Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

7 Konflik Kepentingan Pangeran I An-Ibu Suri Yi Rang di Perfect Crown

7 Konflik Kepentingan Pangeran I An-Ibu Suri Yi Rang di Perfect Crown
still cut drama Perfect Crown (instagram.com/mbcdrama_now)
Intinya Sih
  • Kerajaan Korea Selatan dalam drakor Perfect Crown menghadapi kekosongan takhta setelah Raja Yi Hwan tewas, meninggalkan putra mahkota kecil Yi Yoon dan Pangeran Agung I An sebagai pendampingnya.
  • Ibu Suri Yi Rang merasa terancam oleh popularitas Pangeran I An dan berusaha menjauhkan sang pangeran dari urusan kerajaan demi menjaga posisi putranya sebagai pewaris sah takhta.
  • Pangeran I An menolak tekanan tersebut karena ingin melindungi putra mahkota dari pengaruh jahat, meski niat baiknya justru disalahartikan sebagai ancaman oleh sang Ibu Suri.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Dalan drakor Perfect Crown, di abad ke-21 Korea Selatan diperintah oleh monarki konstitusional dengan jabatan Raja yang saat ini kosong. Tiga tahun lalu, Raja Yi Hwan (Sung Joon) yang merupakan kakak Pangeran Agung I An (Byeon Woo Seok) tewas dalam insiden kebakaran istana. Dampak dari insiden nahas itu Putra mahkota Yi Yoon (Kim Eun Ho) yang masih amat kecil harus mulai bersiap menggantikan peran ayahnya.

Dalam situasi ini, Pangeran I An selaku adik Raja harus mengambil peran netral sebagai pendamping di mana sikapnya mulai diamati publik. Karena kharisma dan kebijaksanaannya mendampingi putra mahkota Yi Yoon, Ibu suri Yoon Yi Rang (Gong Seung Yeon) mulai merasa khawatir dan terancam. Ibu Suri Yoon Yi Rang khawatir jika takhta sang putra akan bergeser ke I An sebab publik amat menyukai sang Pangeran agung.

Dari sinilah mulai timbul penilaian subjektif yang mempengaruhi Ibu suri Yoon Yi Rang dalam mengambil keputusan selaku ibu putra mahkota. Keputusan-keputusan Ibu suri Yoon Yi Rang terus bersinggungan dan bertabrakan dengan perspektif Pangeran I An. Tak bisa terhindarkan, di masa-masa kritis dan krusial ini Pangeran I An dan Ibu suri justru terlibat dalam sejumlah konflik kepentingan seperti dalam ulasan berikut ini.

1. Ibu suri Yi Rang tak ingin I An dicintai publik, memaksa sang Pangeran Agung menikah agar melepas tugasnya sebagai pendamping

still cut drama Perfect Crown
still cut drama Perfect Crown (instagram.com/mbcdrama_now)

2. Namun, I An menentang keputusan itu mengingat usia sang putra mahkota masih terlalu kecil dan belum bisa ambil keputusan untuk kepentingan negara

still cut drama Perfect Crown
still cut drama Perfect Crown (instagram.com/mbcdrama_now)

3. Ibu Suri mau putra mahkota Yi Yoon segera menunjukkan wibawanya sebagai penerus takhta dengan tampil di publik secara mandiri tanpa kehadiran I An

still cut drama Perfect Crown
still cut drama Perfect Crown (instagram.com/mbcdrama_now)

4. Namun, bagi I An itu tidak mungkin karena mau bagaimana pun sang putra mahkota hanya anak kecil pada umumnya

still cut drama Perfect Crown
still cut drama Perfect Crown (instagram.com/mbcdrama_now)

5. Ibu Suri Yi Rang tak peduli akan bagaimana pemerintahan kelak yang penting takhta sang putra aman dari ancaman I An

still cut drama Perfect Crown
still cut drama Perfect Crown (instagram.com/mbcdrama_now)

6. Padahal, I An hanya berusaha melindungi putra mahkota dari orang-orang yang punya niat jahat terhadap keponakannya itu

still cut drama Perfect Crown
still cut drama Perfect Crown (instagram.com/mbcdrama_now)

7. I An tahu bahwa ada banyak orang dewasa yang mendekati putra mahkota untuk mempengaruhi dan berusaha menyetir penerus takhta

still cut drama Perfect Crown
still cut drama Perfect Crown (instagram.com/mbcdrama_now)

Pangeran I An dan Ibu suri Yoon Yi Rang selaku anggota kerajaan dengan status tertinggi setelah putra mahkota saat ini terus mempunyai perbedaan pandangan dan pendapat dalam drakor Perfect Crown. Di satu sisi, Ibu suri ingin takhta Putra mahkota bersih dari campur tangan Pangeran I An. Di sisi lainnya, Pangeran I An berusaha melindungi Putra mahkota agar tidak dimanfaatkan orang-orang yang berniat jahat. Niat baik Pangeran I An yang berusaha menjaga stabilitas takhta putra mahkota justru dianggap sebagai ancaman oleh sang Ibu suri.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ananda Zaura
EditorAnanda Zaura
Follow Us