Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Gugatan Dicabut, Lagu SWIM BTS Bebas dari Tuduhan Plagiarisme

3 min read
Gugatan Dicabut, Lagu SWIM BTS Bebas dari Tuduhan Plagiarisme
potret BTS (dok. BIGHIT MUSIC)
  • Penggugat Steve Cooper, Jon Sandler, dan Greylyn Johnson mencabut gugatan plagiarisme terhadap lagu "SWIM" BTS di California, kurang dari empat bulan setelah perkara diajukan.
  • Mereka sebelumnya mengklaim "SWIM" mirip demo belum rilis mereka, sementara BIGHIT MUSIC menegaskan lagu tersebut diciptakan independen. Alasan pencabutan belum diungkapkan.
  • Pencabutan menutup sengketa sebelum pemeriksaan materi musik dimulai. Gugatan terpisah terkait lagu-lagu era "ARIRANG" juga sebelumnya ditolak pengadilan Virginia.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

ARMY akhirnya dapat bernapas lega, nih. Pasalnya, kasus dugaan pelanggaran hak cipta atas lagu "SWIM" milik BTS resmi berakhir. Para penggugat memutuskan untuk mencabut gugatan mereka tanpa memberikan penjelasan apa pun baru-baru ini.

Sejak kasus ini bergulir ke meja hijau pada Juli 2026 lalu, BIGHIT MUSIC selaku agensi BTS telah membantah keras tuduhan tersebut. Lantas, apa yang membuat para penggugat kemudian membatalkannya, ya? Berikut ini informasi selengkapnya.

  1. 1. Lagu SWIM BTS bebas dari gugatan plagiarisme

    Poster promosi lagu “SWIM” milik BTS dengan desain grafis resmi yang dirilis oleh BIGHIT MUSIC untuk publikasi musik.
    poster lagu SWIM milik BTS (dok. BIGHIT MUSIC)

    Dilansir Billboard, pengacara yang mewakili penulis lagu Steve Cooper, Jon Sandler, dan Greylyn Johnson mengajukan permohonan untuk membatalkan gugatan plagiarisme terhadap lagu "SWIM" BTS secara keseluruhan pada Rabu (4/11/2026). Langkah ini diambil kurang dari 4 bulan setelah ketiganya melayangkan gugatan di Pengadilan Distrik Amerika Serikat untuk Distrik Pusat California Juli 2026 lalu.

    Steve Cooper, Jon Sandler, dan Greylyn Johnson mengklaim, "SWIM," title track dari full album kelima BTS, ARIRANG, sangat mirip dengan demo mereka yang belum pernah dirilis. Demo tersebut selesai pada Maret 2025 dan sempat dikirimkan ke berbagai pihak pada bulan yang sama. Berdasarkan analisis ahli musik, terdapat kemiripan pada melodi, chorus, harmoni, ritme, hingga lirik, sehingga Steve dan kawan-kawan menuntut ganti rugi beserta sebagian keuntungan dari lagu tersebut.

    Gugatan tersebut menyebutkan HYBE, HYBE America, dan Big Hit Music, ditambah penulis lagu yang mengerjakan "SWIM," termasuk Ryan Tedder dari OneRepublic. Namun, para anggota BTS sendiri, RM, Jin, Jimin, V, J-Hope, Suga, dan Jungkook tidak disebutkan sebagai terdakwa.

  2. 2. Belum jelas alasan pencabutan gugatan plagiarisme terhadap lagu SWIM BTS

    Potret grup K-pop BTS dalam dokumentasi resmi BIGHIT MUSIC, memperlihatkan para anggota berpose untuk kamera.
    potret BTS (dok. BIGHIT MUSIC)

    BIGHIT MUSIC sebenarnya telah membantah tuduhan plagiarisme tersebut tak lama setelah gugatan diajukan. Agensi menyatakan, gugatan itu hanya didasarkan pada klaim sepihak dari penggugat dan menegaskan "SWIM" adalah karya yang diciptakan secara independen. Lagu ini pun terbukti tidak butuh gimik untuk sukses. Sejak dirilis pada 20 Maret 2026, "SWIM" langsung debut di peringkat teratas Billboard Hot 100.

    Namun, pencabutan gugatan secara tiba-tiba ini tentunya menimbulkan tanda tanya besar mengenai alasannya. Hingga kini, belum jelas apa yang membuat para penggugat berubah pikiran. Billboard melaporkan, berkas pencabutan tersebut tidak menunjukkan adanya kesepakatan damai antara kedua pihak.

    Selain itu, baik pihak penggugat maupun tergugat belum memberikan respons saat dimintai keterangan. Namun, kasus plagarisme tersebut memang belum berjalan jauh. Prosesnya masih berada di tahap awal dan pengacara HYBE Labels bahkan tidak sempat mengajukan tanggapan resmi saat permohonan pembatalan itu didaftarkan.

  3. 3. Bukan kali pertama BTS hadapi tuduhan plagriasme di era ARIRANG

    Potret tujuh anggota BTS dalam dokumentasi resmi yang dirilis oleh BIGHIT MUSIC untuk materi promosi grup.
    potret BTS (dok. BIGHIT MUSIC)

    Kasus pelanggaran hak cipta di era full album kelima, ARIRANG, sebenarnya bukan kali ini saja terjadi. Tetapi, gugatan inilah yang secara langsung mengincar lagu utamanya, "SWIM." Sebelumnya, gugatan terpisah di Virginia yang diajukan oleh penggugat berbeda terkait lagu-lagu yang belum dirilis telah ditolak oleh pengadilan pada Oktober 2026. Hakim menilai klaim tersebut tidak berdasar dan memenangkan BTS dan HYBE Labels.

    Melalui berkas yang diajukan pada Rabu (4/11/2026), sengketa lagu "SWIM" kini berakhir dengan cara yang sama. Kasus tersebut resmi ditutup atas permintaan pihak penggugat sendiri. Bahkan, sebelum sempat masuk ke persidangan materi musik.

    Sementara itu, ARMY Tanah Air juga harus bersiap-siap. Sebulan lagi, BTS akan menggelar konser bertajuk "BTS WORLD TOUR 'ARIRANG' IN JAKARTA" di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada 26, 27, dan 29 Desember 2026. Siapa yang sudah punya tiketnya, nih?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Related Articles

See More