donasi dari warganet pun mulai mengalir untuk membantu ekonomi tukang pijat ini. Pemilik akun @bydhowie_ mengungkapkan telah terkumpul uang donasi sebanyak belasan juta Rupiah dari warganet untuk diberikan ke Pak Wahab.

"Gak nyangka banget banyak yang mau berdonasi. Untuk yang udah donasi dari sehabis isya kemarin sampai saya ketemu beliau udah saya sampaikan senilai Rp11 juta sekian," katanya.

Wah, gak nyangka media sosial bukan hanya jadi sumber informasi dan hiburan, tapi juga bisa jadi tempat untuk berbuat kebaikan.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Indra Zakaria
EditorIndra Zakaria
Follow Us

Latest in Hype

See More

9 Photoshoot Tasya Farasya saat Malam Hari di Shinjuku, Stunning Abis!

08 Apr 2026, 06:21 WIBHype
Siapa Alyssa Cordes?

Siapa Alyssa Cordes?

07 Apr 2026, 20:10 WIBHype