7 Karakter Istri Tangguh di Drakor Sepanjang 2025

- Jo Na Jeong (Kim Hee Seon) menunjukkan ketangguhan dengan mempertanyakan peran yang dianggap wajar, menjadikannya karakter istri paling reflektif di drakor 2025.
- Park Ha Jin (Myung Se Bin) belajar menetapkan batas dan menjadi simbol istri yang bangkit tanpa menghancurkan orang lain dalam The Dream Life of Mr. Kim.
- Cha Soo Yeon (Eugene) hidup di tengah intrik politik dan menunjukkan ketangguhan dengan kecerdasan membaca situasi serta kapan harus bertindak dalam First Lady.
Dalam banyak drama Korea, sosok istri kerap ditempatkan sebagai pendamping yang identitasnya melekat pada pasangan. Namun, drakor 2025 menunjukkan perubahan signifikan dengan menghadirkan karakter istri yang tidak hanya bertahan, tetapi juga melawan, mengambil keputusan sulit, dan berdiri sebagai subjek penuh atas hidupnya sendiri.
Para karakter ini tidak selalu digambarkan sempurna atau heroik, tetapi justru kuat karena kerentanan, luka, dan keberanian mereka menghadapi tekanan rumah tangga, politik, hingga ancaman fisik. Sepanjang 2025, ada tujuh karakter istri di drakor yang menonjol karena ketangguhannya dalam berbagai bentuk perjuangan yang kompleks dan emosional. Siapa saja itu?
1. Jo Na Jeong (Kim Hee Seon), Don’t Call Me Ma’am

Jo Na Jeong adalah potret istri yang lelah dipanggil dengan label yang mereduksi dirinya. Dalam Don’t Call Me Ma’am, ia menghadapi kehidupan rumah tangga yang menuntut pengorbanan tanpa henti, sementara suaranya kerap diabaikan.
Ketangguhan Jo Na Jeong terletak pada keberaniannya mempertanyakan peran yang selama ini dianggap wajar. Ia tidak memberontak dengan teriakan, tetapi dengan keputusan sunyi yang perlahan mengubah arah hidupnya, menjadikannya salah satu karakter istri paling reflektif di drakor 2025.
2. Park Ha Jin (Myung Se Bin), The Dream Life of Mr. Kim

Park Ha Jin hidup dalam bayang-bayang mimpi suaminya yang terlalu besar, sementara keinginannya sendiri terus dikesampingkan. Ia adalah istri yang terlihat tenang, tetapi menyimpan kelelahan emosional akibat pernikahan yang tidak setara.
Dalam The Dream Life of Mr. Kim, Park Ha Jin menunjukkan ketangguhan lewat kesabaran yang akhirnya berubah menjadi kesadaran diri. Ia bukan sekadar bertahan, melainkan belajar menetapkan batas, menjadikan karakternya simbol istri yang bangkit tanpa harus menghancurkan orang lain.
3. Cha Soo Yeon (Eugene), First Lady

Sebagai istri tokoh politik berpengaruh, Cha Soo Yeon hidup di tengah intrik, sorotan publik, dan kompromi moral. Ia tidak hanya dituntut tampil sempurna, tetapi juga harus menelan kebohongan demi stabilitas kekuasaan dalam drakor First Lady.
Ketangguhan Cha Soo Yeon terletak pada kecerdasannya membaca situasi dan memilih kapan harus diam, serta kapan harus bertindak. First Lady menggambarkan bahwa menjadi istri dalam dunia politik berarti bertarung di medan yang sunyi, tapi mematikan.
4. Kang Eun Soo (Lee Young Ae), Walking on Thin Ice

Kang Eun Soo adalah istri yang terjebak dalam situasi ekstrem, di mana keselamatan keluarga dan kebenaran sering kali berada di sisi yang berlawanan. Ia harus mengambil keputusan yang dapat menghancurkan rumah tangganya, sekaligus menyelamatkan nyawa.
Dalam Walking on Thin Ice, ketangguhan Kang Eun Soo bukan hanya emosional, tetapi juga fisik dan moral. Karakternya menunjukkan bahwa menjadi istri kadang berarti berjalan di atas garis tipis antara cinta dan pengkhianatan.
5. Seo Mun Ju (Gianna Jun), Tempest

Seo Mun Ju menghadapi tekanan berlapis sebagai istri, profesional, dan individu yang terseret konflik berskala besar. Ancaman tidak hanya datang dari luar, tetapi juga dari hubungan personal yang retak akibat rahasia dan trauma.
Tempest menjadikan Seo Mun Ju simbol istri tangguh yang tetap berpikir jernih di tengah kekacauan. Ia bukan hanya bereaksi terhadap situasi, tetapi aktif mengendalikan arah cerita, menjadikannya salah satu karakter perempuan paling dominan tahun ini.
6. Kong Mi Ri (Lee Si Young), Salon de Holmes

Kong Mi Ri mungkin tampil dalam balutan komedi dan misteri ringan, tetapi perannya sebagai istri menyimpan kekuatan tersendiri. Ia menyeimbangkan kehidupan rumah tangga dengan insting tajam dan keberanian menghadapi situasi berbahaya.
Dalam Salon de Holmes, Kong Mi Ri menunjukkan bahwa ketangguhan istri tidak selalu hadir dalam drama berat. Justru lewat kecerdikan, solidaritas, dan kepercayaan diri, ia membuktikan bahwa peran domestik tidak menghalangi kekuatan personal.
7. Oh Ae Sun (IU), When Life Gives You Tangerine

Oh Ae Sun adalah potret istri dalam kisah slice of life yang sederhana, tetapi emosional. Ia menghadapi realitas hidup, kehilangan, dan rutinitas yang mengikis mimpi, tanpa kehilangan kelembutan sebagai manusia.
Ketangguhan Oh Ae Sun terasa paling membumi karena dekat dengan kehidupan nyata. When Life Gives You Tangerine menampilkan bahwa kekuatan seorang istri sering kali hadir dalam kemampuan bertahan, mencintai, dan tetap berjalan meski lelah.
Ketujuh karakter istri tersebut menunjukkan wajah perempuan menikah yang jauh dari stereotip pasif. Melalui Don’t Call Me Ma’am, The Dream Life of Mr. Kim, First Lady, Walking on Thin Ice, Tempest, Salon de Holmes, dan When Life Gives You Tangerine, drakor 2025 menghadirkan istri-istri yang tangguh dengan cara mereka masing-masing. Mereka bukan hanya bertahan dalam pernikahan, tetapi juga berjuang mempertahankan identitas, harga diri, dan hak untuk memilih jalan hidupnya sendiri.


















