Jo Byeong Gyu akan Segera Akhiri Aktivitas Akting, Bersiap Wamil

- Jo Byeong Gyu akan menghentikan sementara aktivitas akting pada 2026 untuk mempersiapkan wajib militer, setelah menyelesaikan teater Myeonhoe dan musikal Opera.
- Musikal Opera menjadi debut Jo Byeong Gyu di panggung musikal. Ia berperan sebagai Raja Louis XIV dalam pertunjukan di Seoul pada 1–18 Oktober 2026.
- Rencana wajib militer muncul di tengah banding kasus tuduhan perundungan sekolah. Gugatan Jo Byeong Gyu terhadap pelapor sebelumnya ditolak pengadilan tingkat pertama pada 2025.
Aktor Jo Byeong Gyu mengungkapkan rencana untuk menghentikan sementara aktivitasnya sebagai aktor. Ia lalu mengumumkan rencananya untuk mempersiapkan diri masuk wajib militer. Kabar tersebut disampaikan langsung oleh Jo Byeong Gyu saat berbincang dalam video terbaru kanal YouTube One Mic yang dirilis pada Minggu (6/9/2026).
Dalam video tersebut, Jo Byeong Gyu yang kini tengah tampil dalam pertunjukan teater Myeonhoe juga mengungkapkan bahwa dirinya masih akan menjalani satu proyek lagi sebelum mengakhiri aktivitas aktingnya. Seperti apa rencana Jo Byeong Gyu sebelum berangkat wamil?
1. Jo Byeong Gyu akan akhiri aktivitas akting di tahun ini

Jo Byeong Gyu (instagram.com/bk_arta) Jo Byeong Gyu mengungkapkan bahwa dirinya akan menyelesaikan aktivitas aktingnya tahun ini sebelum mempersiapkan wajib militer. Saat ini, ia masih tampil dalam teater Myeonhoe yang berlangsung di Hanseong Art Hall 2, Seoul, hingga 27 September 2026 mendatang.
“Setelah pertunjukan Myeonhoe selesai, saya akan tampil dalam musikal berjudul Opera. Setelah itu, saya akan mengakhiri aktivitas sebagai aktor tahun ini dan mempersiapkan diri untuk wajib militer,” ujar Jo Byeong Gyu.
Ia juga mengungkapkan bahwa sekitar dua tahun lalu dirinya sempat mendaftar KATUSA, yaitu program militer khusus di mana tentara wajib militer Korea Selatan bertugas bersama Angkatan Darat Amerika Serikat. Namun, ia gagal karena kesulitan dalam tes bahasa Inggris.
2. Jo Byeong Gyu kini aktif di panggung teater

Jo Byeong Gyu (instagram.com/bk_arta) Sebelum fokus pada wajib militer, Jo Byeong Gyu masih memiliki satu proyek yang cukup spesial. Setelah Myeonhoe, ia akan tampil dalam musikal Opera yang menjadi debutnya di panggung musikal.
Opera merupakan musikal orisinal yang mengambil latar Prancis pada abad ke-17 dan mengangkat hubungan antara Raja Louis XIV, komponis Jean-Baptiste Lully, serta dramawan Molière. Jo Byeong Gyu akan berperan sebagai Louis XIV bersama Moon Tae Yu. Pertunjukan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 1–18 Oktober 2026 di Ewha Womans University Samsung Hall.
Sebelum memasuki panggung teater dan musikal, Jo Byeong Gyu sebenarnya masih aktif di layar kaca dan layar lebar. Pada 2025, ia sempat membintangi drama A History of Losers. Sementara di ranah film, ia comeback dengan karya berjudul Boy yang dibintanginya bersama Yoo In Soo dan Seo In Guk dirilis di Korea pada Januari 2026.
Di sisi lain, Jo Byeong Gyu saat ini memang tidak lagi memiliki agensi. Setelah sekitar 13 tahun bersama HB Entertainment, kontrak eksklusifnya dengan agensi tersebut berakhir pada September 2025.
3. Jo Byeong Gyu sempat terseret kasus dugaan perundungan

Jo Byeong Gyu di drama The Uncanny Counter 2 (instagram.com/tvn_drama) Rencana wajib militer Jo Byeong Gyu ini muncul ketika dirinya masih menjalani proses hukum terkait tuduhan kekerasan di sekolah yang mencuat pada 2021. Saat itu, seseorang berinisial A mengaku pernah menjadi korban kekerasan Jo Byeong Gyu ketika keduanya bersekolah di Selandia Baru. Pihak Jo Byeong Gyu membantah tuduhan tersebut dan menempuh jalur hukum.
Jo Byeong Gyu dan HB Entertainment kemudian mengajukan gugatan ganti rugi terhadap A dengan nilai sekitar 4 miliar won atau setara Rp52,4 miliar. Namun, Pengadilan Distrik Pusat Seoul menolak gugatan tersebut pada tingkat pertama pada 2025. Dalam putusannya, pengadilan menilai bukti yang diajukan pihak Jo Byeong Gyu belum cukup untuk menyimpulkan bahwa unggahan A terbukti palsu.
Pihak Jo Byeong Gyu kemudian mengajukan banding. Sidang pertama tingkat banding digelar di Pengadilan Tinggi Seoul pada 28 Agustus 2026. Dalam proses ini, HB Entertainment tidak lagi menjadi pihak yang mengajukan banding dan nilai gugatan juga turun dari sekitar 4 miliar won menjadi sekitar 900 juta won. Pihak Jo Byeong Gyu tetap membantah tuduhan tersebut dan dalam persidangan menyatakan telah memperoleh konfirmasi dari sekolah di Selandia Baru bahwa tidak terdapat catatan mengenai kekerasan sekolah ataupun sanksi terkait dirinya.



















