5 Adegan dengan Detail Tersembunyi di Drakor The Art of Sarah

Sejak pertama dirilis, drakor The Art of Sarah sukses jadi perbincangan. Pasalnya, drakor orisinal Netflix ini menyajikan berbagai plot twist tak terduga mengenai penyelidikan Detektif Park Mu Gyeong (Lee Joon Hyuk) terhadap Sarah Kim (Shin Hae Sun) yang misterius dan diduga jadi korban pembunuhan.
Selain menguak tabir misteri dengan eksplisit, drakor bergenre thriller ini juga menyajikan berbagai adegan dengan detail tersembunyi. Semuanya menjadi petunjuk atas teka-teki hingga detail terkait karakter yang mungkin tidak kamu sadari. Yuk, simak lima poin di antaranya.
1. Gaun silver yang dikenakan Sarah Kim

Di acara pesta peluncuran produk musim terbaru Boudoir, Sarah Kim mengenakan gaun silver yang ikonik dengan aksesoris anting dan kalung serupa kristal bening. Pemilihan outfit ini bukan hanya karena menarik perhatian. Namun, juga merepresentasikan dirinya sebagai Lady Doir. Ia membuat merek Boudoir sebab terinspirasi dari salah satu tas di seri Lady Dior yang berwarna perak.
2. Arti nama Boudoir

Nama Boudoir yang diciptakan oleh Sarah Kim merupakan permainan kata dari nama Dior. Ia memang diceritakan memiliki ikatan emosional dengan satu tas dari merek ini. Selain itu, Buodoir merupakan kata dalam bahasa Inggris yang berarti ruang pribadi atau kamar tidur perempuan.
Di satu sisi, ini sesuai dengan target pembeli sebab Boudoir masih fokus membuat tas untuk perempuan. Di sisi lain, penggunaan kata bahasa Inggris sebagai nama merek berkaitan dengan kebohongan Sarah Kim yang mengatakan tas ini dipakai oleh keluarga kerajaan dan bangsawan kelas atas saja.
3. Park Mu Gyeong memegang dasinya sebelum bertemu Sarah Kim

Di episode 5, Sarah Kim datang langsung ke kantor polisi dan masuk ruang interogasi untuk ditanyai mengenai kasus penipuan Buodoir dan pembunuhan terhadap korban perempuan anonim. Sebelum menemui Sarah Kim, Park Mu Gyeong memegang dasi yang dipakainya.
Momen Park Mu Gyeong memegang dasinya berkaitan dengan komentar Sarah Kim saat mereka pertama kali bertemu. Saat itu, Sarah Kim bilang warna dasi yang dipakai sang detektif kurang cocok. Sarah Kim dasi warna navy lebih pas dipakai dengan warna baju abu-abu.
Park Mu Gyeong secara subtle digambarkan sangat memperhatikan penampilan. Dibanding rekan atau junior detektif lain, Park Mu Gyeong sering berganti pakaian setidaknya sehari sekali. Baju yang dikenakannya pun adalah kemeja dan jas. Sementara yang lain lebih banyak tampil kasual.
4. Perbedaan penipuan Sarah Kim dan Kim Mi Jeong

Episode 7 menceritakan pertemuan dan hubungan Sarah Kim dengan Kim Mi Jeong (Lee E Dam). Kim Mi Jeong ingin mencuri identitas Sarah Kim. Ia meniru semuanya dari Sarah Kim, dari gaya pakaian hingga cara bicara. Hal ini sesuai dengan penggambaran karakter Kim Mi Jeong yang membuat tas palsu dengan sempurna dan mirip yang asli.
Di sisi lain, Sarah Kim mengakui sesuatu yang tidak ada. Nama Sarah Kim dan semua latar belakangnya tidak nyata serta karangan. Berbeda dari Kim Mi Jeong yang cuma bisa meniru, Sarah Kim berbohong dan menipu dengan memadukan berbagai sumber. Hal ini tampak dari bagaimana ia membuat desain produk Buodoir dengan memotong dan menempel gambar tas berbagai merek di majalah.
5. Mok Ga Hui memilih nama palsu Du A

Setelah memalsukan kematiannya, Mok Ga Hui sempat bekerja sebagai lady companion (LC) dengan nama alias Du A. Saat itulah ia bertemu dengan Hong Seong Sin (Jung Jin Young), seorang rentenir yang sakit gagal ginjal. Pria itu kemudian menjadi suaminya dalam pernikahan kontrak. Nama palsu Du A ini dibuat dari kata Doir. Ia biasa menyebut Boudoir dengan penyebutan Budua. Doir sendiri berasal dari kata Dior.
Drakor The Art of Sarah secara cerdas memasukkan berbagai detail tersembunyi dalam banyak adegan. Khususnya, mengenai sifat, ambisi, ciri khas, hingga obsesi mereka terhadap suatu hal. Detail-detail ini memperjelas motif karakter sekaligus berisi petunjuk mengenai teka-teki yang sebelumnya bikin bingung. Apa kamu menyadarinya saat nonton kedelapan episode drakor ini?

















