4 Arti di Balik Julukan 'Pangeran Cilik' Yu Seong Won di Flex X Cop 2

Jin I Soo akhirnya memahami julukan “Pangeran Cilik” setelah menemukan buku terkait dan petunjuk di basement studio Yu Seong Won, sementara ingatan masa kecilnya diduga pernah dihapus.
Julukan itu menggambarkan citra Yu Seong Won sebagai pewaris kaya, seniman rapuh, dan polos, yang membuat banyak orang meragukan tuduhan bahwa ia pembunuh berantai.
Di balik citra tersebut, Yu Seong Won memanfaatkan ikatan emosional Jin I Soo, mengoleksi jejak korban di basement, serta menganggap kejahatannya sebagai karya seni dalam dunia fantasinya.
Jin I Soo (Ahn Bo Hyun) akhirnya mengetahui makna dari sebutan "Pangeran Cilik" yang sering disebutkan Yu Seong Won di drakor Flex X Cop 2. Setiap berbicara dengannya, Jin I Soo akan diminta untuk mengingat kenangan mereka di masa kecil dan tak lupa Yu Seong Won mengatakan sebutan tentang "Pangeran Cilik". Sayangnya, Jin I Soo tak mengingat momen tersebut, diduga disebabkan oleh penghapusan memori yang ia terima di masa lalu.
Pada dua episode terakhir, akhirnya Jin I Soo memahami makna tersebut. Ia tiba-tiba menemukan buku berjudul serupa di toko buku, lalu menemukan bagian dari buku tersebut di basement studio milik Yu Seong Won yang dipajang dengan apik. Lantas, apa arti di balik julukan "Pangeran Cilik" tersebut? Yuk, simak!
1. Topeng kepolosan dan citra publik yang sempurna

cuplikan drakor Flex X Cop 2 (dok. SBS/Flex X Cop 2) Secara visual dan reputasi sosial, Yu Seong Won adalah putra dari keluarga konglomerat pemilik media yang berprofesi sebagai seorang pematung. Ia dikenal banyak orang sebagai pemuda kaya yang anggun, berjiwa seni, rapuh, dan tampak polos. Citra murni ini membuatnya terlihat seperti karakter pangeran dari negeri dongeng.
Hal ini terbukti dari bagaimana banyak pihak yang menolak percaya atas pengakuan detektif Joo Hye Ra (Jung Eun Chae) kalau Yu Seong Won adalah pembunh berantai. Alih-alih membantu menyelidiki, mereka malah terbawa arus berita bohong yang mengambing hitamkan Jin I Soo (Ahn Bo Hyun) sebagai pembunuh sebenarnya. Bahkan, tak sedikit yang percaya kalau penyelidikan yang dilakukan Joo Hye Ra hanyalah obsesi semata.
2. Ironi dari sisi psikopat yang sadis

cuplikan drakor Flex X Cop 2 (dok. SBS/Flex X Cop 2) Makna terbesar dari sebutan ini justru terletak pada ironi yang mengerikan. Di balik topeng "Pangeran Cilik" yang rapuh tersebut, Yu Seong Won sebenarnya adalah seorang psikopat murni dan pembunuh berantai yang sangat kejam. Ia memanfaatkan status sosial dan wajah lugunya untuk memanipulasi hukum dan menyembunyikan aksi kriminalnya, serta membuat kontras antara julukan yang indah dengan kenyataan yang sangat gelap.
Tak sampai disitu. Sebagai pematung kelas dunia, Yu Seong Won dikenal menciptakan karya-karya seni yang dikagumi banyak orang. Namun, ironi paling mengerikannya adalah karya seni tersebut terinspirasi dari para korban yang ia bunuh. Anehnya, ia bahkan menyimpan barang dan foto korban yang dibunuh, lalu mengklaim bahwa ia telah mengubah hidup korbannya yang tidak punya tujuan, menjadi sebuah karya seni yang indah agar mereka bisa dikenang selamanya.
3. Keterikatan emosional dan kebutuhan untuk dilindungi

cuplikan drakor Flex X Cop 2 (dok. SBS/Flex X Cop 2) Bagi Jin I Soo, Yu Seong Won sudah dianggap seperti adik kandungnya sendiri. Sebutan "Pangeran Cilik" juga merepresentasikan bagaimana Jin I Soo memandang Yu Seong Won sebagai sosok berharga yang harus ia jaga dan lindungi dari kerasnya dunia. Jin I Soo memposisikan dirinya seperti karakter "Rubah" atau "Pilot" dalam dongeng The Little Prince, yang memiliki ikatan emosional mendalam dan rasa tanggung jawab besar terhadap si pangeran.
Sayangnya, keterikatan emosional Jin I Soo dijadikan senjata dan tameng terbaik oleh Yu Seong Won. Dengan berpura-pura butuh dilindungi, Yu Seong Won berhasil membuat Jin I Soo buta terhadap petunjuk-petunjuk awal kejahatan yang mengarah pada dirinya. Setiap kali ada kecurigaan, Jin I Soo secara tidak sadar akan menyangkalnya karena merasa pangeran kecilnya yang polos tidak mungkin melakukan hal sekejam itu.
4. Simbol obsesi dan dunia fantasi Yu Seong Won

cuplikan drakor Flex X Cop 2 (dok. SBS/Flex X Cop 2) Sama seperti Pangeran Cilik dalam buku yang ditampilkan dalam episode 13, yang hidup terisolasi di asteroid kecilnya sendiri. Yu Seong Won juga hidup dalam dunia fantasinya yang sakit. Sebagai pematung, ia menganggap tindakan kejamnya dan korbannya sebagai bagian dari karya seni dan obsesi pribadinya. Ia merasa berada di atas orang lain dan mampu menciptakan aturannya sendiri di dalam "kerajaan" kecil yang ia bangun lewat kekayaan dan manipulasinya.
Contohnya basement terisolasi yang dibangun sendiri oleh Yu Seong Won di studio pribadinya. Ruang tersebut bertindak sebagai planet pribadinya yang mirip dengan asteroid tempat tinggal Pangeran Cilik. Di dalam ruangan gelap tersebut, Yu Seong Won mengumpulkan barang-barang pribadi, pakaian, hingga foto para korban yang telah ia bunuh. Bagi Yu Seong Won, ruangan tersebut bagaikan museum kejayaannya di mana ia bisa merayakan hasrat membunuhnya tanpa gangguan dunia luar.
Pengungkapan arti di balik julukan "Pangeran Cilik" ini menjadi salah satu plot paling menegangkan di ending drakor Flex X Cop 2. Sebutan tersebut bukan sekedar fantasi belaka, tetapi melainkan sebuah metafora sarkas dan ironis untuk menggambarkan kontrasnya kepribadian dari karakter Yu Seong Won. Gimana menurutmu?






















