Kematian Putra Mahkota (Kwak Dong Yeon) di drama Korea The East Palace menjadi salah satu peristiwa yang paling mengejutkan. Sosok penerus takhta yang selama ini dihormati ternyata tewas di tangan ayahnya sendiri, Raja Ju Sang (Cho Seung Woo). Fakta tersebut pun membuat banyak penonton penasaran dengan alasan di balik keputusan sang raja.
7 Alasan Raja Ju Sang Membunuh Putra Mahkota di The East Palace

- Kematian Putra Mahkota di The East Palace terjadi karena Raja Ju Sang membunuh putranya sendiri setelah rahasia kelam keluarga kerajaan mulai terungkap.
- Putra Mahkota menemukan fakta bahwa neneknya, Selir Choi Suk Bin, menjadi dalang pembunuhan para pangeran demi menaikkan Ju Sang ke takhta.
- Raja Ju Sang membunuh Putra Mahkota untuk menghentikan tragedi perebutan kekuasaan yang berulang dan melindungi kestabilan kerajaan dari kehancuran.
Seiring terungkapnya rahasia keluarga kerajaan, hubungan antara Raja Ju Sang dan Putra Mahkota mulai menunjukkan keretakan. Putra Mahkota ternyata mengetahui berbagai peristiwa kelam yang selama ini disembunyikan dari publik. Berikut beberapa alasan Raja Ju Sang memutuskan membunuh Putra Mahkota di The East Palace.
1. Raja Ju Sang mengetahui bahwa Putra Mahkota telah menemukan rahasia di balik kematian para pangeran yang terjadi puluhan tahun lalu di istana

2. Putra Mahkota menyadari bahwa neneknya, Selir Choi Suk Bin, adalah dalang pembunuhan para pangeran demi menaikkan Ju Sang ke takhta

3. Raja Ju Sang khawatir rahasia kelam keluarganya akan terbongkar jika Putra Mahkota mengungkapkan kebenaran kepada orang lain

4. Setelah mengetahui masa lalu keluarganya, Putra Mahkota justru mengikuti jejak mereka dengan meracuni saudara-saudaranya sendiri

5. Putra Mahkota memanfaatkan rumor tentang kutukan arwah pendendam yang telah beredar lama untuk menyembunyikan kejahatannya dari keluarga kerajaan

6. Raja Ju Sang menyadari bahwa putranya telah mengulangi tragedi perebutan takhta yang pernah terjadi pada generasi sebelumnya

7. Demi menghentikan kematian para pangeran dan melindungi kekuasaan kerajaan, Raja Ju Sang memilih membunuh Putra Mahkota

Keputusan Raja Ju Sang untuk membunuh Putra Mahkota ternyata tidak hanya didorong oleh keinginan melindungi takhta, tetapi juga untuk menghentikan tragedi yang kembali terulang di keluarga kerajaan. Rahasia kelam yang selama puluhan tahun disembunyikan justru mendorong Putra Mahkota mengikuti jejak para pendahulunya dalam perebutan kekuasaan. Peristiwa tersebut kemudian menjadi awal dari munculnya dendam baru yang semakin memperburuk teror di The East Palace.





















