Melihat kondisi tersebut, banyak pihak termasuk juga Ha Ri yang tentunya mendorong Mi Ja melakukan pengobatan. Namun, Mi Ja menolak keras untuk diobati. Bahkan, ia sengaja mangkir dari jadwal pengobatan yang sudah disusun oleh cucunya sendiri. Lantas, apa alasan Oh Mi Na menolak menjalani pengobatan di Doctor on the Edge?
3 Alasan Mi Ja Tolak Menjalani Pengobatan di Doctor on the Edge

Oh Mi Ja menolak pengobatan kanker meski didorong keluarganya karena takut efek samping dan risiko kehilangan nyawa yang bisa membuat cucunya, Yuk Ha Ri, semakin sedih.
Ia merasa lelah setelah sebelumnya menjalani berbagai pengobatan kanker yang menyakitkan dan sempat dinyatakan sembuh, tapi kini penyakitnya kambuh kembali.
Mi Ja memilih menghabiskan sisa waktunya bersama Yuk Ha Ri daripada di rumah sakit, ingin menikmati momen terakhir sebagai nenek, bukan sebagai pasien.
Kisah pilu datang dari karakter Oh Mi Ja (Gil Hae Yeon) yang tak lain adalah nenek Yuk Ha Ri (Shin Ye Eun) dalam drakor Doctor on the Edge. Semua orang di Pyeondongdo sangat terkejut saat melihat Oh Mi Ja pingsan dan dibawa ke ruang pengobatan kanker. Warga desa baru tahu jika selama ini ternyata Oh Mi Ja mengidap penyakit kanker stadium akhir.
1. Takut dengan efek samping pengobatan yang dikatakan dokter

Oh Mi Ja sempat menyetujui untuk melakukan pengobatan yang disarankan oleh cucunya. Ia pun berangkat ke rumah sakit pusat untuk menjalani serangkaian tesnya. Namun, sebelum itu ia berbincang terlebih dahulu dengan pacar cucunya yang merupakan dokter, yaitu Do Ji Ui (Lee Jae Wook).
Sebagai dokter, Do Ji Ui tentunya tak bisa berbohong sehingga mengungkapkan efek samping apa saja yang bisa terjadi. Namun, ia juga tentu meyakinkan Mi Ja bahwa hal itu yang mendorong dokter untuk senantiasa melakukan upaya terbaik bagi para pasien. Kendati demikian, Oh Mi Ja tetap merasa takut.
Ia takut jika pengobatan itu tidak berjalan lancar dan membuatnya kehilangan nyawa. Jika hal itu terjadi, orang yang paling terluka adalah Yuk Ha Ri. Kesedihan yang akan dirasakan Ha Ri ini, yang membuat Mi Ja berpikir ulang untuk melakukan pengobatan.
2. Sudah lelah mengikuti berbagai pengobatan

Penyakit kanker Oh Mi Ja rupanya telah ada cukup lama. Menurut penuturan Oh Mi Ja, dulu ia telah melakukan serangkaian pengobatan agar bisa sembuh total dari kanker. Hal itu pun berbuah manis karena dokter sempat mengatakan bahwa ia sudah sembuh total dari kanker.
Akan tetapi, rupanya kini penyakit tersebut muncul lagi dan mulai membuat Oh Mi Ja kembali takut. Pada satu sisi, ia tentu masih ingin menjalani kehidupan bersama cucunya. Namun, di sisi lain Oh Mi Ja juga sudah merasa lelah menjalani serangkaian pengobatan.
Menurut Mi Ja, serangkaian pengobatan kanker yang ia jalani dulu sudah sangat menyiksa. Ia merasa kesakitan dengan pengobatan itu. Hal ini yang membuatnya juga berpikir dua kali untuk melakukan rangkaian pengobatan yang menyakitkan itu lagi.
3. Ingin memanfaatkan waktu yang tersisa hanya dengan Yuk Ha Ri

Jika dahulu Oh Mi Ja masih memiliki semangat yang tinggi untuk sembuh, kini ia justru hanya memiliki satu harapan. Bagi Mi Ja, harapan terbesarnya kini adalah menjalani kehidupan normal dengan Yuk Ha Ri. Ia tak ingin menghabiskan waktu di rumah sakit dan kehilangan momen bersama cucunya.
Setiap kali melihat pasien meninggal, hal yang Mi Ja pikirkan adalah kondisi Ha Ri. Mi Ja menyadari bahwa kelak Ha Ri juga akan mengalami kesedihan serupa. Oleh karena itu, Mi Ja tak mau membuang waktu dengan hal lain. Oh Mi Ja kini hanya berharap bisa meninggal sebagai nenek Ha Ri, bukan pasien rumah sakit. Ia ingin memanfaatkan momen yang tersisa hanya dengan Ha Ri.
Fakta bahwa Oh Mi Ja memilih untuk tidak menjalani pengobatan memang dapat dipahami. Dokter Do Ji Ui pun tak bisa memaksa nenek dari pacarnya itu untuk melakukan pengobatan. Ia paham betul apa yang dirasakan Oh Mi Ja. Lalu, akankah Ha Ri memahami keputusan neneknya dalam drakor Doctor on the Edge?



















