Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

8 Sikap Childish Ko Se Yun di The Husband, Menyebalkan!

8 Sikap Childish Ko Se Yun di The Husband, Menyebalkan!
Lee Seol di drakor The Husband (dok. KBS/The Husband)
  • Ko Se Yun, direktur rumah sakit dalam The Husband, membiarkan pernikahannya retak setelah kematian putri mereka dengan mendiamkan suami dan menolak memperbaiki komunikasi.
  • Ia kerap bertindak impulsif, memaksakan kehendak, serta menyalahkan suami dan ayahnya atas berbagai masalah, termasuk kematian anak dan kasus sel punca janin.
  • Meski suaminya berjuang membebaskannya dari penculikan, Se Yun tetap meragukan dan tidak membelanya, bahkan memicu perdebatan yang membuat rencana kabur diketahui pelaku.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Karakter Ko Se Yun (Lee Seol) di drakor The Husband merupakan seorang wanita karier dengan jabatan mentereng di sebuah rumah sakit milik ayahnya. Ia menjabat sebagai salah satu direktur rumah sakit, sementara suaminya juga dokter saraf andalan di sana. Pernikahan ia dan suaminya hampir kandas karena kematian anak perempuan mereka.

Alih-alih berupaya untuk menyelamatkan pernikahan, Se Yun justru mendiamkan suaminya, gak mau berkomunikasi hingga membiarkan pernikahan berantakan dengan sengaja. Banyak masalah yang menimpanya ia limpahkan dan salahkan pada sang suami. Childish banget, bukan? Nah, berikut ini beberapa bukti sikap kekanak-kanakan Ko Se Yun!

  1. 1. Ko Se Yun sulit menerima keadaan ketika keinginannya ditolak. Alih-alih menghormati keputusan orang lain, ia justru memaksakan kehendak pada suami

    Potret Lee Seol saat membintangi drama Korea The Husband dalam dokumentasi resmi KBS untuk serial tersebut.
    Lee Seol di drakor The Husband (dok. KBS/The Husband)
  2. 2. Saat marah dan kecewa, ia lebih sering bertindak impulsif daripada memikirkan alasan orang lain, termasuk kenapa suami gak hadir saat anaknya sakit

    Lee Seol tampil dengan ekspresi serius dalam adegan drama Korea The Husband produksi KBS, berdasarkan materi promosi.
    Lee Seol di drakor The Husband (dok. KBS/The Husband)
  3. 3. Se Yun lebih percaya hasutan psikopat bahwa penculikannya diinisiasi oleh suaminya, dibanding percaya pada sosok suami yang membersamai selama ini

    Lee Seol tampil dalam drama Korea The Husband melalui materi promosi resmi yang dirilis oleh stasiun KBS.
    Lee Seol di drakor The Husband (dok. KBS/The Husband)
  4. 4. Saat suaminya rela menggadaikan nyawa demi menyelamatkannya, Se Yun justru meragukan suaminya, membuang waktu, hingga psikopat menyerang mereka

    Potret aktris Lee Seol dalam drama Korea Selatan The Husband, dengan kredit dokumentasi resmi dari KBS.
    Lee Seol di drakor The Husband (dok. KBS/The Husband)
  5. 5. Se Yun sama sekali gak membela suaminya di depan keluarga yang telah fitnah suaminya, padahal ia saksikan sendiri perjuangan suami membebaskannya

    Potret Lee Seol sebagai salah satu pemeran dalam drama Korea The Husband yang didokumentasikan oleh KBS.
    Lee Seol di drakor The Husband (dok. KBS/The Husband)
  6. 6. Childish banget, ketidaktahuan pada kasus sel punca janin oleh rumah sakit ia limpahkan pada suami dan ayahnya, padahal ia pun direktur rumah sakit

    Potret Lee Seol dalam drama Korea The Husband, materi promosi resmi yang didokumentasikan oleh KBS.
    Lee Seol di drakor The Husband (dok. KBS/The Husband)
  7. 7. Ia juga sering menyalahkan orang lain atas apa yang ia alami, termasuk salahkan suaminya atas kematian anak mereka yang gak bisa diselamatkan

    Potret aktris Lee Seol sebagai karakter dalam drama Korea The Husband, dalam materi promosi dari KBS.
    Lee Seol di drakor The Husband (dok. KBS/The Husband)
  8. 8. Saat diminta oleh suaminya untuk memperbaiki komunikasi agar selamatkan pernikahan mereka, Se Yun tetap mendiamkan suami tanpa merespons sekali pun

    Potret aktris Lee Seol dalam drama Korea The Husband produksi KBS, sebagaimana tercantum pada materi promosi.
    Lee Seol di drakor The Husband (dok. KBS/The Husband)

    Ko Se Yun termasuk salah satu karakter utama yang menjadi pemicu dan sumber konflik utama, sekaligus korban dari penculikan dan skenario psikopat. Sebagai istri, ia memendam banyak rasa marah dan kecewa pada suaminya tanpa memastikan alasan sang suami gak hadir saat anaknya sekarat di ruang operasi.

    Padahal, ia juga salah satu dokter di rumah sakit dan direktur di sana, sudah sepantasnya ia mengetahui alasan ketidakhadiran suami. Begitu pula saat suaminya hadir susah payah membebaskannya dari penculikan, ia memancing perdebatan hingga membuang banyak waktu percuma, alhasil penjahat mengetahui rencana kabur mereka.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More