7 Fakta tentang Arwah Kolam di Drakor The East Palace

- Drama The East Palace resmi tayang di Netflix, menampilkan kisah misteri dan kutukan istana dengan berbagai plot twist mengejutkan.
- Arwah kolam ternyata adalah Dayang Kesayangan yang meninggal karena fitnah Ibu Suri, namun tidak terlibat langsung dalam tragedi istana selama 30 tahun.
- Kutukan arwah kolam hanyalah kedok untuk menutupi pembunuhan oleh Selir Sukbin, hingga akhirnya Putra Mahkota mewujudkan kutukan itu karena dendam pada ayahnya.
Drakor The East Palace yang dinanti-nanti akhirnya telah tayang juga pada Jumat (17/07/2026) di Netflix. Kisah mencekam tentang perburuan hantu di istana tak hanya menghadirkan premis yang tak biasa, tetapi juga memunculkan berbagai plot twist yang sama sekali tak terduga.
Salah satu plot twist yang tak bisa ditebak adalah tentang fakta terkait arwah kolam yang disebut-sebut sebagai dalang dari kutukan yang menimpa istana. Di bawah ini adalah fakta tentang arwah kolam di drama The East Palace.
1. Sosok di balik arwah kolam sebenarnya adalah Dayang Kesayangan (Hong Suzu) Raja terdahulu yang meninggal karena fitnah Ibu Suri (Jang Young Nam)

2. Arwahnya tak bisa naik ke alam baka karena masih menaruh dendam pada ibu suri yang telah memfitnah dan membuatnya kehilangan bayinya

3. Namun, Dayang Kesayangan yang menjadi arwah kolam tersebut tak ada kaitannya dengan tragedi yang menimpa istana selama 30 tahun ini

4. Arwah Dayang Kesayangan tidak pernah melakukan pembunuhan. Ia hanya menaruh dendam pada ibu suri, tetapi tak sampai membunuh pangeran

5. Arwah kolam hanya dimanfaatkan untuk membuat rumor kutukan demi menyembunyikan pembunuhan yang dilakukan Selir Sukbin (Hwang Young Hee)

6. Lalu, Putra Mahkota (Kwak Dongyeon) yang diracun ayahnya sendiri karena mengetahui aib kerajaan pun mewujudkan kutukan arwah kolam tersebut

7. Setelah meninggal, Putra Mahkota memilih menjadi Ak Gwi yang mengincar garis keturunan Raja (Cho Seung Woo) untuk menghilangkan garis keturunannya

Pada awalnya, kutukan arwah kolam yang hanyalah rumor belaka. Semua hanya kedok untuk menutupi kejahatan yang terjadi di istana. Sampai akhirnya, Putra Mahkota yang menaruh dendam pada sang ayah pun mewujudkan kutukan tersebut. Kutukan yang sebenarnya muncul karena keserakahan manusia itu sendiri.
Jadi, sebenarnya hantu yang paling berbahaya bukanlah para arwah orang yang telah tiada, melainkan kebusukan dan kejahatan manusia itu sendiri. Sebab, kejahatan mereka lah yang menciptakan arwah-arwah pendendam.








![[QUIZ] Dapat Tugas dari Guru, Siapa Member CORTIS yang Kerja Kelompok Denganmu?](https://image.idntimes.com/post/20260626/img_20260626_093753_d2d2b5bc-40eb-4f5b-84ac-65aa4e577ba7.jpg)













