Kenapa Gong Eun Tae Dikucilkan di Drakor The Ordinary Jackpot?

- Gong Eun Tae, manajer termuda Tim Penjualan 5, memicu iri rekan kerja karena kompeten menyelamatkan brand bermasalah; manajer lain bahkan merebut hasil kerjanya demi promosi.
- Kebiasaannya bekerja sendiri dan fokus menyelesaikan tugas membuat Gong Eun Tae kurang memperhatikan tim. Yang Jun Ho yang awalnya mengaguminya kemudian kecewa dan turut mengucilkannya.
- Gong Eun Tae memilih diam saat diremehkan karena merasa marah hanya menambah masalah. Sikap pendiam ini membuat rekan kerja semakin leluasa bersikap semena-mena.
Gong Eun Tae (Lee Jun Hyuk) bekerja di tim penjualan di The Ordinary Jackpot. Ia juga sudah menjabat sebagai manajer tim dan jadi penanggung jawab Tim Penjualan 5 di Hongseong International. Meski punya jabatan tinggi, ternyata kehidupannya di kantor gak mudah.
Saat di kantor, Gong Eun Tae sering kali dikucilkan oleh rekan satu timnya. Di sisi lain, ia juga diremehkan oleh rekan kerja maupun atasan. Bahkan, salah satu anggota timnya yang bernama Yang Jun Ho (Seo Hyun Woo) juga begitu ketertaluan. Yang Jun Ho sering kali melewati batas dan bersikap seolah-olah dirinya yang jadi ketua tim serta merebut perhatian anggota tim lain.
Gong Eun Tae gak bisa berbuat banyak dengan sikap dari rekannya di kantor. Ia bahkan hanya diam saja saat dikucilkan.
Meski begitu, ternyata ada alasan tersendiri Gong Eun Tae dikucilkan di The Ordinary Jackpot. Kepoin, yuk!
1. Gong Eun Tae jadi manajer termuda di perusahaan dan bikin iri rekan kerjanya

Lee Jun Hyuk di The Ordinary Jackpot (instagram.com/acefactory.official) Gong Eun Tae sosok yang pekerja keras dan kompeten. Ia bisa masuk ke kampus top tanpa ikut les sama sekali. Bahkan, pekerjaannya pun terbilang lancar. Ia bisa menyelesaikan pekerjaan rumit dan bikin atasannya senang. Salah satu pekerjaan yang selalu berhasil ia selesaikan adalah menyelamatkan brand yang hampir bangkrut. Saat di tangannya, brand itu melewati masa kritis dan penjualannya meningkat.
Ternyata kehidupan Gong Eun Tae sebagai manajer muda gak mudah. Meski kompeten, rekan kerja sering kali meremehkan keberadaannya. Mereka gak suka saat ada orang yang berusia lebih muda, tapi sudah punya jabatan tinggi.
Bahkan, manajer lain seenak hati merebut brand yang sebelumnya sudah Gong Eun Tae selamatkan. Dengan merebut brand yang sudah diselamatkan Gong Eun Tae, mereka bisa naik jabatan dengan mudah. Hal itu sekaligus menghalangi langkah ketua Tim Penjualan 5 itu naik ke posisi yang lebih tinggi.
2. Ia sosok individualis yang gak tahu cara bekerja dalam tim

Lee Jun Hyuk di The Ordinary Jackpot (instagram.com/acefactory.official) Gong Eun Tae sadar kalau Yang Jun Ho memang sengaja mengucilkan dirinya. Namun, ia hanya mengabaikan sikap anggota timnya itu dan fokus bekerja. Ia ingin agar pekerjaannya cepat selesai dan mengabaikan semua konflik.
Gong Eun Tae memang bekerja dengan baik. Namun, ia adalah sosok individualis yang terbiasa mengerjakan segala sesuatu sendiri. Ia bahkan gak sadar sebagai ketua tim seharusnya ia juga memerhatikan anggota timnya.
Hal itu bikin Yang Jun Ho kesal pada Gong Eun Tae. Yang Jun Ho awalnya mengagumi ketua timnya itu. Menurutnya walau masih muda, Gong Eun Tae kompeten dengan pekerjaannya. Ia juga ingin dekat dengan manajer Tim Penjualan 5 itu. Sayangnya, Yang Jun Ho kecewa pada sikap individualis Gong Eun Tae dan memilih mengucilkannya.
3. Sikapnya yang terlalu pendiam bikin ia diremehkan

Lee Jun Hyuk di The Ordinary Jackpot (instagram.com/tvn_drama) Gong Eun Tae sering berkata ia gak bisa marah. Ia merasa marah hanya akan menambah masalah baru. Saat ada orang yang menghina atau meremehkannya, ia memilih diam.
Diam memang bikin Gong Eun Tae jauh dari konflik. Namun, sikapnya itu seolah membiarkan semua orang bebas semena-mena padanya. Hal itu bikin ia semakin dikucilkan rekan kerjanya.
Gong Eun Tae kompeten dengan pekerjaannya di The Ordinary Jackpot. Bahkan, ia juga sudah menjabat sebagai manajer termuda di perusahaan. Namun, ia malah dikucilkan karena beberapa alasan di atas dan bikin rekan kerja bersikap semena-mena padanya.



















