6 Adegan dengan Makna Simbolis di Drakor Netflix The Art of Sarah

Drakor The Art of Sarah dipuji berkat totalitas akting pemain dan jalinan cerita penuh plot twist yang sulit ditebak. Ceritanya dimulai saat ditemukan mayat yang diduga adalah Sarah Kim (Shin Hae Sun). Namun, saat menyelidiki kasus ini, Detektif Park Mu Gyeong (Lee Joon Hyuk) menemukan bahwa tidak ada data mengenai Sarah Kim.
Selain cerita menarik dan akting totalitas, sinematografi drakor orisinal Netflix ini tak kalah mencuri perhatian. Selain memanjakan mata, berbagai adegan dalam drakor thriller ini juga memiliki makna simbolis. Yuk, simak enam adegan dengan makna simbolis dalam drakor The Art of Sarah.
1. Momen turun salju di episode 1

Di episode 1, ada dua adegan turun salju. Pertama, Sarah Kim membuat salju buatan untuk Jeong Yeo Jin (Park Bo Kyung) meski saat itu musim panas. Kedua, turun salju saat malam pesta peluncuran koleksi baru Boudoir. Salju di sini melambangkan sesuatu yang indah, tapi rapuh dan hanya bertahan untuk sementara. Seperti salju, persahabatan Sarah Kim dengan Jeong Yeo Jin berakhir lenyap dalam sekejap. Selain itu, kesuksesan Boudoir juga rapuh sebab dibangun atas kebohongan.
2. Arti tato di kaki Mok Ga Hui

Salah satu nama palsu yang pernah dipakai Sarah Kim adalah Mok Ga Hui. Karena terjebak hutang, Mok Ga Hui bersedia dibayar untuk latihan praktik tattoo artist pemula. Saat itu, ia minta dibuatkan tato tulisan yang artinya "kesedihan yang indah". Tato ini menggambarkan kehidupannya yang menyedihkan, tapi indah. Meski ia berkali-kali berganti identitas dan merasakan kemewahan, dirinya terus mengalami kemalangan yang pahit.
3. Makna emosional merek Boudoir bagi Sarah Kim

Sarah Kim menciptakan merek tas Boudoir untuk kalangan kelas atas. Ia rela melakukan apa pun untuk menjaga dan melindungi merek ini sekalipun kehilangan identitasnya sebagai Sarah Kim. Baginya, Boudoir bukan sekadar brand yang menjadi jalannya untuk meraih kekayaan. Namun, lebih dari itu, Sarah Kim sudah menganggap Boudoir sebagai bagian dari dirinya sendiri, seperti anggota tubuhnya.
4. Mok Ga Hui menyemprot parfum pada surat bunuh diri

Saat masih bernama Mok Ga Hui, ia menulis surat terakhir sebelum memutuskan mengakhiri hidup akibat jeratan hutang, tuntutan pidana, dan tekanan akibat penipuan yang dilakukannya sebagai "Dewi Cheongdam". Di surat itu, ia menyemprotkan parfum mahal. Ini kontras dengan sekeliling kamarnya justru berantakan dan kotor. Situasi ini menunjukkan bagaimana ia tampak elegan di satu sisi. Namun, sebetulnya hidupnya kacau balau akibat ambisi.
5. Mok Ga Hui bilang ingin terlahir kembali

Sebelum melompat ke waduk karena merasa putus asa dengan hidupnya, Mok Ga Hui bilang ia ingin terlahir kembali. Ucapannya ini merujuk pada kondisi bagaimana ia pada akhirnya terus berganti identitas. Saat kehidupan palsunya terlalu sulit, ia pergi dan mengganti namanya. Setelah Mok Ga Hui dinyatakan tewas, ia memakai beberapa nama, seperti Dua, Kim Eun Jae, dan terakhir Sarah Kim.
6. Kim Mi Jeong membuat tas tiruan dengan sempurna

Sarah Kim bertemu Kim Mi Jeong (Lee E Dam) saat mencari pabrik untuk memproduksi tas Boudoir. Saat itu, ia terkesan melihat tas KW buatan Kim Min Jeong yang terlihat sempurna. Keahlian Kim Min Jeong dalam membuat tas tiruan menunjukkan kemampuannya untuk meniru hingga yang palsu tak bisa dibedakan dengan yang asli. Di sini, Kim Min Jeong meniru Sarah Kim. Mulai dari gaya berpakaian, makeup, hingga cara bicara.
The Art of Sarah tak hanya menyajikan konflik rumit dan teka-teki dengan banyak plot twist. Drakor ini juga memiliki berbagai adegan dengan makna simbolis, terutama yang berkaitan dengan konflik batin dan penggambaran implisit soal para karakternya. Bagaimana menurutmu?

















