7 Beda Pola Kasus Baru di The Scarecrow, Bukan Ulah Pembunuh Berantai?

- Warga Gangseong kembali digegerkan dengan penemuan mayat baru di The Scarecrow, namun penyidik mulai meragukan kaitannya dengan pembunuhan berantai sebelumnya.
- Perbedaan mencolok terlihat dari lokasi kejadian di dalam rumah, korban remaja 14 tahun, serta tidak adanya tanda pengikatan atau penyiksaan seperti kasus terdahulu.
- Penyidik menduga kemungkinan aksi peniru setelah muncul petunjuk bahwa Lee Gi Beom terlihat di sekitar lokasi saat kejadian.
Lagi-lagi warga Gangseong digemparkan dengan temuan mayat baru di The Scarecrow (2026). Awalnya, kasus ini diduga masih berkaitan dengan rangkaian pembunuhan berantai yang selama ini menghantui kota tersebut. Namun, semakin diselidiki, justru muncul kejanggalan yang membuat para penyidik mulai meragukan keterkaitannya.
Perbedaan pola yang cukup mencolok membuat Kang Tae Joo (Park Hae Soo) mempertanyakan apakah kasus ini benar dilakukan oleh pelaku yang sama. Karna jika salah mengidentifikasi, penyelidikan justru bisa semakin melenceng. Lalu, apa saja perbedaan yang mencurigakan dari kasus terbaru ini? Simak di bawah ini!
1. Berbeda dari kasus sebelumnya yang terjadi di jalan atau area terbuka seperti ladang, kali ini pembunuhan terjadi di dalam rumah korban

2. Pelaku diduga masuk dengan membobol rumah saat malam hari, ketika korban sedang tertidur, sebelum melancarkan aksinya

3. Meskipun korban meninggal akibat cekikan, tidak ditemukan tanda-tanda pengikatan atau penyiksaan seperti pada kasus-kasus sebelumnya

4. Korban kali ini merupakan remaja berusia 14 tahun, jauh berbeda dari profil korban sebelumnya yang rata-rata wanita usia 28–30 tahun

5. Perbedaan pola ini membuat penyidik kebingungan dan mulai mempertanyakan apakah kasus ini benar bagian dari rangkaian yang sama

6. Tanpa bukti yang kuat, muncul kemungkinan bahwa kasus ini merupakan aksi peniru (copycat) yang mencoba meniru pola pembunuhan sebelumnya

7. Petunjuk baru menyebutkan bahwa Lee Gi Beom terlihat berada di sekitar lokasi pada waktu kejadian, sehingga ia kembali menjadi sosok yang dicurigai

Melihat berbagai perbedaan ini, wajar jika muncul dugaan bahwa kasus terbaru bukan sepenuhnya bagian dari pembunuhan berantai yang sama. Bisa jadi ada pihak lain yang memanfaatkan situasi untuk menutupi sesuatu atau justru mengacaukan penyelidikan. Meski begitu, dengan petunjuk yang masih terbatas, semua kemungkinan tetap terbuka. Menurut kamu, ini ulah pelaku yang sama atau benar-benar copycat, nih?


















